<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto: Penangkapan Tokoh Pelanggar Hukum Akan Terus Dilakukan! </title><description>Wiranto membantah tindakan tersebut mencerminkan pemerintah bersikap diktator atau sewenang-wenang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan"/><item><title>Wiranto: Penangkapan Tokoh Pelanggar Hukum Akan Terus Dilakukan! </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2019 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan-RxCwLPIzbU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Wiranto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/21/337/2058575/wiranto-penangkapan-tokoh-pelanggar-hukum-akan-terus-dilakukan-RxCwLPIzbU.jpeg</image><title>Menko Polhukam Wiranto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, aparat penegak hukum akan tetap bertindak tegas memanggil dan menangkap tokoh-tokoh yang terindikasi melanggar hukum.

Wiranto membantah tindakan tersebut mencerminkan pemerintah bersikap diktator atau sewenang-wenang. Namun, hal tersebut dilakukan demi tegaknya hukum dan keamanan nasional.

&quot;Aparat penegak hukum akan tetap konsisten bersikap tegas tanpa pandang bulu, menindak siapa pun yang nyata-nyata melanggar hukum. Pemanggilan dan penangkapan tokoh-tokoh yang terindikasi melanggar hukum akan terus dilakukan,&quot; katanya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

&quot;Bukan tindakan sewenang-wenang atau diktator, tetapi semata-mata demi tegaknya hukum dan keamanan nasional,&quot; sambung dia.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Amien Rais Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Makar)&amp;nbsp;

Wiranto mengimbau masyarakat ikut waspada terhadap kelompok-kelompok radikal dan teronis yang akan memanfaatkan situasi pasca-Pilpres ini untuk melakukan aksi sabotasenya.

&quot;Laporkan kepada aparat apabila melihat sesuatu yang mencurigakan,&quot; imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak perlu takut terhadap kondisi keamanan nasional saat ini. Jangan mudah percaya pasa berita negatuf yang berseliweran di media sosial.

&quot;Yakinlah bahwa aparat keamanan, TNI dan Polri tetap kompak bersatu padu menghadapi segala ancaman dan telah mempersiapkan yang terbaik untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keamanan negara,&quot; ujar Wiranto.
(Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Prabowo-Sandi Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Makar)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, aparat penegak hukum akan tetap bertindak tegas memanggil dan menangkap tokoh-tokoh yang terindikasi melanggar hukum.

Wiranto membantah tindakan tersebut mencerminkan pemerintah bersikap diktator atau sewenang-wenang. Namun, hal tersebut dilakukan demi tegaknya hukum dan keamanan nasional.

&quot;Aparat penegak hukum akan tetap konsisten bersikap tegas tanpa pandang bulu, menindak siapa pun yang nyata-nyata melanggar hukum. Pemanggilan dan penangkapan tokoh-tokoh yang terindikasi melanggar hukum akan terus dilakukan,&quot; katanya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

&quot;Bukan tindakan sewenang-wenang atau diktator, tetapi semata-mata demi tegaknya hukum dan keamanan nasional,&quot; sambung dia.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Amien Rais Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Makar)&amp;nbsp;

Wiranto mengimbau masyarakat ikut waspada terhadap kelompok-kelompok radikal dan teronis yang akan memanfaatkan situasi pasca-Pilpres ini untuk melakukan aksi sabotasenya.

&quot;Laporkan kepada aparat apabila melihat sesuatu yang mencurigakan,&quot; imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak perlu takut terhadap kondisi keamanan nasional saat ini. Jangan mudah percaya pasa berita negatuf yang berseliweran di media sosial.

&quot;Yakinlah bahwa aparat keamanan, TNI dan Polri tetap kompak bersatu padu menghadapi segala ancaman dan telah mempersiapkan yang terbaik untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keamanan negara,&quot; ujar Wiranto.
(Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Prabowo-Sandi Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Makar)</content:encoded></item></channel></rss>
