<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Ketua MA Meninggal di Namibia, Pemulangan Jenazahnya Dibantu KBRI</title><description>Keluarga sudah dibantu Kedutaan Besar Indonesia untuk Namibia melalui Kementerian Luar Negeri untuk membantu proses pemulangan jenazah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri"/><item><title>Anak Ketua MA Meninggal di Namibia, Pemulangan Jenazahnya Dibantu KBRI</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2019 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri-23dRZS8Voz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/20/337/2068765/anak-ketua-ma-meninggal-di-namibia-pemulangan-jenazahnya-dibantu-kbri-23dRZS8Voz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Abdullah membenarkan berita duka terkait meninggalnya anak laki-laki Ketua MA Hatta Ali di Namibia pada Rabu 19 Juni dalam sebuah kecelakaan kendaraan bermotor.
&amp;ldquo;Ya, kabar tersebut benar adanya,&amp;rdquo; ujar Abullah ketika dihubungi di Jakarta seperti dikutip Antaranews, Kamis (20/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sejarawan Betawi Rachmat Ruchiat Meninggal Dunia&amp;nbsp;
Abdullah menjelaskan, pihak keluarga sudah dibantu Kedutaan Besar Indonesia untuk Namibia melalui Kementerian Luar Negeri untuk membantu proses pemulangan jenazah.
&amp;ldquo;Pak Ketua (Hatta Ali) ada di rumah duka di Widya Chandra, protokoler membantu saja di rumah duka, sementara untuk pemulangan jenazah semua sudah dibantu oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk Namibia,&amp;rdquo; kata Abdullah.

Abdullah mengatakan, Mahkamah Agung membantu kelengkapan sarana dan prasarana di rumah duka untuk mendukung jalannya tahlilan.
&amp;ldquo;Kami membantu menerima berbagai tamu yang datang untuk mengucapkan belasungkawa,&amp;rdquo; ujar Abdullah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selamat Jalan Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi&amp;nbsp;
Mengenai kepulangan jenazah, Abdullah mengaku belum mendapatkan informasi apapun terkait hal tersebut. Abdullah menjelaskan bahwa tidak ada penerbangan langsung dari Namibia menuju Indonesia.
&amp;ldquo;Kalau penerbangan langsung kan tidak ada, harus transit dulu dan waktunya menjadi 20 jam, tapi belum ada informasi lagi mengenai jadwal penerbangannya,&amp;rdquo; kata Abdullah.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Abdullah membenarkan berita duka terkait meninggalnya anak laki-laki Ketua MA Hatta Ali di Namibia pada Rabu 19 Juni dalam sebuah kecelakaan kendaraan bermotor.
&amp;ldquo;Ya, kabar tersebut benar adanya,&amp;rdquo; ujar Abullah ketika dihubungi di Jakarta seperti dikutip Antaranews, Kamis (20/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sejarawan Betawi Rachmat Ruchiat Meninggal Dunia&amp;nbsp;
Abdullah menjelaskan, pihak keluarga sudah dibantu Kedutaan Besar Indonesia untuk Namibia melalui Kementerian Luar Negeri untuk membantu proses pemulangan jenazah.
&amp;ldquo;Pak Ketua (Hatta Ali) ada di rumah duka di Widya Chandra, protokoler membantu saja di rumah duka, sementara untuk pemulangan jenazah semua sudah dibantu oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk Namibia,&amp;rdquo; kata Abdullah.

Abdullah mengatakan, Mahkamah Agung membantu kelengkapan sarana dan prasarana di rumah duka untuk mendukung jalannya tahlilan.
&amp;ldquo;Kami membantu menerima berbagai tamu yang datang untuk mengucapkan belasungkawa,&amp;rdquo; ujar Abdullah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selamat Jalan Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi&amp;nbsp;
Mengenai kepulangan jenazah, Abdullah mengaku belum mendapatkan informasi apapun terkait hal tersebut. Abdullah menjelaskan bahwa tidak ada penerbangan langsung dari Namibia menuju Indonesia.
&amp;ldquo;Kalau penerbangan langsung kan tidak ada, harus transit dulu dan waktunya menjadi 20 jam, tapi belum ada informasi lagi mengenai jadwal penerbangannya,&amp;rdquo; kata Abdullah.</content:encoded></item></channel></rss>
