<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian 9 Korban saat Kerusuhan 21-22 Mei</title><description>Polisi masih kesulitan dalam melakukan proses penyelidikan 9 orang tewas saat kerusuhan 22 Mei lantaran belum diketahui TKP korban tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei"/><item><title>Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian 9 Korban saat Kerusuhan 21-22 Mei</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei</guid><pubDate>Rabu 12 Juni 2019 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei-mtET1CdJoY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi 22 Mei: Massa dan Polisi Saling Serang di Depan Bawaslu (foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/12/337/2065741/polisi-masih-selidiki-penyebab-kematian-9-korban-saat-kerusuhan-21-22-mei-mtET1CdJoY.jpg</image><title>Aksi 22 Mei: Massa dan Polisi Saling Serang di Depan Bawaslu (foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dalam kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu setidaknya 9 orang meninggal dunia. Polisi pun masih kesulitan dalam melakukan proses penyelidikan lantaran belum diketahui tempat kejadian perkara (TKP) korban tewas.

&quot;Tidak secara keseluruhan kita mengetahui di mana TKP terjadinya hal yang menyebabkan meninggal dunia tersebut. Karena semuanya, korban-korban ini diduga pelaku aksi rusuh ini langsung diantarkan ke rumah sakit,&quot; ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra  di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Tangkap Perusak Mobil Brimob saat Aksi 21-22 Mei&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/05/23/57408/292421_medium.jpg&quot; alt=&quot;Aksi 22 Mei: Bentrok Massa Aksi dengan Polisi di Depan Gedung Bawaslu&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Beberapa di antaranya dikabarkan tewas karena terkena peluru tajam. Karenanya, Asep memaparkan bilamana penyidik akan terus melakukan pencarian lokasi kejadian hingga kronologis beberapa korban yang terkena tembakan peluru tajam. Seperti, mencari tau mengenai arah dan jarak tembak.

&quot;Kami harus tahu bagaimana arah tembak, jarak tembak, dan sebagainya. jadi olah TKP itu penting. Tapi kuncinya sekali lagi kita menemukan di mana TKP-nya, itu tugas kita,&quot; beber Asep.

Sejauh ini, mengenai  hasil pemeriksaan uji balistik peluru yang menyebabkan korban tewas, Asep menyebutkan bilamana akan disampaikan oleh tim investigasi gabungan yang terdiri dari Polri, Kompolnas, Komnas HAM dan Ombudsman.

&quot;Nanti pada kesempatan yang akan dijadwalkan akan disampaikan,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kapolri: Tim Investigasi Dalang Kerusuhan 21-22 Mei Sedang Bekerja
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8yMi8xLzExOTcwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu setidaknya 9 orang meninggal dunia. Polisi pun masih kesulitan dalam melakukan proses penyelidikan lantaran belum diketahui tempat kejadian perkara (TKP) korban tewas.

&quot;Tidak secara keseluruhan kita mengetahui di mana TKP terjadinya hal yang menyebabkan meninggal dunia tersebut. Karena semuanya, korban-korban ini diduga pelaku aksi rusuh ini langsung diantarkan ke rumah sakit,&quot; ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra  di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Tangkap Perusak Mobil Brimob saat Aksi 21-22 Mei&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/05/23/57408/292421_medium.jpg&quot; alt=&quot;Aksi 22 Mei: Bentrok Massa Aksi dengan Polisi di Depan Gedung Bawaslu&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Beberapa di antaranya dikabarkan tewas karena terkena peluru tajam. Karenanya, Asep memaparkan bilamana penyidik akan terus melakukan pencarian lokasi kejadian hingga kronologis beberapa korban yang terkena tembakan peluru tajam. Seperti, mencari tau mengenai arah dan jarak tembak.

&quot;Kami harus tahu bagaimana arah tembak, jarak tembak, dan sebagainya. jadi olah TKP itu penting. Tapi kuncinya sekali lagi kita menemukan di mana TKP-nya, itu tugas kita,&quot; beber Asep.

Sejauh ini, mengenai  hasil pemeriksaan uji balistik peluru yang menyebabkan korban tewas, Asep menyebutkan bilamana akan disampaikan oleh tim investigasi gabungan yang terdiri dari Polri, Kompolnas, Komnas HAM dan Ombudsman.

&quot;Nanti pada kesempatan yang akan dijadwalkan akan disampaikan,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kapolri: Tim Investigasi Dalang Kerusuhan 21-22 Mei Sedang Bekerja
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8yMi8xLzExOTcwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
