<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elite Politik Diminta Dinginkan Suasana Pasca-Pemilu 2019</title><description>Elite politik bisa mendinginkan suasana dengan menyampaikan pendapat yang sejuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019"/><item><title>Elite Politik Diminta Dinginkan Suasana Pasca-Pemilu 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2019 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019-x2B2f9Mm3j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pemilu (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/23/337/2059596/elite-politik-diminta-dinginkan-suasana-pasca-pemilu-2019-x2B2f9Mm3j.jpg</image><title>Ilustrasi Pemilu (foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah ulama Nahdlatul Ulama Jakarta Barat bersama ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Damai (GID)&amp;nbsp; mengelar aksi damai di sekitar Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2019).

Salah satu orator, Bahrudin mengatakan alasannya dirinya turun ke jalanan untuk menyampaikan aspirasi menyikapi situasi politik yang ada serta menyuarakan perdamaian di tengah perhelatan politik yang begitu panjang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kapolri Bentuk Tim Investigasi untuk Pastikan Korban Tewas Kerusuhan Aksi 21-22 Mei&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena ini masih berlangsung, kami harap jangan sampai dicampuri kepentingan pribadi hingga berujung caci maki sesama rakyat,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Bahrudin juga meminta agar para elite politik bisa mendinginkan suasana dengan menyampaikan pendapat yang sejuk.

&amp;ldquo;Jangan malah menambah keruh suasana dengan pernyataan yang membuat marak masyarakat,&amp;rdquo; ucapnya.

Menyikapi aksi unjuk rasa berujung kerusuhan selama dua hari terakhir, pihaknya keras atas aksi tersebut. aksi -aksi yang dilakukan para perusuh mengganggu ketertiban umum.

&quot;Pertama kami apresiasi TNI - Polri yang tidak lelah-lelahnya menjaga ketertiban umum, namun kami mengutuk keras para perusuh yang menganggu ketertiban umum, sehingga aksi unjuk rasa tersebut sangat menganggu masyarakat,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;98 Perusuh Aksi 22 Mei di Pontianak Positif Gunakan Narkoba</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah ulama Nahdlatul Ulama Jakarta Barat bersama ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Damai (GID)&amp;nbsp; mengelar aksi damai di sekitar Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2019).

Salah satu orator, Bahrudin mengatakan alasannya dirinya turun ke jalanan untuk menyampaikan aspirasi menyikapi situasi politik yang ada serta menyuarakan perdamaian di tengah perhelatan politik yang begitu panjang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kapolri Bentuk Tim Investigasi untuk Pastikan Korban Tewas Kerusuhan Aksi 21-22 Mei&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena ini masih berlangsung, kami harap jangan sampai dicampuri kepentingan pribadi hingga berujung caci maki sesama rakyat,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Bahrudin juga meminta agar para elite politik bisa mendinginkan suasana dengan menyampaikan pendapat yang sejuk.

&amp;ldquo;Jangan malah menambah keruh suasana dengan pernyataan yang membuat marak masyarakat,&amp;rdquo; ucapnya.

Menyikapi aksi unjuk rasa berujung kerusuhan selama dua hari terakhir, pihaknya keras atas aksi tersebut. aksi -aksi yang dilakukan para perusuh mengganggu ketertiban umum.

&quot;Pertama kami apresiasi TNI - Polri yang tidak lelah-lelahnya menjaga ketertiban umum, namun kami mengutuk keras para perusuh yang menganggu ketertiban umum, sehingga aksi unjuk rasa tersebut sangat menganggu masyarakat,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;98 Perusuh Aksi 22 Mei di Pontianak Positif Gunakan Narkoba</content:encoded></item></channel></rss>
