<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perindo, PPP dan Hanura Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg di DKI Jakarta</title><description>Syarief mengklaim pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kecurangan, yang saat ini sudah dikaji oleh Bawaslu beberapa hari yang lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta"/><item><title>Perindo, PPP dan Hanura Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg di DKI Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2019 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta-76VelW9w0V.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/12/606/2054703/perindo-ppp-dan-hanura-laporkan-dugaan-kecurangan-pileg-di-dki-jakarta-76VelW9w0V.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Tiga partai politik yakni Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melaporkan adanya dugaan kecurangan penggelembungan suara di DKI Jakarta.
Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Selatan, Syarief Hidayatullah mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melaporkan dugaan tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
&quot;Kami sudah melaporkan kepada Bawaslu yang kemarin bahwa kita meminta pembukaan kotak suara ulang, kotak ulang ini dibuka kembali dihitung kembali, saya berharap itu saja dan dicocokan dengan kita,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung KPU DKI, Jakarta. Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2019).
Syarief mengklaim pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kecurangan, yang saat ini sudah dikaji oleh Bawaslu beberapa hari yang lalu. &quot;Sudah masuk di Bawaslu semuanya, sedang dikaji karena 7 hari ke depan baru pembuktian dan ada hasilnya,&quot; tegasnya.
Perindo, PP dan Hanura sendiri menggelar aksi damai menuntuk kotak suara agar dibuka dan dihitung ulang karena ada dugaan penggelembungan suara yang menguntungkan beberapa pihak.
Namun sayang, dalam aksi unjuk rasa ini, tidak ada satupun komisioner KPUD DKI Jakarta yang menyambut mereka. Pasalnya, para komisioner sedang melakukan rekapitulasi suara di salah satu hotel di Jakarta.
&quot;Penyelenggaranya ada di rapat pleno dilakukan di hotel kalo berdasarkan ini, kalo di hotel kita mengganggu ketertiban umum, makanya kita hadir di sini (Gedung KPU),&quot; tutupnya. (kha)</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga partai politik yakni Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melaporkan adanya dugaan kecurangan penggelembungan suara di DKI Jakarta.
Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Selatan, Syarief Hidayatullah mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melaporkan dugaan tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
&quot;Kami sudah melaporkan kepada Bawaslu yang kemarin bahwa kita meminta pembukaan kotak suara ulang, kotak ulang ini dibuka kembali dihitung kembali, saya berharap itu saja dan dicocokan dengan kita,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung KPU DKI, Jakarta. Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2019).
Syarief mengklaim pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kecurangan, yang saat ini sudah dikaji oleh Bawaslu beberapa hari yang lalu. &quot;Sudah masuk di Bawaslu semuanya, sedang dikaji karena 7 hari ke depan baru pembuktian dan ada hasilnya,&quot; tegasnya.
Perindo, PP dan Hanura sendiri menggelar aksi damai menuntuk kotak suara agar dibuka dan dihitung ulang karena ada dugaan penggelembungan suara yang menguntungkan beberapa pihak.
Namun sayang, dalam aksi unjuk rasa ini, tidak ada satupun komisioner KPUD DKI Jakarta yang menyambut mereka. Pasalnya, para komisioner sedang melakukan rekapitulasi suara di salah satu hotel di Jakarta.
&quot;Penyelenggaranya ada di rapat pleno dilakukan di hotel kalo berdasarkan ini, kalo di hotel kita mengganggu ketertiban umum, makanya kita hadir di sini (Gedung KPU),&quot; tutupnya. (kha)</content:encoded></item></channel></rss>
