<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kekeringan Melanda Kabupaten Sleman   </title><description>Dusun Kikis Sambirejo Prambanan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman"/><item><title> Kekeringan Melanda Kabupaten Sleman   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2019 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi KR Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman-xEYzzcJAGb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/19/510/2068377/kekeringan-melanda-kabupaten-sleman-xEYzzcJAGb.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>

SLEMAN - Dusun Kikis Sambirejo Prambanan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Hal itu dikarenakan debit air sumur bor yang berada di dusun tersebut mengalami penurunan atau menyusut.

Saat ini, pihak dusun telah mengajukan permohonan bantuan droping air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan STp MT menjelaskan menurunnya debit air ini dikarenakan tidak ada suplai air hujan. Di samping itu, sumur bor yang berada di wilayah Klaten lebih dalam jika dibandingkan sumur bor di Dusun Kikis.

&quot;Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang berada di Dusun Kikis mengalami kekurangan air bersih pada saat musim kemarau. Soalnya debit sumur bor tinggal sedikit,&quot; jelas Makwan, Rabu (19/6/2019).

Dikatakan, Dusun Kikis itu ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK). Selama ini warga mengandalkan air bersih dari sumur bor tersebut. Dalam musim kemarau ini, pihak dusun telah mengajukan permohonan bantuan droping air.
&amp;nbsp;
&quot;Dalam permohonan itu, minta dua tangki setiap minggunya. Nanti akan kami koordinasikan dulu dengan pihak kecamatan, desa dan dusun,&quot; ujarnya.

Menurutnya, untuk antipasi kekurangan air bersih, BPBD Kabupaten Sleman telah menganggarkan 75 tangki air selama tahun 2019. Pihaknya memperkirakan kesediaan tersebut mencukupi permintaan warga.

&quot;Kami kira anggaran 75 tangki cukup. Bahkan sampai saat ini, baru 1 dusun yang mengajukan permohonan bantuan droping air,&quot; terangnya.

Diungkapkan, untuk dusun-dusun yang berada di Prambanan sudah tersambung dengan saluran air bersih. Kemudian di daerah Sembung dan Mancasan Gamping juga tidak kekurangan air bersih karena sudah teratasi dengan sambungan PDAM dan sumur bor.

&quot;Untuk Dusun Sembung sudah ada jaringan PDAM Bantul, sedangkan Mancasan sudah ada sumur bor. Untuk Prambanan mayoritas sudah tersambung jaringan air bersih,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

SLEMAN - Dusun Kikis Sambirejo Prambanan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Hal itu dikarenakan debit air sumur bor yang berada di dusun tersebut mengalami penurunan atau menyusut.

Saat ini, pihak dusun telah mengajukan permohonan bantuan droping air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan STp MT menjelaskan menurunnya debit air ini dikarenakan tidak ada suplai air hujan. Di samping itu, sumur bor yang berada di wilayah Klaten lebih dalam jika dibandingkan sumur bor di Dusun Kikis.

&quot;Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang berada di Dusun Kikis mengalami kekurangan air bersih pada saat musim kemarau. Soalnya debit sumur bor tinggal sedikit,&quot; jelas Makwan, Rabu (19/6/2019).

Dikatakan, Dusun Kikis itu ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK). Selama ini warga mengandalkan air bersih dari sumur bor tersebut. Dalam musim kemarau ini, pihak dusun telah mengajukan permohonan bantuan droping air.
&amp;nbsp;
&quot;Dalam permohonan itu, minta dua tangki setiap minggunya. Nanti akan kami koordinasikan dulu dengan pihak kecamatan, desa dan dusun,&quot; ujarnya.

Menurutnya, untuk antipasi kekurangan air bersih, BPBD Kabupaten Sleman telah menganggarkan 75 tangki air selama tahun 2019. Pihaknya memperkirakan kesediaan tersebut mencukupi permintaan warga.

&quot;Kami kira anggaran 75 tangki cukup. Bahkan sampai saat ini, baru 1 dusun yang mengajukan permohonan bantuan droping air,&quot; terangnya.

Diungkapkan, untuk dusun-dusun yang berada di Prambanan sudah tersambung dengan saluran air bersih. Kemudian di daerah Sembung dan Mancasan Gamping juga tidak kekurangan air bersih karena sudah teratasi dengan sambungan PDAM dan sumur bor.

&quot;Untuk Dusun Sembung sudah ada jaringan PDAM Bantul, sedangkan Mancasan sudah ada sumur bor. Untuk Prambanan mayoritas sudah tersambung jaringan air bersih,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
