<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konflik Timur Tengah: Mengapa PM Jepang Berkunjung ke Teheran ketika AS-Iran Bersitegang?</title><description>Di antara tujuan kunjungan itu adalah untuk meredakan ketegangan antara Iran-AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/13/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/13/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang"/><item><title>Konflik Timur Tengah: Mengapa PM Jepang Berkunjung ke Teheran ketika AS-Iran Bersitegang?</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/13/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/13/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang</guid><pubDate>Kamis 13 Juni 2019 00:34 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/12/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang-IaFPWYudM6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan menggelar perundingan dengan Abe. (AFP/Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/12/18/2065848/konflik-timur-tengah-mengapa-pm-jepang-berkunjung-ke-teheran-ketika-as-iran-bersitegang-IaFPWYudM6.jpg</image><title>Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan menggelar perundingan dengan Abe. (AFP/Getty Images)</title></images><description>PERDANA Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan lawatan ke Iran mulai Rabu (12/6) di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Iran.
Di antara tujuan kunjungan itu adalah untuk meredakan ketegangan antara dua musuh bebuyutan, tetapi sejumlah pengamat mengungkapkan keraguan atas hasil yang sebenarnya dapat diwujudkan.
Menurut mereka, kunjungan Shinzo Abe ini mungkin membantu mendongkrak citranya sebagai negarawan global menjelang pemilihan di Jepang.
Shinzo Abe merupakan perdana menteri pertama Jepang yang berkunjung ke Iran dalam tempo 40 tahun. Ia dijadwalkan berunding dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan Presiden Hassan Rouhani.
Mengapa berkunjung ke Iran?
Secara resmi, Jepang dan Iran menandai hubungan diplomatik yang kini telah memasuki tahun ke-90.
Yang lebih penting adalah kenyataan bahwa lawatan ini dilakukan tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Hubungan antara AS dan Iran memburuk yang dipicu oleh penarikan mundur AS dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015.
Ketegangan meningkat lebih lanjut ketika AS mengerahkan kapal induk ke kawasan Teluk yang memicu kekhawatiran tentang kemungkinan konfrontasi nyata.
Oleh karena itu ada secercah harapan bahwa Abe mungkin bisa menjembatani diplomasi kedua negara, mengurangi ketegangan, dan mendorong AS berunding.
Sehari sebelum bertolak ke Iran, menurut juru bicara PM Jepang, Abe berbicara lewat telepon dengan Presiden Trump dan bertukar pikiran tentang Iran.
Apakah kesepakatan nuklir itu?
Pada intinya, tahun 2015 Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi-sanksi internasional yang diterapkan terhadap negara itu.
Kesepakatan itu ditandatangani ketika AS masih diperintah oleh Presiden Barack Obama dan Trump menarik AS dari kesepakatan.
AS kemudian kembali menerapkan sejumlah sanksi secara sepihak, sementara pihak-pihak lain yang turut meneken perjanjian&amp;mdash;seperti Uni Eropa, Rusia, dan China&amp;mdash;masih berharap kesepakatan itu dapat dilanjutkan.
Sebagai balasan atas mundurnya AS, bulan lalu Iran mengumumkan akan menghentikan sementara sebagian komitmennya.
Baru pada Selasa kemarin (11/06), Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran meningkatkan produksi uranium yang diperkaya walaupun tidak jelas kapan produksnya akan menembus batas yang ditetapkan dalam kesepakatan tahun 2015.Mengapa Jepang berkepentingan?
Tokyo tidak pernah menjadi bagian dari perjanjian nuklir Iran, tetapi tidak berarti Jepang tidak terkena dampak.

