<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berbulan-Bulan Koma, Aurel Terbangun Pijatan Refleksi Pelda Riyanto</title><description>Berkat terapi atau pijatan refleksi dari Pelda Riyanto, Aurel (13) penderita tumor otak yang koma berbulan-bulan saat ini sudah terbangun</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto"/><item><title>Berbulan-Bulan Koma, Aurel Terbangun Pijatan Refleksi Pelda Riyanto</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2019 01:52 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto-s28CqxHTwD.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/02/340/2063048/berbulan-bulan-koma-aurel-terbangun-pijatan-refleksi-pelda-riyanto-s28CqxHTwD.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Berkat terapi atau pijatan refleksi dari Pelda Riyanto, Aurel (13) penderita tumor otak yang koma berbulan-bulan saat ini sudah terbangun bahkan sudah bisa berjalan.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto., dalam rilis tertulisnya, Sabtu (1/6/2019).

Diungkapan Dandim, kondisi Aurel itu semakin membaik berkat pijatan Pelda Riyanto anggota Koramil 1619-06/Marga

&quot;Pelda Riyanto, memiliki keahlian terapi refleksi dan sudah banyak rekan, sahabat, tetangga dan masyarakat ia obati, termasuk saat ini Aurel,&quot; katanya.

Dandim menjelaskan bahwa Aurel yang tinggal di BTN Griya Multi Jadi, Desa Jadi, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali ini menderita tumor otak sejak sekitar 1 tahun yang lalu.

&quot;Dari pengakuan orang tuanya derita yang dialami  Aurel sejak tahun lalu dan sebelum ditangani Pelda Riyanto, dia dalam keadaan koma,&quot; ujar Toni.



&quot;Namun, berkat tangan dingin Pelda Riyanto, kini  kondisi Aurel pun berangsur terus membaik,&quot; tambahnya.

Dikatakan Toni, atas apa yang dilakukan anggotanya tersebut, dirinya sangat mengapresiasi  Saya sangat mengapresiasi dan mendukung agar Riyanto dapat membantu masyarakat

&quot;Keahlian Pelda Riyanto tidak hanya membantu   adik kita Aurel saja, namun juga bagi warga yang lainnya yang membutuhkan.

Lebih lanjut disampaikan Toni bahwa apa yang dilakukan oleh anggotanya tersebut semata-mata karena perihatin terhadap kondisi Aurel.

&quot;Perihatin atas penyakit yang diderita Aurel dan  juga atas permintaan dan persetujuan orang tuanya maka Pelda Riyanto pun  akhirnya dapat membantu Aurel,&quot; tutur Toni.

Terpisah, Riyanto pun menyampaikan bahwa tekadnya untuk membantu itu dikarenakan dirinya perihatin terhadap kondisi Aurel.

&quot;Ini saya lalukan secara ikhlas dan juga  atas permintaan dan persetujuan dari orang tua Aurel,&quot; tegas Riyanto.

&quot;Memang pada terapi pertama, belum ada perubahan, Aurel masih  terbaring lemas. Namun dengan keyakinan yang ada, saya sampaikan kepada  orang tuanya untuk mengikuti terapi berikutnya,&quot; imbuh Riyanto.

Saat pertemuan yang kedua, kata Riyanto, tekad dan keihlasannya  memperlihatkan hasil dan Aurel siuman dan mampu berbicara seraya  membalas salam.

&quot;Betapa terkejutnya saya, karena Aurel sudah siuman dan mampu  membalas salam. Kami (sampaikan) Assalamu'alaikum dia balas Wa'alaikum  salam,&quot;  katanya.

&quot;Sampai saat ini sudah enam kali terapi dan Aurel sudah bisa belajar duduk,&quot; ucap Pelda Riyanto.

Sementara itu, Rahmat Hidayat (ayah Aurel) mengaku  bahwa dirinya  baru mengetahui penyakit putrinya setelah ujian Nasional tahun 2018  lalu.

&quot;Awalnya pusing, namun setelah di scan di Rumah Sakit Sangla Bali, ternyata positif tumor di kepala,&quot; katanya.

&quot;Karena ada sesuatu hal, Aurel tidak bisa dioperasi di Rumah Sakit itu, namun dioperasi di Sidoarjo Jawa Timur,&quot; tambah Rahmat.

Pasca operasi, menurut Rahmat, kondisi putrinya hanya membaik sekitar  1,5 bulan, setelah itu pingsan lagi dan koma hingga berbulan-bulan.

&quot;Hanya bertahan satu setengah bulan, setelah itu pingsan lagi dan koma,&quot; ujarnya.

&quot;Karena keterbatasan biaya,  akhirnya keluarga memutuskan membawa  Aurel kembali ke rumahnya di Bali. Walaupun Aurel masih sakit,  akan  dirawat sendiri di rumah,&quot; ucapnya.

Keyakinan dan ketegaran Rahmat Hidayat pun mmepertmukannya dengan  Riyanto dan kini dirinya memiliki harapan terhadap kesembuhan anaknya.

