<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berenang di Kolam Galian, Aldi Ditemukan Tewas Tenggelam</title><description>Seorang bocah berusia 15 tahun bernama Aldi Saputra, tewas tenggelam saat berenang di kolam galian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/21/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/21/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam"/><item><title>Berenang di Kolam Galian, Aldi Ditemukan Tewas Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/21/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/21/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2019 01:35 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/20/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam-4LTFcxGXYC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses Evakuasi Jenazah Aldi, Warga Muarojambi, Jambi, yang Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian (foto: Azhari Sultan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/20/340/2068968/berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam-4LTFcxGXYC.jpg</image><title>Proses Evakuasi Jenazah Aldi, Warga Muarojambi, Jambi, yang Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian (foto: Azhari Sultan/Okezone)</title></images><description>JAMBI - Seorang bocah berusia 15 tahun bernama Aldi Saputra, warga Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi ditemukan tenggelamnya di salah satu kolam galian di desa tersebut, Kamis petang (20/6/2019).

Anak dari pasangan Bahrul Lazi (37) dan Junianti (34) tewas diduga saat tengah bermain bersama teman-temannya di kolam dengan kedalaman sekitar empat meter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kelelahan Berenang, Samsul Tewas Tenggelam di Bengawan Solo&amp;nbsp;
Informasi yang didapat, sebelum kejadian korban bersama kedua orang temannya Muklis dan Ahmad Rifai berangkat ke kolam galian di Lorong Mandiri, RT 31 di kawasan perumahan milik ibu Fatimah.

Setibanya di lokasi kejadian, korban bersama teman-temannya langsung berenang. Diduga, korban tidak mengetahui kedalaman air di kolam galian tersebut.
&amp;nbsp;
Korban yang belum mahir berenang tersebut, tidak dapat menahan beban badannya sehingga menyebabkan dirinya tenggelam ke dasar kolam.

Selanjutnya, warga yang mengetahui kejadian itu berdatangan ke lokasi kejadian. Dibantu warga, TNI dan Polri berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar kolam.

Kejadian ini diakui Sertu Syamsori, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kasang Pudak. Menurutnya, korban tenggelam diduga tidak bisa berenang pada saat mandi bersama teman-temannya.

&quot;Sebenarnya korban dan teman-temannya sudah dilarang agar tidak bermain dan berenang di kolam galian tersebut,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terpeleset di Jembatan, Pengantin Baru Tewas Tenggelam&amp;nbsp;
Dia menambahkan, hingga saat ini berdasarkan pemeriksaan dokter penyebab utama tewasnya korban adalah karena tenggelam,&quot; tutur Syamsori

Atas kejadian itu, Kanit Reskirm Kapolsek Kumpe Ulu, Muarojambi, Mahyudin, menghimbau kepada pemilik kolam yang telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang untuk membuat tanda larangan di lokasi kolam tersebut.

&quot;Nanti akan kami minta kepada pemilik lahan agar memasang tanda di larang berenang di sekitar lokasi kolam tersebut untuk mencegah kejadian yg sama terulang lagi,&quot; harap Mahyudin.</description><content:encoded>JAMBI - Seorang bocah berusia 15 tahun bernama Aldi Saputra, warga Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi ditemukan tenggelamnya di salah satu kolam galian di desa tersebut, Kamis petang (20/6/2019).

Anak dari pasangan Bahrul Lazi (37) dan Junianti (34) tewas diduga saat tengah bermain bersama teman-temannya di kolam dengan kedalaman sekitar empat meter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kelelahan Berenang, Samsul Tewas Tenggelam di Bengawan Solo&amp;nbsp;
Informasi yang didapat, sebelum kejadian korban bersama kedua orang temannya Muklis dan Ahmad Rifai berangkat ke kolam galian di Lorong Mandiri, RT 31 di kawasan perumahan milik ibu Fatimah.

Setibanya di lokasi kejadian, korban bersama teman-temannya langsung berenang. Diduga, korban tidak mengetahui kedalaman air di kolam galian tersebut.
&amp;nbsp;
Korban yang belum mahir berenang tersebut, tidak dapat menahan beban badannya sehingga menyebabkan dirinya tenggelam ke dasar kolam.

Selanjutnya, warga yang mengetahui kejadian itu berdatangan ke lokasi kejadian. Dibantu warga, TNI dan Polri berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar kolam.

Kejadian ini diakui Sertu Syamsori, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kasang Pudak. Menurutnya, korban tenggelam diduga tidak bisa berenang pada saat mandi bersama teman-temannya.

&quot;Sebenarnya korban dan teman-temannya sudah dilarang agar tidak bermain dan berenang di kolam galian tersebut,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terpeleset di Jembatan, Pengantin Baru Tewas Tenggelam&amp;nbsp;
Dia menambahkan, hingga saat ini berdasarkan pemeriksaan dokter penyebab utama tewasnya korban adalah karena tenggelam,&quot; tutur Syamsori

Atas kejadian itu, Kanit Reskirm Kapolsek Kumpe Ulu, Muarojambi, Mahyudin, menghimbau kepada pemilik kolam yang telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang untuk membuat tanda larangan di lokasi kolam tersebut.

&quot;Nanti akan kami minta kepada pemilik lahan agar memasang tanda di larang berenang di sekitar lokasi kolam tersebut untuk mencegah kejadian yg sama terulang lagi,&quot; harap Mahyudin.</content:encoded></item></channel></rss>
