<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Pamer Keahlian, Dokter Prancis Dituduh Sengaja Meracuni 17 Pasien</title><description>Ia menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien"/><item><title>Ingin Pamer Keahlian, Dokter Prancis Dituduh Sengaja Meracuni 17 Pasien</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien</guid><pubDate>Jum'at 17 Mei 2019 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien-zubFCPuWmO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Frederic Pechier. Foto/France 3 Region</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/17/18/2056858/ingin-pamer-keahlian-dokter-prancis-dituduh-sengaja-meracuni-17-pasien-zubFCPuWmO.jpg</image><title>Frederic Pechier. Foto/France 3 Region</title></images><description>
BESAN&amp;Ccedil;ON - Investigasi kriminal telah dilakukan terhadap seorang dokter Perancis atas kasus keracunan 17 pasien.
Fr&amp;eacute;d&amp;eacute;ric P&amp;eacute;chier, seorang ahli anestesi, diselidiki atas kasus tujuh keracunan yang menyebabkan kematian.
Jaksa menuduh dia dengan sengaja merusak kantong anestesi para pasien untuk menciptakan keadaan darurat dan memamerkan keahliannya. P&amp;eacute;chier menyangkal semua tuduhan.
Ia menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.
Pengacaranya, Jean-Yves Le Borgne, mengatakan kepada AFP bahwa penyelidikan tidak membuktikan apa-apa.
&quot;Ada kemungkinan Dr Pechier melakukan keracunan itu, tetapi hipotesis hanyalah hipotesis,&quot; kata Borgne. &quot;Anggapan praduga tidak bersalah harus dikedepankan.&quot;
Seorang hakim penguji di timur kota Besan&amp;ccedil;on mendakwa P&amp;eacute;chier dalam penyelidikan pada Mei 2017 untuk tujuh keracunan pertama. Dokter itu kemudian dibebaskan tetapi dipecat dari praktik kedokteran.
Minggu ini ia diinterogasi polisi atas kasus 66 jantung pasien yang berhenti selama operasi. Tuduhan kasus ini melibatkan pasien berusia empat hingga 80 tahun.
&quot;Dia selalu ada di ruang operasi ketika kasus-kasus itu terjadi,&amp;rdquo; kata Jaksa Penuntut Etienne Manteaux.
P&amp;eacute;chier telah membantah tuduhan tersebut, dan pengacaranya telah menuduh polisi merusak pernyataan yang dia berikan selama pemeriksaan awal.
&quot;Apa pun hasil dari semua ini, karier saya sudah berakhir,&quot; katanya kepada wartawan pada konferensi pers mengutip BBC News, Jumat (17/5/2019).
&quot;Kamu tidak bisa mempercayai dokter yang, pada satu titik, telah dicap sebagai racun ... Keluargaku hancur dan aku takut pada anak-anakku.&quot;
</description><content:encoded>
BESAN&amp;Ccedil;ON - Investigasi kriminal telah dilakukan terhadap seorang dokter Perancis atas kasus keracunan 17 pasien.
Fr&amp;eacute;d&amp;eacute;ric P&amp;eacute;chier, seorang ahli anestesi, diselidiki atas kasus tujuh keracunan yang menyebabkan kematian.
Jaksa menuduh dia dengan sengaja merusak kantong anestesi para pasien untuk menciptakan keadaan darurat dan memamerkan keahliannya. P&amp;eacute;chier menyangkal semua tuduhan.
Ia menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.
Pengacaranya, Jean-Yves Le Borgne, mengatakan kepada AFP bahwa penyelidikan tidak membuktikan apa-apa.
&quot;Ada kemungkinan Dr Pechier melakukan keracunan itu, tetapi hipotesis hanyalah hipotesis,&quot; kata Borgne. &quot;Anggapan praduga tidak bersalah harus dikedepankan.&quot;
Seorang hakim penguji di timur kota Besan&amp;ccedil;on mendakwa P&amp;eacute;chier dalam penyelidikan pada Mei 2017 untuk tujuh keracunan pertama. Dokter itu kemudian dibebaskan tetapi dipecat dari praktik kedokteran.
Minggu ini ia diinterogasi polisi atas kasus 66 jantung pasien yang berhenti selama operasi. Tuduhan kasus ini melibatkan pasien berusia empat hingga 80 tahun.
&quot;Dia selalu ada di ruang operasi ketika kasus-kasus itu terjadi,&amp;rdquo; kata Jaksa Penuntut Etienne Manteaux.
P&amp;eacute;chier telah membantah tuduhan tersebut, dan pengacaranya telah menuduh polisi merusak pernyataan yang dia berikan selama pemeriksaan awal.
&quot;Apa pun hasil dari semua ini, karier saya sudah berakhir,&quot; katanya kepada wartawan pada konferensi pers mengutip BBC News, Jumat (17/5/2019).
&quot;Kamu tidak bisa mempercayai dokter yang, pada satu titik, telah dicap sebagai racun ... Keluargaku hancur dan aku takut pada anak-anakku.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