Jepang sebelumnya membeli minyak dari Iran. AS menerapkan sanksi baru  sehingga Jepang terpaksa tunduk kepada Washington dan tidak lagi  mengimpor minyak Iran.
&quot;Jepang mendukung perjanjian 2015 dan tidak senang AS mundur dan  menganggap keputusan AS merupakan kesalahan besar,&quot; jelas Profesor Jeff  Kingston, direktur Kajian Asia di Universitas Temple, Tokyo.
Meskipun Tokyo dapat bertahan tanpa stok minyak dari Iran, konflik  apapun di Timur Tengah kemungkinan akan mendongkrak harga minyak dan  tentu saja akan mempengaruhi Jepang.
Sejak akhir Perang Dunia Kedua, Jepang selalu menjalankan langkah yang disebut kebijakan luar negeri semua jurusan.
Bagi Timur Tengah, kebijakan itu artinya adalah Tokyo berusaha  bebicara dengan semua negara, berkawan dengan siapa pun untuk memastikan  pasok minyak mengalir.
Apakah Jepang dapat menjadi perantara antara AS dan Iran?
Para pengamat meragukan apakah Abe mempunyai pengaruh besar untuk membuat perbedaan.
&quot;Pendapat saya adalah peluang menjembatani 'kesepakatan' antara Iran  dan AS hampir nol,&quot; kata Profesor Robert Dujarric, kepala Institut  Kajian Asia Kotemporer di Tokyo, kepada BBC.

Meskipun tidak seperti Barat, Jepang bebas dari beban sejarah maupun  agama ketika berunding dengan Iran , &quot;Abe akan tetap tidak dianggap  sebagai perantara yang jujur oleh Teheran,&quot; jelas Profesor Jeff Kingston  dari Universitas Temple.
Perantara yang baik adalah seseorang yang dianggap imparsial oleh  kedua pihak, tetapi Abe dan Trump baru saja bertemu di Jepang dan mereka  telah lama membanggakan hubungan baik mereka.
Apakah kunjungan Abe ke Iran akan mendongkrak citranya di dalam negeri?
Mayoritas analis berpendapat tujuan sejati dari kunjungan ini adalah agenda dalam negeri.
Mungkin saja tidak akan banyak membuahkan hasil dalam kaitannya  dengan hubungan AS-Iran, &quot;tetapi bermanfaat bagi Abe,&quot; jelas Dujarric  dari Institut Kajian Asia Kotemporer di Tokyo.
&quot;Ini menunjukkan kepada pemilih bahwa ia adalah negarawan dunia.&quot;

Dan citra tersebut penting bagi perdana menteri Jepang. Negara itu  akan menggelar pemilihan anggota anggota Majelis Tinggi Juli mendatang  dan muncul spekulasi Abe mungkin saja akan mengumumkan pemilihan umum  yang dipercepat jika ia merasa yakin akan menang.
Baca Juga : Trump Ingin Jepang Jadi Penengah Antara Amerika dan Iran 
Abe berkuasa dengan janji untuk mengembalikan kejayaan Jepang di  tengah perasaan bahwa kejayaan negara itu mungkin sudah berlalu.
Laporan disusun oleh wartawan BBC, Andreas Illmer.
Baca Juga : Presiden Iran: Perundingan Mungkin Terjadi jika AS Hormat</description><content:encoded>PERDANA Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan lawatan ke Iran mulai Rabu (12/6) di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Iran.
Di antara tujuan kunjungan itu adalah untuk meredakan ketegangan antara dua musuh bebuyutan, tetapi sejumlah pengamat mengungkapkan keraguan atas hasil yang sebenarnya dapat diwujudkan.
Menurut mereka, kunjungan Shinzo Abe ini mungkin membantu mendongkrak citranya sebagai negarawan global menjelang pemilihan di Jepang.
Shinzo Abe merupakan perdana menteri pertama Jepang yang berkunjung ke Iran dalam tempo 40 tahun. Ia dijadwalkan berunding dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan Presiden Hassan Rouhani.
Mengapa berkunjung ke Iran?
Secara resmi, Jepang dan Iran menandai hubungan diplomatik yang kini telah memasuki tahun ke-90.
Yang lebih penting adalah kenyataan bahwa lawatan ini dilakukan tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Hubungan antara AS dan Iran memburuk yang dipicu oleh penarikan mundur AS dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015.
Ketegangan meningkat lebih lanjut ketika AS mengerahkan kapal induk ke kawasan Teluk yang memicu kekhawatiran tentang kemungkinan konfrontasi nyata.
Oleh karena itu ada secercah harapan bahwa Abe mungkin bisa menjembatani diplomasi kedua negara, mengurangi ketegangan, dan mendorong AS berunding.
Sehari sebelum bertolak ke Iran, menurut juru bicara PM Jepang, Abe berbicara lewat telepon dengan Presiden Trump dan bertukar pikiran tentang Iran.
Apakah kesepakatan nuklir itu?
Pada intinya, tahun 2015 Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi-sanksi internasional yang diterapkan terhadap negara itu.
Kesepakatan itu ditandatangani ketika AS masih diperintah oleh Presiden Barack Obama dan Trump menarik AS dari kesepakatan.
AS kemudian kembali menerapkan sejumlah sanksi secara sepihak, sementara pihak-pihak lain yang turut meneken perjanjian&amp;mdash;seperti Uni Eropa, Rusia, dan China&amp;mdash;masih berharap kesepakatan itu dapat dilanjutkan.
Sebagai balasan atas mundurnya AS, bulan lalu Iran mengumumkan akan menghentikan sementara sebagian komitmennya.
Baru pada Selasa kemarin (11/06), Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran meningkatkan produksi uranium yang diperkaya walaupun tidak jelas kapan produksnya akan menembus batas yang ditetapkan dalam kesepakatan tahun 2015.Mengapa Jepang berkepentingan?
Tokyo tidak pernah menjadi bagian dari perjanjian nuklir Iran, tetapi tidak berarti Jepang tidak terkena dampak.

