<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Purnawirawan TNI-Polri Serukan 8 Sikap Terkait Pemilu 2019</title><description>Kami serukan kepada saudaraku sebangsa dan setanah air bersama dalam semangat kebangkitan nasional untuk menyelamatkan kedaulatan negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019"/><item><title>Purnawirawan TNI-Polri Serukan 8 Sikap Terkait Pemilu 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2019 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019-AalSRRrTmD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/20/337/2058105/purnawirawan-tni-polri-serukan-8-sikap-terkait-pemilu-2019-AalSRRrTmD.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Sekumpulan purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam Front Kedaulatan Bangsa menyatakan sikap terkait Pilpres 2019. Mereka mengaku perihatin dengan kondisi yang dialami bangsa Indonesia saat ini dan menyatakan 8 sikap.

Pertama, saat ini bangsa dan negara kita sedang mengalami kondisi politik yang tidak stabil disebabkan hak kedaulatan rakyat dalam kehidupan demokrasi, dirampas bagaikan ibu peritwi yang sedang diperkosa. Dengan terjadinya kecurangan pemilu 2019 yang terstruktur sistematif dan masif ditambah dengan keadaan ekonomi sangat membebani rakyat yang dapat melumpuhkan sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

&quot;Dua, kami serukan kepada saudaraku sebangsa dan setanah air untuk bersama dalam semangat kebangkitan nasional untuk menyelamatkan kedaulatan negara dan masa depan bangsa Indonesia dari bahaya  konflik suku, agama, golongan yang dapat memicu disintegrasi NKRI,&quot; kata Jendral TNI (purn) Tyasno Sudarto, saat membacakan sikap di Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Ketiga, mereka mengajak para purnawirawan TNI-Polri tetap konsisten sebagai patriot bangsa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta membela kejujuran, kebenaran, dan keadilan dalam kondisi damai maupun genting demi bangsa dan negara.


(Baca Juga: Ratusan Purnawirawan TNI-Polri Pendukung Prabowo-Sandi Turut Aksi 22 Mei)

Keempat, harus selalu bersama dan berpihak kepada rakyat yang saat ini hak kedaulatannya sedang diselewengkan.

&quot;Kelima, kami sebagai generasi pendahulu, berpesan kepada prajurit TNI-Polri yang saat ini, bahwa kita adalah anak kandung rakyat Indonesia yang selalu dituntut membela rakyat untuk memperjuangkan hak rakyat,&quot; tuturnya.

Keenam, inilah saatnya TNI menunjukkan kepada rakyat jati dirinya sebagai tentara rakyat dan polri sebagai pelayan, pelindung, pengayom, masyarakat

Ketuju, ingatlah pesan moral 8 wajib TNI-Polri untuk tidak sekali kali merugikan rakyat dan tidak sekali kali menakuti serta menyakiti hati rakyat

&quot;Delapan secara khusus kami sampaikan kepada pihak-pihak tertentu, agar tidak memanfaatkan pemilu 2019 untuk keuntungan dan kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Karena rakyat Indonesia semakin cerdas dan mengetahui apa yang sesungguhnya sedang terjadi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekumpulan purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam Front Kedaulatan Bangsa menyatakan sikap terkait Pilpres 2019. Mereka mengaku perihatin dengan kondisi yang dialami bangsa Indonesia saat ini dan menyatakan 8 sikap.

Pertama, saat ini bangsa dan negara kita sedang mengalami kondisi politik yang tidak stabil disebabkan hak kedaulatan rakyat dalam kehidupan demokrasi, dirampas bagaikan ibu peritwi yang sedang diperkosa. Dengan terjadinya kecurangan pemilu 2019 yang terstruktur sistematif dan masif ditambah dengan keadaan ekonomi sangat membebani rakyat yang dapat melumpuhkan sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

&quot;Dua, kami serukan kepada saudaraku sebangsa dan setanah air untuk bersama dalam semangat kebangkitan nasional untuk menyelamatkan kedaulatan negara dan masa depan bangsa Indonesia dari bahaya  konflik suku, agama, golongan yang dapat memicu disintegrasi NKRI,&quot; kata Jendral TNI (purn) Tyasno Sudarto, saat membacakan sikap di Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Ketiga, mereka mengajak para purnawirawan TNI-Polri tetap konsisten sebagai patriot bangsa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta membela kejujuran, kebenaran, dan keadilan dalam kondisi damai maupun genting demi bangsa dan negara.


(Baca Juga: Ratusan Purnawirawan TNI-Polri Pendukung Prabowo-Sandi Turut Aksi 22 Mei)

Keempat, harus selalu bersama dan berpihak kepada rakyat yang saat ini hak kedaulatannya sedang diselewengkan.

&quot;Kelima, kami sebagai generasi pendahulu, berpesan kepada prajurit TNI-Polri yang saat ini, bahwa kita adalah anak kandung rakyat Indonesia yang selalu dituntut membela rakyat untuk memperjuangkan hak rakyat,&quot; tuturnya.

Keenam, inilah saatnya TNI menunjukkan kepada rakyat jati dirinya sebagai tentara rakyat dan polri sebagai pelayan, pelindung, pengayom, masyarakat

Ketuju, ingatlah pesan moral 8 wajib TNI-Polri untuk tidak sekali kali merugikan rakyat dan tidak sekali kali menakuti serta menyakiti hati rakyat

&quot;Delapan secara khusus kami sampaikan kepada pihak-pihak tertentu, agar tidak memanfaatkan pemilu 2019 untuk keuntungan dan kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Karena rakyat Indonesia semakin cerdas dan mengetahui apa yang sesungguhnya sedang terjadi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
