<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terduga Teroris Bogor Siapkan 6 Bom untuk Aksi 22 Mei</title><description>Enam buah bom pipa diamankan dari rumah terduga teroris berinisial E alias AR (51) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei"/><item><title>Terduga Teroris Bogor Siapkan 6 Bom untuk Aksi 22 Mei</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2019 22:14 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei-wZQVUP6wVk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barang bukti penangkapan terduga teroris di Cibinong, Bogor (Foto: Putra Ramadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/18/337/2057433/terduga-teroris-bogor-siapkan-6-bom-untuk-aksi-22-mei-wZQVUP6wVk.jpg</image><title>Barang bukti penangkapan terduga teroris di Cibinong, Bogor (Foto: Putra Ramadhani)</title></images><description>BOGOR - Enam buah bom pipa diamankan dari rumah terduga teroris berinisial E alias AR (51) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bom tersebut rencananya akan diledakan di KPU RI, Jakarta pada 22 Mei 2019 dibarengi aksi terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019.&amp;nbsp;
&quot;Ada enam buah bom dari bahan TPATP yang sudah jadi, satu lagi dari panci tapi masih dirakit. Mereka akan menyasar kerumunan massa 22 Mei di depan KPU,&quot; kata Karooenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Bogor, Sabtu (18/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Densus 88 Olah TKP Penangkapan Terduga Teroris di Cibinong)&amp;nbsp;
Selain Kantor KPU RI, kelompok teroris Firkih Abu Hamzah ini juga akan menyerang anggota kepolisian yang sedang bertugas di lapangan. Namun, untuk tempat dan waktunya dilakukan secara acak.&amp;nbsp;
&quot;Sasaran mereka ada dua pertama KPU dan kedua thoghut artinya menyasar aparat kepolisian yang sedang melakukan tugas tempat dan waktunya kapan saja. Bisa dengan bomber atau diletakkan,&quot; ujar Dedi.
&amp;nbsp;
Dedi menyebut, pun menyebut bahwa terduga E memiliki keahlian dalam merakit berbagai jenis bom. Bahkan, ia mempunyai laboratorium perakitan bom dengan berdaya ledak tinggi di dalam rumahnya.&amp;nbsp;
&quot;Kemampuan merakit tingkatannya juga jauh lebih tinggi di banding JAD Bekasi atas nama EY. Bukan hanya TATP tapi berabagi senyawa dicoba. Makanya dia memiliki laboratorium untuk membuat bom alat-alatnya sudah disiapkan,&quot; ujar Dedi.</description><content:encoded>BOGOR - Enam buah bom pipa diamankan dari rumah terduga teroris berinisial E alias AR (51) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bom tersebut rencananya akan diledakan di KPU RI, Jakarta pada 22 Mei 2019 dibarengi aksi terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019.&amp;nbsp;
&quot;Ada enam buah bom dari bahan TPATP yang sudah jadi, satu lagi dari panci tapi masih dirakit. Mereka akan menyasar kerumunan massa 22 Mei di depan KPU,&quot; kata Karooenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Bogor, Sabtu (18/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Densus 88 Olah TKP Penangkapan Terduga Teroris di Cibinong)&amp;nbsp;
Selain Kantor KPU RI, kelompok teroris Firkih Abu Hamzah ini juga akan menyerang anggota kepolisian yang sedang bertugas di lapangan. Namun, untuk tempat dan waktunya dilakukan secara acak.&amp;nbsp;
&quot;Sasaran mereka ada dua pertama KPU dan kedua thoghut artinya menyasar aparat kepolisian yang sedang melakukan tugas tempat dan waktunya kapan saja. Bisa dengan bomber atau diletakkan,&quot; ujar Dedi.
&amp;nbsp;
Dedi menyebut, pun menyebut bahwa terduga E memiliki keahlian dalam merakit berbagai jenis bom. Bahkan, ia mempunyai laboratorium perakitan bom dengan berdaya ledak tinggi di dalam rumahnya.&amp;nbsp;
&quot;Kemampuan merakit tingkatannya juga jauh lebih tinggi di banding JAD Bekasi atas nama EY. Bukan hanya TATP tapi berabagi senyawa dicoba. Makanya dia memiliki laboratorium untuk membuat bom alat-alatnya sudah disiapkan,&quot; ujar Dedi.</content:encoded></item></channel></rss>
