<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diduga Provokator, Pria Kurus Bonyok Diamuk Massa Aksi 22 Mei   </title><description>Seorang pria tanpa identitas menjadi amukan massa Aksi 22 Mei di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei"/><item><title> Diduga Provokator, Pria Kurus Bonyok Diamuk Massa Aksi 22 Mei   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2019 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei-UpRfXZFV6V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Arif Julianto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/22/337/2059170/diduga-provokator-pria-kurus-bonyok-diamuk-massa-aksi-22-mei-UpRfXZFV6V.jpg</image><title>Foto: Arif Julianto/Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Seorang pria tanpa identitas menjadi amukan massa Aksi 22 Mei di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, lantaran diduga menjadi provokator.

Pantauan Okezone di lokasi, Rabu (22/5/2019). Pria yang belum diketahui namanya itu menjadi amukan massa, pukulan dan tendangan mendarat dengan alus di tubuh pria berkaos itu. Pria itu diamuk karena melempar batu ke barisan massa aksi.

Pria tersebut langsung diamankan oleh sejumlah peserta Aksi 22 Mei, dibawa ke belakang barisan aksi. Hingga saat ini, situasi di depan kantor Bawaslu masih disemuti massa. Dan sejumlah elite politik terlihat mendatangi peserta aksi seperti Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Neno Warisman.
&amp;nbsp;
Massa aksi telah memenuhi sejumlah ruas jalan di Jalan Thamrin tepatnya di depan kantor Bawaslu. Sempat terjadi ketegangan antara peserta aksi dengan petugas keamanan, massa melempari petugas dengan batu dan dibalas dengan puluhan kali tembakan gas air mata ke arah massa.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di atas mobil komando terus berupaya meredam massa. Tak henti-henti dirinya meminta massa untuk tidak melakukan aksi anarkis dan segera membubarkan diri dari lokasi aksi.

&quot;Tolong bantu kami pak ustaz, pak kiai, korlap. Salam salam hormat kami disini,&quot; ujarnya di lokasi.
&amp;nbsp;
Kapolres terus melakukan imbauan secara persuasif. Bahkan, ia mengingatkan bahwa kepolisian dan TNI juga bagian dari masyarakat, karena banyak keluarga aparat dari kampung yang juga

&quot;Sebagian besar warga kami di kampung juga bergabung dengan teman-teman semua,&quot; katanya.

Massa hingga saat ini masih berkumpul di depan Gedung Bawaslu RI. Mereka datang menolak hasil Pilpres 2019 yang dianggap penuh kecurangan.


</description><content:encoded>
JAKARTA - Seorang pria tanpa identitas menjadi amukan massa Aksi 22 Mei di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, lantaran diduga menjadi provokator.

Pantauan Okezone di lokasi, Rabu (22/5/2019). Pria yang belum diketahui namanya itu menjadi amukan massa, pukulan dan tendangan mendarat dengan alus di tubuh pria berkaos itu. Pria itu diamuk karena melempar batu ke barisan massa aksi.

Pria tersebut langsung diamankan oleh sejumlah peserta Aksi 22 Mei, dibawa ke belakang barisan aksi. Hingga saat ini, situasi di depan kantor Bawaslu masih disemuti massa. Dan sejumlah elite politik terlihat mendatangi peserta aksi seperti Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Neno Warisman.
&amp;nbsp;
Massa aksi telah memenuhi sejumlah ruas jalan di Jalan Thamrin tepatnya di depan kantor Bawaslu. Sempat terjadi ketegangan antara peserta aksi dengan petugas keamanan, massa melempari petugas dengan batu dan dibalas dengan puluhan kali tembakan gas air mata ke arah massa.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di atas mobil komando terus berupaya meredam massa. Tak henti-henti dirinya meminta massa untuk tidak melakukan aksi anarkis dan segera membubarkan diri dari lokasi aksi.

&quot;Tolong bantu kami pak ustaz, pak kiai, korlap. Salam salam hormat kami disini,&quot; ujarnya di lokasi.
&amp;nbsp;
Kapolres terus melakukan imbauan secara persuasif. Bahkan, ia mengingatkan bahwa kepolisian dan TNI juga bagian dari masyarakat, karena banyak keluarga aparat dari kampung yang juga

&quot;Sebagian besar warga kami di kampung juga bergabung dengan teman-teman semua,&quot; katanya.

Massa hingga saat ini masih berkumpul di depan Gedung Bawaslu RI. Mereka datang menolak hasil Pilpres 2019 yang dianggap penuh kecurangan.


</content:encoded></item></channel></rss>
