<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Bantah Serang Masjid dan Gunakan Peluru Tajam di Aksi 21 Mei</title><description>Polri mengklarifikasi atas berita bohong yang beredar di Media Sosial (Medsos) terkait aksi pada 21 Mei 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei"/><item><title>Polri Bantah Serang Masjid dan Gunakan Peluru Tajam di Aksi 21 Mei</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2019 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei-lZynXSPC7I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri dan TNI konferensi pers terkait aksi 21 Mei (Foto:Achmad Fardiansyah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2058876/polri-bantah-serang-masjid-dan-gunakan-peluru-tajam-di-aksi-21-mei-lZynXSPC7I.jpg</image><title>Polri dan TNI konferensi pers terkait aksi 21 Mei (Foto:Achmad Fardiansyah/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polri mengklarifikasi atas berita bohong yang beredar di media sosial (medsos) terkait aksi aksi 21 Mei 2019. Pasalnya, ada beberapa kejadian-kejadian yang menyudutkan Kepolisian dan TNI.
Kadiv Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal menegaskan bahwa Korps Brimob Polri dan TNI tidak pernah menyerang masjid seperti yang dituduhkan akun-akun penyebar di media sosial.
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Tewas Aksi 22 Mei Ada Luka Bulat di Dada dan Leher
&quot;Bahwa Brimob tidak pernah menyerang masjid teman kami rekan kami juga (TNI),&quot; katanya kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Rabu (22/5/2019).
&amp;nbsp;
Iqbal juga membantah kabar adanya anggota Brimob yang merupakan polisi Republik Rakyat Cina (RRC). Iqbal menegaskan seluruh anggotanya adalah Warga Negara Indonesia (WNI)
&amp;nbsp;Baca juga: Aksi 22 Mei, Kondisi Underpass Pasar Tanah Abang Berserakan Pecahan Batu
&quot;Banyak foto yang beredar bahwa Brimob ada dari negeri seberang (RRC). Saya katakan itu tidak ada, semuanya murni personil Brimob adalah WNI,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, ada kabar petugas dibekali peluru tajam, Iqbal kembali menegaskan seluruh petugas sama sekali tidak bekali peluru tajam seperti yang ditudingkan.
&quot;Bahwa intruksi Panglima dan Kapolri sudah jelas, petugas pengamanan sejak kemarin tidak dibekali peluru tajam. kalau ada itu yakin bukan milik petugas,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri: Aksi 22 Mei Dimanfaatkan Pihak Ketiga
Polri juga sudah mendeteksi akun-akun penyebar berita hoaks tersebut. Dalam waktu dekat, Polri berjanji akan menindak.
&quot;Kita sudah tahu bahwa kami mempunyai cyber patroli cyber selama 24 jam. Ya sudah tahu akun-akun yang mana ya itu kepada kelompok-kelompok tertentu,&quot; tutupnya. (rzy)</description><content:encoded>JAKARTA - Polri mengklarifikasi atas berita bohong yang beredar di media sosial (medsos) terkait aksi aksi 21 Mei 2019. Pasalnya, ada beberapa kejadian-kejadian yang menyudutkan Kepolisian dan TNI.
Kadiv Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal menegaskan bahwa Korps Brimob Polri dan TNI tidak pernah menyerang masjid seperti yang dituduhkan akun-akun penyebar di media sosial.
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Tewas Aksi 22 Mei Ada Luka Bulat di Dada dan Leher
&quot;Bahwa Brimob tidak pernah menyerang masjid teman kami rekan kami juga (TNI),&quot; katanya kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Rabu (22/5/2019).
&amp;nbsp;
Iqbal juga membantah kabar adanya anggota Brimob yang merupakan polisi Republik Rakyat Cina (RRC). Iqbal menegaskan seluruh anggotanya adalah Warga Negara Indonesia (WNI)
&amp;nbsp;Baca juga: Aksi 22 Mei, Kondisi Underpass Pasar Tanah Abang Berserakan Pecahan Batu
&quot;Banyak foto yang beredar bahwa Brimob ada dari negeri seberang (RRC). Saya katakan itu tidak ada, semuanya murni personil Brimob adalah WNI,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, ada kabar petugas dibekali peluru tajam, Iqbal kembali menegaskan seluruh petugas sama sekali tidak bekali peluru tajam seperti yang ditudingkan.
&quot;Bahwa intruksi Panglima dan Kapolri sudah jelas, petugas pengamanan sejak kemarin tidak dibekali peluru tajam. kalau ada itu yakin bukan milik petugas,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri: Aksi 22 Mei Dimanfaatkan Pihak Ketiga
Polri juga sudah mendeteksi akun-akun penyebar berita hoaks tersebut. Dalam waktu dekat, Polri berjanji akan menindak.
&quot;Kita sudah tahu bahwa kami mempunyai cyber patroli cyber selama 24 jam. Ya sudah tahu akun-akun yang mana ya itu kepada kelompok-kelompok tertentu,&quot; tutupnya. (rzy)</content:encoded></item></channel></rss>
