<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Obor &amp; Gordang Sambilan Meriahkan Takbiran di Madina</title><description>Ribuan lampu obor dan musik khas budaya orang Mandailing meriahkan malam takbiran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina"/><item><title>Ribuan Obor &amp; Gordang Sambilan Meriahkan Takbiran di Madina</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2019 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Liansah Rangkuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina-XdT8B8sNh9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Takbiran di Madina, Sumut (Foto: Liansah Rangkuti)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/04/608/2063793/ribuan-obor-gordang-sambilan-meriahkan-takbiran-di-madina-XdT8B8sNh9.jpg</image><title>Takbiran di Madina, Sumut (Foto: Liansah Rangkuti)</title></images><description>MADINA - Ribuan lampu obor dan musik khas budaya orang Mandailing meriahkan malam takbiran saat melakukan pawai untuk menyambut datangnya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Dalam pawai obor Selasa (4/6/2019) malam ini, mereka mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil, sambil menyusuri jalan-jalan kelurahan tepatnya di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Suasana pawai obor itu pun semakin meriah karena barisan paling belakang ada satu unit mobil truk yang di dalamnya ada pemain musik khas budaya Mandailing yakni Gordang Sambilan.

&quot;Tahun ini memang kita sengaja membawa gordang sambilan meski di urutan belakang karena ini adalah suatu budaya kebanggaan kita, namun bisa menambah suasa semakin meriah dalam menyambut hari kemenangan ini&quot; kata Sulhan Batubara, seorang pemuda warga kelurahan kotasiantar panyabungan kepada Okezone.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Warga Takbir Keliling hingga Naik ke Atap Bus di Tanah Abang)&amp;nbsp;
Anak-anak samapai yang dewasa dalam hal itu tampak semakin bersemangat mengikuti pawai obor itu yang di iringi gordang sambilan itu,

&quot;Alhamdulillah kita bisa lihat masyarakat yang tidak ikut berpawaipun sangat antusias menyaksikan kita saat melewati dari jalan yang satu sama jalan yang lainnya&quot; tutur Sulhan

Meski harus berjalan kaki, anak-anak ini, termasuk Hafizah Iftitah Rangkuti, mengaku sangat senang mengikuti pawai obor demi menyambut datangnya Idul Fitri. Agar tidak mengganggu lalu lintas, untuk tahun ini pawai obor tidak melalui jalanan kota alias hanya melewati jalan-jalan di kampung.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Anies: Semua Wilayah dan Kegiatan untuk Takbiran Berjalan Baik)&amp;nbsp;
</description><content:encoded>MADINA - Ribuan lampu obor dan musik khas budaya orang Mandailing meriahkan malam takbiran saat melakukan pawai untuk menyambut datangnya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Dalam pawai obor Selasa (4/6/2019) malam ini, mereka mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil, sambil menyusuri jalan-jalan kelurahan tepatnya di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Suasana pawai obor itu pun semakin meriah karena barisan paling belakang ada satu unit mobil truk yang di dalamnya ada pemain musik khas budaya Mandailing yakni Gordang Sambilan.

&quot;Tahun ini memang kita sengaja membawa gordang sambilan meski di urutan belakang karena ini adalah suatu budaya kebanggaan kita, namun bisa menambah suasa semakin meriah dalam menyambut hari kemenangan ini&quot; kata Sulhan Batubara, seorang pemuda warga kelurahan kotasiantar panyabungan kepada Okezone.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Warga Takbir Keliling hingga Naik ke Atap Bus di Tanah Abang)&amp;nbsp;
Anak-anak samapai yang dewasa dalam hal itu tampak semakin bersemangat mengikuti pawai obor itu yang di iringi gordang sambilan itu,

&quot;Alhamdulillah kita bisa lihat masyarakat yang tidak ikut berpawaipun sangat antusias menyaksikan kita saat melewati dari jalan yang satu sama jalan yang lainnya&quot; tutur Sulhan

Meski harus berjalan kaki, anak-anak ini, termasuk Hafizah Iftitah Rangkuti, mengaku sangat senang mengikuti pawai obor demi menyambut datangnya Idul Fitri. Agar tidak mengganggu lalu lintas, untuk tahun ini pawai obor tidak melalui jalanan kota alias hanya melewati jalan-jalan di kampung.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Anies: Semua Wilayah dan Kegiatan untuk Takbiran Berjalan Baik)&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