Jepang sebelumnya membeli minyak dari Iran. AS menerapkan sanksi baru  sehingga Jepang terpaksa tunduk kepada Washington dan tidak lagi  mengimpor minyak Iran.
&quot;Jepang mendukung perjanjian 2015 dan tidak senang AS mundur dan  menganggap keputusan AS merupakan kesalahan besar,&quot; jelas Profesor Jeff  Kingston, direktur Kajian Asia di Universitas Temple, Tokyo.
Meskipun Tokyo dapat bertahan tanpa stok minyak dari Iran, konflik  apapun di Timur Tengah kemungkinan akan mendongkrak harga minyak dan  tentu saja akan mempengaruhi Jepang.
Sejak akhir Perang Dunia Kedua, Jepang selalu menjalankan langkah yang disebut kebijakan luar negeri semua jurusan.
Bagi Timur Tengah, kebijakan itu artinya adalah Tokyo berusaha  bebicara dengan semua negara, berkawan dengan siapa pun untuk memastikan  pasok minyak mengalir.
Apakah Jepang dapat menjadi perantara antara AS dan Iran?
Para pengamat meragukan apakah Abe mempunyai pengaruh besar untuk membuat perbedaan.
&quot;Pendapat saya adalah peluang menjembatani 'kesepakatan' antara Iran  dan AS hampir nol,&quot; kata Profesor Robert Dujarric, kepala Institut  Kajian Asia Kotemporer di Tokyo, kepada BBC.

Meskipun tidak seperti Barat, Jepang bebas dari beban sejarah maupun  agama ketika berunding dengan Iran , &quot;Abe akan tetap tidak dianggap  sebagai perantara yang jujur oleh Teheran,&quot; jelas Profesor Jeff Kingston  dari Universitas Temple.
Perantara yang baik adalah seseorang yang dianggap imparsial oleh  kedua pihak, tetapi Abe dan Trump baru saja bertemu di Jepang dan mereka  telah lama membanggakan hubungan baik mereka.
Apakah kunjungan Abe ke Iran akan mendongkrak citranya di dalam negeri?
Mayoritas analis berpendapat tujuan sejati dari kunjungan ini adalah agenda dalam negeri.
Mungkin saja tidak akan banyak membuahkan hasil dalam kaitannya  dengan hubungan AS-Iran, &quot;tetapi bermanfaat bagi Abe,&quot; jelas Dujarric  dari Institut Kajian Asia Kotemporer di Tokyo.
&quot;Ini menunjukkan kepada pemilih bahwa ia adalah negarawan dunia.&quot;

Dan citra tersebut penting bagi perdana menteri Jepang. Negara itu  akan menggelar pemilihan anggota anggota Majelis Tinggi Juli mendatang  dan muncul spekulasi Abe mungkin saja akan mengumumkan pemilihan umum  yang dipercepat jika ia merasa yakin akan menang.
Baca Juga : Trump Ingin Jepang Jadi Penengah Antara Amerika dan Iran 
Abe berkuasa dengan janji untuk mengembalikan kejayaan Jepang di  tengah perasaan bahwa kejayaan negara itu mungkin sudah berlalu.
Laporan disusun oleh wartawan BBC, Andreas Illmer.
Baca Juga : Presiden Iran: Perundingan Mungkin Terjadi jika AS Hormat</content:encoded></item></channel></rss>
