<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Lemkapi Minta Polri Usut Aktor Intelektual Kericuhan Aksi 21-22 Mei   </title><description>Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyatakan bahwa Polri harus mengusut aktor intelektual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei"/><item><title> Lemkapi Minta Polri Usut Aktor Intelektual Kericuhan Aksi 21-22 Mei   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2019 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei-rff63ke6tz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi saat di Bawaslu (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/24/337/2060051/lemkapi-minta-polri-usut-aktor-intelektual-kericuhan-aksi-21-22-mei-rff63ke6tz.jpg</image><title>Aksi saat di Bawaslu (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyatakan bahwa Polri harus mengusut aktor intelektual atau dalang dari kejadian kerusuhan di Jakarta pada tanggal 21 dan 22 Mei.

&quot;Polri dan TNI tidak perlu ragu dalam melakukan penegakan hukum jika ada upaya kelompok tertentu yang mengganggu kamtibmas. Rakyat butuh keamanan dan pasti mendukung Polri dan TNI,&quot; kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada Okezone, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, melihat adanya tudingan miring  politisi atas kematian korban yang meninggal dunia, Lemkapi mendukung Polri membentuk tim khusus investigasi terhadap korban tewas dari massa perusuh.

&quot;Kami mendukung Polri melakukan investigasi sebagai bentuk transparansi Polri kepada masyarakat,&quot; tutur Edi.
&amp;nbsp;
Apalagi, kata Edi, sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berulang kali menjelaskan tidak ada anggota yang dipersenjatai dengan peluru tajam saat pengamanan di KPU.

&quot;Semoga tim khusus ini akan didapatkan  informasi jelas bagaimana penyebab korban meninggal,&quot; ucap Edi.

Disisi lain, Lemkapi memberikan apresiasi kepada Polri dan TNI yang cepat  mencegah kerusuhan agar tidak meluas di jakarta. &quot;Kami puji kekompakan Polri dan TNI yang bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,&quot; imbuh Edi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8yMi8xLzExOTcwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Soal mengalirnya terus dukungan dari masyarakat kepada Polri dan TNI pasca kerusuhan, kata Edi, hal itu sebagai wujud terima kasih masyarakat kepada Polri dan TNI dengan mengirim karangan bunga.

&quot;Kami ajak seluruh elemen masyakat mendukung Polri dan TNI mengamankan Jakarta demi Indonesia damai,&quot; tutup Edi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyatakan bahwa Polri harus mengusut aktor intelektual atau dalang dari kejadian kerusuhan di Jakarta pada tanggal 21 dan 22 Mei.

&quot;Polri dan TNI tidak perlu ragu dalam melakukan penegakan hukum jika ada upaya kelompok tertentu yang mengganggu kamtibmas. Rakyat butuh keamanan dan pasti mendukung Polri dan TNI,&quot; kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada Okezone, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, melihat adanya tudingan miring  politisi atas kematian korban yang meninggal dunia, Lemkapi mendukung Polri membentuk tim khusus investigasi terhadap korban tewas dari massa perusuh.

&quot;Kami mendukung Polri melakukan investigasi sebagai bentuk transparansi Polri kepada masyarakat,&quot; tutur Edi.
&amp;nbsp;
Apalagi, kata Edi, sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berulang kali menjelaskan tidak ada anggota yang dipersenjatai dengan peluru tajam saat pengamanan di KPU.

&quot;Semoga tim khusus ini akan didapatkan  informasi jelas bagaimana penyebab korban meninggal,&quot; ucap Edi.

Disisi lain, Lemkapi memberikan apresiasi kepada Polri dan TNI yang cepat  mencegah kerusuhan agar tidak meluas di jakarta. &quot;Kami puji kekompakan Polri dan TNI yang bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,&quot; imbuh Edi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8yMi8xLzExOTcwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Soal mengalirnya terus dukungan dari masyarakat kepada Polri dan TNI pasca kerusuhan, kata Edi, hal itu sebagai wujud terima kasih masyarakat kepada Polri dan TNI dengan mengirim karangan bunga.

&quot;Kami ajak seluruh elemen masyakat mendukung Polri dan TNI mengamankan Jakarta demi Indonesia damai,&quot; tutup Edi.
</content:encoded></item></channel></rss>
