<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah 20 Orang Tewas dalam &quot;Kecelakaan Air&quot; di Kebumen</title><description>Sejak Februari hingga Mei 2019, tercatat sebanyak 16 kejadian dengan 20 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen"/><item><title>Sudah 20 Orang Tewas dalam &quot;Kecelakaan Air&quot; di Kebumen</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2019 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>krjogja.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen-uJrLddQCYf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/21/512/2058361/sudah-20-orang-tewas-dalam-kecelakaan-air-di-kebumen-uJrLddQCYf.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>KEBUMEN - Jumlah korban kecelakaan di air di Kabupaten Kebumen cukup memprihatinkan. Sejak Februari hingga Mei 2019, tercatat sebanyak 16 kejadian dengan 20 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.

Data korban kecelakaan di air disampaikan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, Senin (20/5/2019). Menurutnya, di bulan Februari, kejadian kecelakaan di air yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kebumen tercatat 5 kejadian dengan 6 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.

&quot;Peristiwa di bulan Februari terjadi di Pejagoan dengan 1 korban meningal dunia, di Tamanwinangun 3 korban meningal dunia, di Jlegiwinangun 1 korban meninggal dunia, di Desa Totogan 1 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang dalam peristiswa kecelakaan di laut di Pantai Tegalretno,&quot; jelas Heri.



Di bulan Maret, tercatat 4 kejadian dengan 4 korban meninggal dunia, yakni di Pejagatan dengan 1 korban meninggal dunia, di Kuwarasan 1 korban meninggal dunia, di Pantai Pedalen 1 korban meninggal dunia, dan 1 korban meninggal dunia di Pantai Setrojenar. &quot;Untuk bulan April, hanya ada 1 kejadian, yakni di Pantai Setrojenar dengan 1 korban meninggal dunia,&quot; lanjut Heri.

(Baca Juga: Tak Pandai Berenang, 3 Orang Tewas saat Mandi di Saluran Irigasi di Kebumen)

Adapun di bulan Mei, disebutkan terbanyak dibanding bulan-bulan sebelumnya. Hingga tanggal 20 Mei, tercatat 6 kejadian dengan 9 korban meninggal dunia. Kecelakaan di air di bulan Mei terjadi di Desa Rahayu dengan 1 korban meninggal dunia, di Buayan 1 korban meninggal dunia, di Wonorejo 1 korban meninggal dunia, di Saluran Induk Wadaslintang Barat 3 korban meninggal dunia, dan di Pesuningan 2 korban meninggal dunia.

Peristiwa terakhir terjadi di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, yakni seorang anak tenggelam di Sungai Luk Ulo setelah terpeleset saat mancing bersama 2 rekannya. Korban yang masih berumur 9 tahun ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal dunia, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 16.45 WIB.
</description><content:encoded>KEBUMEN - Jumlah korban kecelakaan di air di Kabupaten Kebumen cukup memprihatinkan. Sejak Februari hingga Mei 2019, tercatat sebanyak 16 kejadian dengan 20 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.

Data korban kecelakaan di air disampaikan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, Senin (20/5/2019). Menurutnya, di bulan Februari, kejadian kecelakaan di air yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kebumen tercatat 5 kejadian dengan 6 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.

&quot;Peristiwa di bulan Februari terjadi di Pejagoan dengan 1 korban meningal dunia, di Tamanwinangun 3 korban meningal dunia, di Jlegiwinangun 1 korban meninggal dunia, di Desa Totogan 1 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang dalam peristiswa kecelakaan di laut di Pantai Tegalretno,&quot; jelas Heri.



Di bulan Maret, tercatat 4 kejadian dengan 4 korban meninggal dunia, yakni di Pejagatan dengan 1 korban meninggal dunia, di Kuwarasan 1 korban meninggal dunia, di Pantai Pedalen 1 korban meninggal dunia, dan 1 korban meninggal dunia di Pantai Setrojenar. &quot;Untuk bulan April, hanya ada 1 kejadian, yakni di Pantai Setrojenar dengan 1 korban meninggal dunia,&quot; lanjut Heri.

(Baca Juga: Tak Pandai Berenang, 3 Orang Tewas saat Mandi di Saluran Irigasi di Kebumen)

Adapun di bulan Mei, disebutkan terbanyak dibanding bulan-bulan sebelumnya. Hingga tanggal 20 Mei, tercatat 6 kejadian dengan 9 korban meninggal dunia. Kecelakaan di air di bulan Mei terjadi di Desa Rahayu dengan 1 korban meninggal dunia, di Buayan 1 korban meninggal dunia, di Wonorejo 1 korban meninggal dunia, di Saluran Induk Wadaslintang Barat 3 korban meninggal dunia, dan di Pesuningan 2 korban meninggal dunia.

Peristiwa terakhir terjadi di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, yakni seorang anak tenggelam di Sungai Luk Ulo setelah terpeleset saat mancing bersama 2 rekannya. Korban yang masih berumur 9 tahun ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal dunia, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 16.45 WIB.
</content:encoded></item></channel></rss>
