<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kapolri Sebut Perusuh Aksi 22 Mei Gunakan Senjata Api M-4 Karabin   </title><description>Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menangkap sejumlah orang berikut senjata api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin"/><item><title> Kapolri Sebut Perusuh Aksi 22 Mei Gunakan Senjata Api M-4 Karabin   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2019 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin-h3Z5adOcTk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menunjukan senjapa api M-4 Karabin (foto: Fardi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2059047/kapolri-sebut-perusuh-aksi-22-mei-gunakan-senjata-api-m-4-karabin-h3Z5adOcTk.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menunjukan senjapa api M-4 Karabin (foto: Fardi/Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menangkap sejumlah orang berikut senjata api yang diduga akan dipergunakan saat Aksi 22 Mei di Ibukota Jakarta.

&quot;Dalam waktu seminggu ini kami telah menangkap sejumlah orang, berikut senjata api yang bertujuan akan digunakan untuk membuat kerusuhan pada 22 Mei,&quot; kata Tito kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Dihadapan para pewarta, Jenderal Tito menunjukan sebuah senjata jenis M-4 Carbine, Revolver dan lainnya, yang berhasil disita dari sejumlah para tersangka kericuhan.
&amp;nbsp;
&quot;Senjata ini (M-4) dilengkapi peredam, jadi ini gunakannya agar tidak kedengaran, senjata ini juga bisa dipakai teleskop, ini artinya bisa dijadikan sniper,&quot; bebernya.

Tito menyimpulkan, berdasarkan pengakuan para pelaku yang ditangkapnya, senjata - senjata tersebut akan digunakan saat kerusuhan pada saat aksi tolak hasil pemilu.

&quot;Informasi dari intelejen kita. Bahwa senjata-senjata ini mereka pakai selain untuk aparat, pejabat bahkan untuk massa. ini bertujuan supaya timbul martir, alasan untuk buat publik marah dan yang disalahkan aparat dan pemerintah,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menangkap sejumlah orang berikut senjata api yang diduga akan dipergunakan saat Aksi 22 Mei di Ibukota Jakarta.

&quot;Dalam waktu seminggu ini kami telah menangkap sejumlah orang, berikut senjata api yang bertujuan akan digunakan untuk membuat kerusuhan pada 22 Mei,&quot; kata Tito kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Dihadapan para pewarta, Jenderal Tito menunjukan sebuah senjata jenis M-4 Carbine, Revolver dan lainnya, yang berhasil disita dari sejumlah para tersangka kericuhan.
&amp;nbsp;
&quot;Senjata ini (M-4) dilengkapi peredam, jadi ini gunakannya agar tidak kedengaran, senjata ini juga bisa dipakai teleskop, ini artinya bisa dijadikan sniper,&quot; bebernya.

Tito menyimpulkan, berdasarkan pengakuan para pelaku yang ditangkapnya, senjata - senjata tersebut akan digunakan saat kerusuhan pada saat aksi tolak hasil pemilu.

&quot;Informasi dari intelejen kita. Bahwa senjata-senjata ini mereka pakai selain untuk aparat, pejabat bahkan untuk massa. ini bertujuan supaya timbul martir, alasan untuk buat publik marah dan yang disalahkan aparat dan pemerintah,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
