<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Pengeboman di Kartosuro Minta Uang Ibunya untuk Rakit Bom</title><description>Dia minta uang sama ibunya, beli peralatan bom itu dicicil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom"/><item><title>Pelaku Pengeboman di Kartosuro Minta Uang Ibunya untuk Rakit Bom</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2019 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom-G1AaQvUSUt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza (Foto: Taufik/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/05/512/2063873/pelaku-pengeboman-di-kartosuro-minta-uang-ibunya-untuk-rakit-bom-G1AaQvUSUt.jpg</image><title>Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza (Foto: Taufik/iNews)</title></images><description>SEMARANG - Polisi masih mendalami keterangan pelaku bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasuro Sukoharjo, pada Senin 3 Juni malam. Dalam keterangannya, pelaku mengaku mendapat uang untuk membeli bahan-bahan bom dari orang tuanya.

Pelaku diketahui bernama Rofik Asharudin (22) warga Kranggan Kulon Wirogunan Kartasura, Sukoharjo. Dia merupakan anak pasangan suami istri Muhtadi dan Sukinem.

&quot;Dia minta uang sama ibunya, beli peralatan bom itu dicicil. Beli komponen elektronik, beli bahan-bahan kimia untuk mencari dicampur menjadi black powder,&quot; ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, kepada awak media, usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Rabu (5/6/2019).


(Baca Juga: Pelaku Pengeboman Pospam Kartosuro Diperiksa Intensif Polda Jateng)

&quot;Kalau kemarin dikasihnya dengan menggunakan panci. Kalau kalau panci kan ada di rumah tidak bisa dibeli. Peledakan secara manual (bukan detonator otomatis),&quot; tambah dia.

Aksi pelaku bereksperimen dengan meracik bahan-bahan berbahaya itu juga diketahui oleh orangtuanya. Namun, mereka mengira perbuatan anaknya itu hanya untuk membuat petasan.

&quot;Orangtuanya pernah mengingatkan, hati-hati kalau membuat gitu (mercon). Tapi enggak tahunya malah mercon besar (bom),&quot; kata dia.</description><content:encoded>SEMARANG - Polisi masih mendalami keterangan pelaku bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasuro Sukoharjo, pada Senin 3 Juni malam. Dalam keterangannya, pelaku mengaku mendapat uang untuk membeli bahan-bahan bom dari orang tuanya.

Pelaku diketahui bernama Rofik Asharudin (22) warga Kranggan Kulon Wirogunan Kartasura, Sukoharjo. Dia merupakan anak pasangan suami istri Muhtadi dan Sukinem.

&quot;Dia minta uang sama ibunya, beli peralatan bom itu dicicil. Beli komponen elektronik, beli bahan-bahan kimia untuk mencari dicampur menjadi black powder,&quot; ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, kepada awak media, usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Rabu (5/6/2019).


(Baca Juga: Pelaku Pengeboman Pospam Kartosuro Diperiksa Intensif Polda Jateng)

&quot;Kalau kemarin dikasihnya dengan menggunakan panci. Kalau kalau panci kan ada di rumah tidak bisa dibeli. Peledakan secara manual (bukan detonator otomatis),&quot; tambah dia.

Aksi pelaku bereksperimen dengan meracik bahan-bahan berbahaya itu juga diketahui oleh orangtuanya. Namun, mereka mengira perbuatan anaknya itu hanya untuk membuat petasan.

&quot;Orangtuanya pernah mengingatkan, hati-hati kalau membuat gitu (mercon). Tapi enggak tahunya malah mercon besar (bom),&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
