<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wisatawan Wajib Waspada Gelombang Tinggi di Laut Jawa</title><description>BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Mas merilis peringatan dini gelombang dini pada 7-10 Juni 2019</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa"/><item><title>Wisatawan Wajib Waspada Gelombang Tinggi di Laut Jawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa</guid><pubDate>Jum'at 07 Juni 2019 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa-h29T3S6TqO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gelombang Tinggi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/07/512/2064231/wisatawan-wajib-waspada-gelombang-tinggi-di-laut-jawa-h29T3S6TqO.jpg</image><title>Ilustrasi Gelombang Tinggi (Foto: Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Wisatawan yang hendak menghabiskan waktu libur Lebaran di kawasan pantai wajib waspada. Gelombang hingga setinggi 2,5 meter dan angin kencang berpeluang melanda Laut Jawa dan perairan utara Kepulauan Karimunjawa.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Mas merilis peringatan dini gelombang dini pada 7-10 Juni 2019. Oleh karenanya warga dan seluruh aktivitas pelayaran diminta berhati-hati.
&quot;Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa bagian tengah, perairan selatan Kalimantan, dan perairan utara Kepulauan Karimunjawa,&quot; ujar prakirawan BMKG, Sediyanto, Jumat (7/6/2019).
Gelombang tinggi itu dipicu oleh pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari timur &amp;mdash; selatan dengan kecepatan 3 - 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur &amp;mdash; tenggara dengan kecepatan 3 - 25 knot.
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Sawu, perairan Pulau Rotte &amp;mdash; Kupang, Laut Sawu, Laut Timor selatan NTT, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT,&quot; terangnya.

Baca Juga: Pemudik Diharap Patuhi Aturan, Ini Batas Kecepatan saat Berkendara
Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot, tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot , tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter).
&quot;Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir Laut Jawa dan perairan selatan Kalimantan, serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini harap mempertimbangkan kondisi tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Wisatawan yang hendak menghabiskan waktu libur Lebaran di kawasan pantai wajib waspada. Gelombang hingga setinggi 2,5 meter dan angin kencang berpeluang melanda Laut Jawa dan perairan utara Kepulauan Karimunjawa.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Mas merilis peringatan dini gelombang dini pada 7-10 Juni 2019. Oleh karenanya warga dan seluruh aktivitas pelayaran diminta berhati-hati.
&quot;Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa bagian tengah, perairan selatan Kalimantan, dan perairan utara Kepulauan Karimunjawa,&quot; ujar prakirawan BMKG, Sediyanto, Jumat (7/6/2019).
Gelombang tinggi itu dipicu oleh pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari timur &amp;mdash; selatan dengan kecepatan 3 - 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur &amp;mdash; tenggara dengan kecepatan 3 - 25 knot.
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Sawu, perairan Pulau Rotte &amp;mdash; Kupang, Laut Sawu, Laut Timor selatan NTT, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT,&quot; terangnya.

Baca Juga: Pemudik Diharap Patuhi Aturan, Ini Batas Kecepatan saat Berkendara
Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot, tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot , tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter).
&quot;Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir Laut Jawa dan perairan selatan Kalimantan, serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini harap mempertimbangkan kondisi tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
