<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kubu Prabowo Yakin Saksi yang Dihadirkan di MK Buktikan Terjadinya Kecurangan Pilpres</title><description>BPN Prabowo-Sandi meyakini keterangan saksi yang disampaikan di MK membuktikan ada indikasi kecurangan di Pilpres 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres"/><item><title>Kubu Prabowo Yakin Saksi yang Dihadirkan di MK Buktikan Terjadinya Kecurangan Pilpres</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2019 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres-fB5P1i7Oy4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Sidang Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta (foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/21/605/2069001/kubu-prabowo-yakin-saksi-yang-dihadirkan-di-mk-buktikan-terjadinya-kecurangan-pilpres-fB5P1i7Oy4.jpg</image><title>Suasana Sidang Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta (foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meyakini keterangan saksi yang disampaikan di Mahkamah Konstitusi (MK) membuktikan ada indikasi kecurangan di Pilpres 2019.

&quot;Keterangan saksi-saksi membuka mata masyarakat bahwa ada indikasi kecurangan yang telanjang dalam Pilpres 2019 ini,&quot; kata Juru Bicara BPN, Vasco Ruseimy kepada Okezone, Jumat (21/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal &quot;Kecurangan Bagian Demokrasi&quot;, Moeldoko: Itu Pelintiran yang Ngawur&amp;nbsp;
Ketua DPP Partai Berkarya ini menjelaskan, kesaksian Hairul Anas Suaidi menjelaskan ada arahan dari kubu Jokowi-Ma'ruf untuk menyerang kubu Prabowo-Sandi dengan narasi Islam radikal. Ditambah lagi soal adanya pelatihan tentang &quot;Kecurangan Bagian dari Demokrasi.&quot;

&quot;Salah satunya kesaksian Hairul Anas yang menjelaskan ada arahan untuk menyerang kubu kami dengan narasi Islam radikal,&quot; jelas Vasco.
&amp;nbsp;
&quot;Lebih dari pada itu ada tokoh yang pernah memberikan pemaparan kepada saksi-saksi bahwa 'kecurangan adalah bagian dari demokrasi' rakyat jadi menghubung-hubungkan dengan narasi 'perang total' yang pernah diucapkan oleh salah satu tokoh dari TKN,&quot; sambungnya.

Vasco berujar, narasi perang total yang dilontarkan elite politik sangat tidak sehat di dalam demokrasi yang sedang bertumbuh di Indonesia. Ia juga kagum dan mengapresiasi saksi dari kubu Prabowo-Sandi yang berani memberikan keterangannya di muka sidang.

&quot;Bukan tanpa resiko memberikan keterangan di persidangan,&quot; ujarnya.

Dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Hairul Anas menjadi saksi fakta dari kubu Prabowo-Sandi selaku pihak pemohon. Ia merupakan calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Baca Juga:&amp;nbsp;Keponakan Mahfud MD Beberkan 'Kecurangan Bagian Demokrasi' di Sidang MK&amp;nbsp;
Ia mengambil jalan politik berlawanan dengan garis partainya yang mendukung paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Pasca-pemilu, Anas didapuk menjadi relawan tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ketika bersaksi di muka sidang, Anas mengungkap adanya sebuah pelatihan betajuk &quot;Kecurangan Bagian dari Demokrasi&quot; yang dibuat TKN Jokowi-Ma'ruf. Materi ini ditayangkan pada saat Ketua Harian TKN Moeldoko menjadi narasumber. Anas  mengikuti pelatihan tersebut selaku utusan PBB.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNi8xNC8xLzExOTkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meyakini keterangan saksi yang disampaikan di Mahkamah Konstitusi (MK) membuktikan ada indikasi kecurangan di Pilpres 2019.

&quot;Keterangan saksi-saksi membuka mata masyarakat bahwa ada indikasi kecurangan yang telanjang dalam Pilpres 2019 ini,&quot; kata Juru Bicara BPN, Vasco Ruseimy kepada Okezone, Jumat (21/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal &quot;Kecurangan Bagian Demokrasi&quot;, Moeldoko: Itu Pelintiran yang Ngawur&amp;nbsp;
Ketua DPP Partai Berkarya ini menjelaskan, kesaksian Hairul Anas Suaidi menjelaskan ada arahan dari kubu Jokowi-Ma'ruf untuk menyerang kubu Prabowo-Sandi dengan narasi Islam radikal. Ditambah lagi soal adanya pelatihan tentang &quot;Kecurangan Bagian dari Demokrasi.&quot;

&quot;Salah satunya kesaksian Hairul Anas yang menjelaskan ada arahan untuk menyerang kubu kami dengan narasi Islam radikal,&quot; jelas Vasco.
&amp;nbsp;
&quot;Lebih dari pada itu ada tokoh yang pernah memberikan pemaparan kepada saksi-saksi bahwa 'kecurangan adalah bagian dari demokrasi' rakyat jadi menghubung-hubungkan dengan narasi 'perang total' yang pernah diucapkan oleh salah satu tokoh dari TKN,&quot; sambungnya.

Vasco berujar, narasi perang total yang dilontarkan elite politik sangat tidak sehat di dalam demokrasi yang sedang bertumbuh di Indonesia. Ia juga kagum dan mengapresiasi saksi dari kubu Prabowo-Sandi yang berani memberikan keterangannya di muka sidang.

&quot;Bukan tanpa resiko memberikan keterangan di persidangan,&quot; ujarnya.

Dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Hairul Anas menjadi saksi fakta dari kubu Prabowo-Sandi selaku pihak pemohon. Ia merupakan calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Baca Juga:&amp;nbsp;Keponakan Mahfud MD Beberkan 'Kecurangan Bagian Demokrasi' di Sidang MK&amp;nbsp;
Ia mengambil jalan politik berlawanan dengan garis partainya yang mendukung paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Pasca-pemilu, Anas didapuk menjadi relawan tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ketika bersaksi di muka sidang, Anas mengungkap adanya sebuah pelatihan betajuk &quot;Kecurangan Bagian dari Demokrasi&quot; yang dibuat TKN Jokowi-Ma'ruf. Materi ini ditayangkan pada saat Ketua Harian TKN Moeldoko menjadi narasumber. Anas  mengikuti pelatihan tersebut selaku utusan PBB.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNi8xNC8xLzExOTkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
