<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menhan: Kalau Demo Pakai Mulut Saja, Masa Pakai Batu   </title><description>Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat tak kembali membuat kerusuhan saat menggelar aksi demonstrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu"/><item><title> Menhan: Kalau Demo Pakai Mulut Saja, Masa Pakai Batu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2019 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu-XBgNaQnLvM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan, Ryimizard (foto: Rizko Bo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/30/337/2062185/menhan-kalau-demo-pakai-mulut-saja-masa-pakai-batu-XBgNaQnLvM.jpg</image><title>Menhan, Ryimizard (foto: Rizko Bo/Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat tak kembali membuat kerusuhan saat menggelar aksi demonstrasi terkait sengketa hasil Pilpres 2019.

&quot;Saya imbau kepada masyarakat rakyat kita usahakan tidak terjadi seperti itu. Sekarang tidak ada 01, 02 karena itu teman-teman saya juga. Saya tidak benci sama teman saya, pilihan itu tergantung mau pilih mana, asal tidak ribut,&quot; kata Ryamizard di Kemenhan, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Mantan KSAD itu menyatakan bahwa Pemilu diselenggarakan agar tidak ada perpecahan karena demokrasi membebaskan setiap masyarakat memilih calon pemimpinnya.

&quot;Untuk apa ribut-ribut, kita pecah karena politik, kita pecah karena pemilu. Kalau bangsa ini pecah untuk apa ada Pemilu. Kenapa? Karena (agar tidak ribut) dibikin Pemilu. Masak negara demokrasi mau bunuh-bunuhan,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya berharap tidak ada lagi rusuh-rusuhan. Kasiahan rakyatnya jangan ada lagi lempar batu jangan ada lagi!,&quot; tegasnya.

Ryamizard mempersilahkan setiap warga negara menggelar aksi demonstrasi. Namun, ia meminta aksi itu dilakukan secara damai.

&quot;Demo pakai mulut masa pakai batu. Itu anjing menggit dilempar batu baru, masak sama-sama orang. Apalagi ke polisi kasihan dilempar, dia petugas nggak tahu apa-apa, kepalanya sampai bocor,&quot; jelasnya.

Menhan berharap, dirinya tak turun dalam menyelesaikan sengketa Pemilu 2019. Pasalnya, bila institusi Kemenhan sampai turun tangan maka akan melibatkan TNI sebagai alat negara.

&quot;Itu harapan saya, saya imbau sebagai Menhan jangan sampai turun. Kalau turun alat saya itu TNI, alat pertahanan negara. Kalau saya turun tidak ada lagi negoisasi saya selesaikan dengan sebaik-baiknya,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Ryamizard meminta semua pihak untuk mengisi Ramadan 1440 Hijriah itu dengan memeperbanyak amal ibadah dan doa. Menurut dia, doa di bulan suci pasti akan dikabulkan.

&quot;Kalau bulan puasa melakukan yang nggak baik itu pasti itu perbuatan setan.
Setelag puasa harusnya begitu juga, sudah bersih masa berbuat kotor lagi,&quot; pungkasnya.


</description><content:encoded>

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat tak kembali membuat kerusuhan saat menggelar aksi demonstrasi terkait sengketa hasil Pilpres 2019.

&quot;Saya imbau kepada masyarakat rakyat kita usahakan tidak terjadi seperti itu. Sekarang tidak ada 01, 02 karena itu teman-teman saya juga. Saya tidak benci sama teman saya, pilihan itu tergantung mau pilih mana, asal tidak ribut,&quot; kata Ryamizard di Kemenhan, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Mantan KSAD itu menyatakan bahwa Pemilu diselenggarakan agar tidak ada perpecahan karena demokrasi membebaskan setiap masyarakat memilih calon pemimpinnya.

&quot;Untuk apa ribut-ribut, kita pecah karena politik, kita pecah karena pemilu. Kalau bangsa ini pecah untuk apa ada Pemilu. Kenapa? Karena (agar tidak ribut) dibikin Pemilu. Masak negara demokrasi mau bunuh-bunuhan,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya berharap tidak ada lagi rusuh-rusuhan. Kasiahan rakyatnya jangan ada lagi lempar batu jangan ada lagi!,&quot; tegasnya.

Ryamizard mempersilahkan setiap warga negara menggelar aksi demonstrasi. Namun, ia meminta aksi itu dilakukan secara damai.

&quot;Demo pakai mulut masa pakai batu. Itu anjing menggit dilempar batu baru, masak sama-sama orang. Apalagi ke polisi kasihan dilempar, dia petugas nggak tahu apa-apa, kepalanya sampai bocor,&quot; jelasnya.

Menhan berharap, dirinya tak turun dalam menyelesaikan sengketa Pemilu 2019. Pasalnya, bila institusi Kemenhan sampai turun tangan maka akan melibatkan TNI sebagai alat negara.

&quot;Itu harapan saya, saya imbau sebagai Menhan jangan sampai turun. Kalau turun alat saya itu TNI, alat pertahanan negara. Kalau saya turun tidak ada lagi negoisasi saya selesaikan dengan sebaik-baiknya,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Ryamizard meminta semua pihak untuk mengisi Ramadan 1440 Hijriah itu dengan memeperbanyak amal ibadah dan doa. Menurut dia, doa di bulan suci pasti akan dikabulkan.

&quot;Kalau bulan puasa melakukan yang nggak baik itu pasti itu perbuatan setan.
Setelag puasa harusnya begitu juga, sudah bersih masa berbuat kotor lagi,&quot; pungkasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
