<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sedih Ditinggal Ani Yudhoyono, &quot;SBY Menangis Terus Sampai Matanya Bengkak&quot;</title><description>SBY menangis terus sampai matanya bengkak pasca-ditinggal wafat sang istri, Ani Yudhoyono.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak"/><item><title>Sedih Ditinggal Ani Yudhoyono, &quot;SBY Menangis Terus Sampai Matanya Bengkak&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2019 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak-qeZWHkcW3s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SBY di dekat keranda jenazah Ani Yudhoyono.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/02/337/2063127/sedih-ditinggal-ani-yudhoyono-sby-menangis-terus-sampai-matanya-bengkak-qeZWHkcW3s.jpg</image><title>SBY di dekat keranda jenazah Ani Yudhoyono.</title></images><description>BOGOR - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Adhyaksa Dault mengkhawatirkan kondisi kesehatan SBY pasca-ditinggal istrinya, Ani Yudhoyono, seperti diberitakan Antaranews.
&quot;Yang kami khawatirkan Pak SBY, karena Beliau sangat cinta dan tadi Beliau menangis terus sampai matanya bengkak,&quot; ujarnya kepada awak media usai melayat Ani Yudhoyono di rumah duka, Puri Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).
Menurutnya, mendiang Ani Yudhoyono layaknya belahan jiwa bagi SBY. Sehingga, Adhyaksa berharap Allah memberikan kekuatan SBY untuk melalui hari-hari tanpa Ibu Ani.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/02/57569/293317_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Halim Perdanakusuma, Jenazah Ani Yudhoyono Diangkat Prajurit TNI dari 3 Matra&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Mudah-mudahan Allah kasih Beliau kekuatan, karena saya kira Bu Ani itu separuh dari jiwanya Pak SBY,&quot; kata mantan politisi Partai Demokrat itu.
Hingga kini di benak Adhyaksa masih melekat sosok Ani yang kerap berjuang di belakang SBY, yaitu ketika Adhyaksa diminta SBY untuk sama-sama mendirikan Partai Demokrat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/02/57569/293319_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Halim Perdanakusuma, Jenazah Ani Yudhoyono Diangkat Prajurit TNI dari 3 Matra&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kenangan yang saya tidak lupa itu ketika pembentukan Partai Demokrat. Saya pernah diundang sama Beliau. Pak SBY minta pendapat untuk pembentukan partai, tiba-tiba Ibu Ani yang bawa baki, bawa minuman. Seorang ibu yang luar biasa,&quot; kenangnya.
Ani Yudhoyono wafat saat menjalani pengobatan di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu (2/6/2019). Ani mengidap kanker darah, sehingga harus menjalani pengobatan serta perawatan intensif sejak pertengahan Februari 2019.
</description><content:encoded>BOGOR - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Adhyaksa Dault mengkhawatirkan kondisi kesehatan SBY pasca-ditinggal istrinya, Ani Yudhoyono, seperti diberitakan Antaranews.
&quot;Yang kami khawatirkan Pak SBY, karena Beliau sangat cinta dan tadi Beliau menangis terus sampai matanya bengkak,&quot; ujarnya kepada awak media usai melayat Ani Yudhoyono di rumah duka, Puri Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).
Menurutnya, mendiang Ani Yudhoyono layaknya belahan jiwa bagi SBY. Sehingga, Adhyaksa berharap Allah memberikan kekuatan SBY untuk melalui hari-hari tanpa Ibu Ani.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/02/57569/293317_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Halim Perdanakusuma, Jenazah Ani Yudhoyono Diangkat Prajurit TNI dari 3 Matra&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Mudah-mudahan Allah kasih Beliau kekuatan, karena saya kira Bu Ani itu separuh dari jiwanya Pak SBY,&quot; kata mantan politisi Partai Demokrat itu.
Hingga kini di benak Adhyaksa masih melekat sosok Ani yang kerap berjuang di belakang SBY, yaitu ketika Adhyaksa diminta SBY untuk sama-sama mendirikan Partai Demokrat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/02/57569/293319_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tiba di Halim Perdanakusuma, Jenazah Ani Yudhoyono Diangkat Prajurit TNI dari 3 Matra&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kenangan yang saya tidak lupa itu ketika pembentukan Partai Demokrat. Saya pernah diundang sama Beliau. Pak SBY minta pendapat untuk pembentukan partai, tiba-tiba Ibu Ani yang bawa baki, bawa minuman. Seorang ibu yang luar biasa,&quot; kenangnya.
Ani Yudhoyono wafat saat menjalani pengobatan di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu (2/6/2019). Ani mengidap kanker darah, sehingga harus menjalani pengobatan serta perawatan intensif sejak pertengahan Februari 2019.
</content:encoded></item></channel></rss>
