<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>56 Rumah Hangus Terbakar Imbas Warga 2 Desa Bentrok di Buton</title><description>Suasana Hari Raya Idul Fitri di Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton,  Sulawesi Tenggara (Sultra), ternoda dengan bentrokan warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/05/340/2063993/56-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/05/340/2063993/56-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton"/><item><title>56 Rumah Hangus Terbakar Imbas Warga 2 Desa Bentrok di Buton</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/05/340/2063993/56-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/05/340/2063993/56-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2019 21:42 WIB</pubDate><dc:creator>Asdar Zuula</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/05/340/2063993/puluhan-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton-njJ2t7XcSN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Buton Bentrok (ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/05/340/2063993/puluhan-rumah-hangus-terbakar-imbas-warga-2-desa-bentrok-di-buton-njJ2t7XcSN.jpg</image><title>Warga Buton Bentrok (ist)</title></images><description>BUTON - Warga Desa Sampubalo dan Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), terlibat bentrok, Rabu (5/6/2019). Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhard.

&quot;Saat ini sedang ditangani oleh aparat Polri dibantu TNI. Bupati, Ketua DPRD dan Wakapolres (Buton), juga sudah berada di TKP,&quot; jelas Harry.
&amp;nbsp;Baca juga: Suporter Paslon Bupati Empat Lawang Bentrok, 1 Tewas Tertembak dan 3 Lainnya Kritis
Akibat bentrokan ini, 56 rumah warga di Desa Gunung Jaya, satu mobil Kepala Desa dan satu motor, ludes terbakar.
&amp;nbsp;
Selain itu, seorang warga mengalami luka sabetan di pergelangan tangan kanannya.

Belum diketahui pasti penyebab bentrokan ini. Namun informasi warga, bentrokan bermula saat puluhan pemuda Desa Sampuabalo, melakukan konvoi menggunakan motor knalpot bising, melintas di Desa Gunung Jaya, pada Selasa (04/06/2019), sekitar pukul 20.00 Wita.
&amp;nbsp;Baca juga: Warga Lokal Bentrok dengan Eks Timtim, 4 Orang Terluka dan 1 Rumah Terbakar
Warga Desa Gunung Jaya, merasa terganggu dengan suara bising knalpot motor puluhan pemuda tersebut.

Beberapa menit kemudian, puluhan pemuda yang melakukan konvoi, kembali.

Di pertigaan Desa Gunung Jaya dan Sampuabalo, puluhan pemuda yang melakukan konvoi, berteriak, kemudian terjadi pelemparan ke arah rumah-rumah warga Gunung Jaya, hingga akhirnya terjadi keributan.

Pada pukul 21.00 Wita, dua anggota Polsek sampuabalo, ke lokasi kejadian melerai dua kelompok pemuda yang bertikai.
&amp;nbsp;Baca juga: Kronologi Tawuran Berdarah di Bekasi yang Tewaskan Seorang Remaja
Pertikaian ini rupanya belum berakhir, pada Rabu (05/06/2019), pukul 14.30 Wita, massa dari Sampuabalo mendatangi Desa Gunung Jaya, dan melempar rumah-rumah warga, menggunakan bom molotof.

Aksi ini memicu warga Gunung Jaya, melakukan perlawanan.

Mendapat informasi pada pukul 16.21 Wita, Polres Buton, mengerahkan satu peleton Dalmas di lokasi kejadian, dipimpin langsung Wakapolres Buton, Kompol Arnaldo Von Bullow, S.IK, untuk mengamankan situasi di lokasi kejadian.

Hingga Rabu Malam, situasi di lokasi bentrokan masih mencekam. Aparat keamanan gabungan TNI- Polri, siaga di lokasi kejadian, mencegah bentrok susulan. Akses jalan juga ditutup karena alasan keamanan.
</description><content:encoded>BUTON - Warga Desa Sampubalo dan Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), terlibat bentrok, Rabu (5/6/2019). Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhard.

&quot;Saat ini sedang ditangani oleh aparat Polri dibantu TNI. Bupati, Ketua DPRD dan Wakapolres (Buton), juga sudah berada di TKP,&quot; jelas Harry.
&amp;nbsp;Baca juga: Suporter Paslon Bupati Empat Lawang Bentrok, 1 Tewas Tertembak dan 3 Lainnya Kritis
Akibat bentrokan ini, 56 rumah warga di Desa Gunung Jaya, satu mobil Kepala Desa dan satu motor, ludes terbakar.
&amp;nbsp;
Selain itu, seorang warga mengalami luka sabetan di pergelangan tangan kanannya.

Belum diketahui pasti penyebab bentrokan ini. Namun informasi warga, bentrokan bermula saat puluhan pemuda Desa Sampuabalo, melakukan konvoi menggunakan motor knalpot bising, melintas di Desa Gunung Jaya, pada Selasa (04/06/2019), sekitar pukul 20.00 Wita.
&amp;nbsp;Baca juga: Warga Lokal Bentrok dengan Eks Timtim, 4 Orang Terluka dan 1 Rumah Terbakar
Warga Desa Gunung Jaya, merasa terganggu dengan suara bising knalpot motor puluhan pemuda tersebut.

Beberapa menit kemudian, puluhan pemuda yang melakukan konvoi, kembali.

Di pertigaan Desa Gunung Jaya dan Sampuabalo, puluhan pemuda yang melakukan konvoi, berteriak, kemudian terjadi pelemparan ke arah rumah-rumah warga Gunung Jaya, hingga akhirnya terjadi keributan.

Pada pukul 21.00 Wita, dua anggota Polsek sampuabalo, ke lokasi kejadian melerai dua kelompok pemuda yang bertikai.
&amp;nbsp;Baca juga: Kronologi Tawuran Berdarah di Bekasi yang Tewaskan Seorang Remaja
Pertikaian ini rupanya belum berakhir, pada Rabu (05/06/2019), pukul 14.30 Wita, massa dari Sampuabalo mendatangi Desa Gunung Jaya, dan melempar rumah-rumah warga, menggunakan bom molotof.

Aksi ini memicu warga Gunung Jaya, melakukan perlawanan.

Mendapat informasi pada pukul 16.21 Wita, Polres Buton, mengerahkan satu peleton Dalmas di lokasi kejadian, dipimpin langsung Wakapolres Buton, Kompol Arnaldo Von Bullow, S.IK, untuk mengamankan situasi di lokasi kejadian.

Hingga Rabu Malam, situasi di lokasi bentrokan masih mencekam. Aparat keamanan gabungan TNI- Polri, siaga di lokasi kejadian, mencegah bentrok susulan. Akses jalan juga ditutup karena alasan keamanan.
</content:encoded></item></channel></rss>