&quot;Sebagai orang tua, saya mengucapkan  terima kasih atas bantuan pak  Riyanto dan berharap agar Aurel dapat kembali pulih seperti sedia kala  dan dapat berakifitas seperti anak-anak lain. Terimakasih untuk  semuanya, Alhamdulillah  Aurel sudah berangsur membaik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berkat terapi atau pijatan refleksi dari Pelda Riyanto, Aurel (13) penderita tumor otak yang koma berbulan-bulan saat ini sudah terbangun bahkan sudah bisa berjalan.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto., dalam rilis tertulisnya, Sabtu (1/6/2019).

Diungkapan Dandim, kondisi Aurel itu semakin membaik berkat pijatan Pelda Riyanto anggota Koramil 1619-06/Marga

&quot;Pelda Riyanto, memiliki keahlian terapi refleksi dan sudah banyak rekan, sahabat, tetangga dan masyarakat ia obati, termasuk saat ini Aurel,&quot; katanya.

Dandim menjelaskan bahwa Aurel yang tinggal di BTN Griya Multi Jadi, Desa Jadi, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali ini menderita tumor otak sejak sekitar 1 tahun yang lalu.

&quot;Dari pengakuan orang tuanya derita yang dialami  Aurel sejak tahun lalu dan sebelum ditangani Pelda Riyanto, dia dalam keadaan koma,&quot; ujar Toni.



&quot;Namun, berkat tangan dingin Pelda Riyanto, kini  kondisi Aurel pun berangsur terus membaik,&quot; tambahnya.

Dikatakan Toni, atas apa yang dilakukan anggotanya tersebut, dirinya sangat mengapresiasi  Saya sangat mengapresiasi dan mendukung agar Riyanto dapat membantu masyarakat

&quot;Keahlian Pelda Riyanto tidak hanya membantu   adik kita Aurel saja, namun juga bagi warga yang lainnya yang membutuhkan.

Lebih lanjut disampaikan Toni bahwa apa yang dilakukan oleh anggotanya tersebut semata-mata karena perihatin terhadap kondisi Aurel.

&quot;Perihatin atas penyakit yang diderita Aurel dan  juga atas permintaan dan persetujuan orang tuanya maka Pelda Riyanto pun  akhirnya dapat membantu Aurel,&quot; tutur Toni.

Terpisah, Riyanto pun menyampaikan bahwa tekadnya untuk membantu itu dikarenakan dirinya perihatin terhadap kondisi Aurel.

&quot;Ini saya lalukan secara ikhlas dan juga  atas permintaan dan persetujuan dari orang tua Aurel,&quot; tegas Riyanto.

&quot;Memang pada terapi pertama, belum ada perubahan, Aurel masih  terbaring lemas. Namun dengan keyakinan yang ada, saya sampaikan kepada  orang tuanya untuk mengikuti terapi berikutnya,&quot; imbuh Riyanto.

Saat pertemuan yang kedua, kata Riyanto, tekad dan keihlasannya  memperlihatkan hasil dan Aurel siuman dan mampu berbicara seraya  membalas salam.

&quot;Betapa terkejutnya saya, karena Aurel sudah siuman dan mampu  membalas salam. Kami (sampaikan) Assalamu'alaikum dia balas Wa'alaikum  salam,&quot;  katanya.

&quot;Sampai saat ini sudah enam kali terapi dan Aurel sudah bisa belajar duduk,&quot; ucap Pelda Riyanto.

Sementara itu, Rahmat Hidayat (ayah Aurel) mengaku  bahwa dirinya  baru mengetahui penyakit putrinya setelah ujian Nasional tahun 2018  lalu.

&quot;Awalnya pusing, namun setelah di scan di Rumah Sakit Sangla Bali, ternyata positif tumor di kepala,&quot; katanya.

&quot;Karena ada sesuatu hal, Aurel tidak bisa dioperasi di Rumah Sakit itu, namun dioperasi di Sidoarjo Jawa Timur,&quot; tambah Rahmat.

Pasca operasi, menurut Rahmat, kondisi putrinya hanya membaik sekitar  1,5 bulan, setelah itu pingsan lagi dan koma hingga berbulan-bulan.

&quot;Hanya bertahan satu setengah bulan, setelah itu pingsan lagi dan koma,&quot; ujarnya.

&quot;Karena keterbatasan biaya,  akhirnya keluarga memutuskan membawa  Aurel kembali ke rumahnya di Bali. Walaupun Aurel masih sakit,  akan  dirawat sendiri di rumah,&quot; ucapnya.

Keyakinan dan ketegaran Rahmat Hidayat pun mmepertmukannya dengan  Riyanto dan kini dirinya memiliki harapan terhadap kesembuhan anaknya.

&quot;Sebagai orang tua, saya mengucapkan  terima kasih atas bantuan pak  Riyanto dan berharap agar Aurel dapat kembali pulih seperti sedia kala  dan dapat berakifitas seperti anak-anak lain. Terimakasih untuk  semuanya, Alhamdulillah  Aurel sudah berangsur membaik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
