<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Punya Anak Tidak Sah, Mantan Raja Belgia Diminta Tes DNA</title><description>Ibu Bo&amp;euml;l, mengklaim bahwa dia berselingkuh dengannya antara 1966 dan 1984, sebelum dia menjadi raja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna"/><item><title>Diduga Punya Anak Tidak Sah, Mantan Raja Belgia Diminta Tes DNA</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna</guid><pubDate>Jum'at 17 Mei 2019 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna-xky0xhEQ4h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Raja Belgia Albert II. Foto/ Wire Image</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/17/18/2056918/diduga-punya-anak-tidak-sah-mantan-raja-belgia-diminta-tes-dna-xky0xhEQ4h.jpg</image><title>Mantan Raja Belgia Albert II. Foto/ Wire Image</title></images><description>
BRUSSELS - Albert II, mantan raja Belgia, akan didenda  5.000 euro atau setara Rp 80 juta per hari sampai bersedia menjalani tes DNA, demikian pengadilan banding Brussels memutuskan pada Kamis 16 Mei 2019.
Keputusan tersebut setelah Albert II pada bulan Februari menolak menjalni tes DNA yang diminta untuk membuktikan seorang perempuan untuk membuktikan silsilah ayahnya.
Pengadilan Brussels telah memberi Albert II selama tiga bulan untuk memberikan sampel DNA-nya dalam bentuk air liur. Namun tidak dijalankan.
Delphine Bo&amp;euml;l (50) mengklaim Albert II adalah ayahnya, namun hal itu dibantah oleh Albert II.
Sebelumnya pada 25 Oktober 2018, pengadilan banding Brussels menyimpulkan bahwa Jacques Bo&amp;euml;l bukan ayah sah Delphine Boel, dan meminta para ahli untuk menentukan apakah ayah asli Bo&amp;euml;l adalah Albert II.

Drama Belgia ini dimulai pada tahun 1999 ketika sebuah biografi yang tidak resmi tentang istri raja yang menerbitkan tuduhan bahwa raja Albert II telah memiliki anak yang tidak sah.
Baroness Sybille de Selys Longchamps, ibu Bo&amp;euml;l, mengklaim bahwa dia berselingkuh dengannya antara 1966 dan 1984, sebelum dia menjadi raja.
Pada tahun 2005, Delphine Bo&amp;euml;l mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Albert II adalah ayah kandungnya.
Pemerintahan Raja Albert II dari Belgia berlangsung dua dekade, dari tahun 1993, ketika ia naik takhta setelah kematian saudaranya, hingga 2013. Ia raja turun takhta dengan alasan kesehatan, demi putranya Philippe.
Delphine Bo&amp;euml;l mulai mengajukan kasus hukumnya tak lama setelah pengunduran diri raja, yang memulai kembali skandal dan menciptakan desas-desus bahwa Albert II telah menyerahkan tahta karenanya.</description><content:encoded>
BRUSSELS - Albert II, mantan raja Belgia, akan didenda  5.000 euro atau setara Rp 80 juta per hari sampai bersedia menjalani tes DNA, demikian pengadilan banding Brussels memutuskan pada Kamis 16 Mei 2019.
Keputusan tersebut setelah Albert II pada bulan Februari menolak menjalni tes DNA yang diminta untuk membuktikan seorang perempuan untuk membuktikan silsilah ayahnya.
Pengadilan Brussels telah memberi Albert II selama tiga bulan untuk memberikan sampel DNA-nya dalam bentuk air liur. Namun tidak dijalankan.
Delphine Bo&amp;euml;l (50) mengklaim Albert II adalah ayahnya, namun hal itu dibantah oleh Albert II.
Sebelumnya pada 25 Oktober 2018, pengadilan banding Brussels menyimpulkan bahwa Jacques Bo&amp;euml;l bukan ayah sah Delphine Boel, dan meminta para ahli untuk menentukan apakah ayah asli Bo&amp;euml;l adalah Albert II.

Drama Belgia ini dimulai pada tahun 1999 ketika sebuah biografi yang tidak resmi tentang istri raja yang menerbitkan tuduhan bahwa raja Albert II telah memiliki anak yang tidak sah.
Baroness Sybille de Selys Longchamps, ibu Bo&amp;euml;l, mengklaim bahwa dia berselingkuh dengannya antara 1966 dan 1984, sebelum dia menjadi raja.
Pada tahun 2005, Delphine Bo&amp;euml;l mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Albert II adalah ayah kandungnya.
Pemerintahan Raja Albert II dari Belgia berlangsung dua dekade, dari tahun 1993, ketika ia naik takhta setelah kematian saudaranya, hingga 2013. Ia raja turun takhta dengan alasan kesehatan, demi putranya Philippe.
Delphine Bo&amp;euml;l mulai mengajukan kasus hukumnya tak lama setelah pengunduran diri raja, yang memulai kembali skandal dan menciptakan desas-desus bahwa Albert II telah menyerahkan tahta karenanya.</content:encoded></item></channel></rss>
