<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hoax saat Kemarau Datang, dari Kekeringan Panjang hingga Munculnya Dajjal</title><description>Isu kemarau panjang akan melanda dunia sepanjang 2019 sampai 2022 sampai saat ini masih menjadi momok dan pembahasan publik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal"/><item><title>Hoax saat Kemarau Datang, dari Kekeringan Panjang hingga Munculnya Dajjal</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2019 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/21/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal-O3Cln7R9cb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/21/337/2069402/hoax-saat-kemarau-datang-dari-kekeringan-panjang-hingga-munculnya-dajjal-O3Cln7R9cb.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>ISU kemarau panjang akan melanda dunia sepanjang 2019 sampai 2022 sampai saat ini masih menjadi momok dan pembahasan publik. Isu tersebut meluas di jejaring media sosial, pesan berantai dan muncul juga dalam artikel di komunitas online, tulisan di blog hingga dokumentasi ceramah dan voice-overinformatif di YouTube.

Muatan daripada isu tersebut intinya adalah: &quot;BMKG Prediksi Kemarau Panjang Tahun 2019 hingga 2022 : keluarnya Dajjal telah sangat dekat ?&quot;. Klaim itu disebut bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ada pula yang menyebutnya bersumber dari BMKG Eropa.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Okezone, ternyata isu dan artikel seperti di atas, sudah pernah beredar dan viral di tengah masyarakat, sejak 2016 lalu



Bahkan, BMKG dalam laman resminya sudah memberikan kepastian bahwa informasi mengenai kemarau panjang tahun 2019-2022 yang telah beredar di masyarakat sebagai hal yang tidak benar alias hoaks.

&quot;BMKG tidak pernah menyampaikan serta menyebarluaskan informasi tersebut. Berita itu hoax dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, serta membohongi masyarakat karena isu tersebut tidak berdasarkan pertimbangan ilmiah yang jelas,&quot; tulis Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi BMKG, Hary Tirto Djatmiko, Rabu, 30 November 2016.

Isu tersebut bahkan dicampuradukkan dengan argumentasi agama tentang akhir zaman dan siaran informasi resmi BMKG yang menyatakan bahwa terdapat peluang fenomena El Nino skala lemah pada kuartal akhir 2018 dan prediksi musim hujan yang dinyatakan akan terlambat awal masuknya sebagaimana rata-rata klimatologisnya.



Menurut Hary, informasi yang dikatakan meresahkan tersebut sebelumnya beredar dengan turut meramalkan cadangan air dunia tersisa hingga 3 persen saja. Padahal, sejauh ini, belum pernah ada mekanisme prediksi musim yang dapat memprakirakan hingga lebih dari satu tahun.

&quot;Karena itu, masyarakat diimbau dan diharapkan tidak terpengaruh serta tidak perlu menghiraukan informasi tersebut,&quot; ujar Hary, kala itu.

Terlebih, informasi yang beredar itu telah mengatasnamakan BMKG. Ia pun mengimbau warga agar memperoleh informasi yang valid dan akurat dengan cara menghubungi BMKG langsung ke Call Center 021-6546318, laman resmi BMKG di www.bmkg.go.id, serta akun Twitter resmi @infobmkg.

Isu terjadi kemarau panjang mulai dari 2019-2022 yang dikaitkan dengan pertanyaan kemunculan Dajjal ini juga terus dibantah BMKG melalui akun Instagramnya @infobmkg.

&quot;Amplifikasi atas kabar berantai itu terjadi karena ketidakhati-hatian dalam memahami konteks riset/studi mutakhir soal tren peningkatan suhu global. Selain itu, ada upaya pembuat misinformasi yang mengaitkan topik pemanasan global dengan pemahaman atas keyakinan tertentu, yakni soal kiamat,&quot; tulis akun @infobmkg.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal juga angkat suara menyoal isu  ini. &quot;BMKG sudah membantah isu yang meresahkan tersebut melalui berbagai  media hampir tiap tahun, namun tiap tahun juga isu tersebut terus  beredar-ulang,&quot; ujarnya.

Herizal pun menjelaskan hoaks terkait ada pula yang menyebut  informasi valid merujuk pada penelitian di luar negeri soal iklim  global, namun sebetulnya rancu. Salah satunya, yang menyertakan  tangkapan layar pada artikel media massa berbasis di Inggris, The  Guardian.

&quot;Nukilan artikel The Guardian itu jika dicermati menjadi sumber dari  video informatif Youtube yang beredar pada Juli 2017. Video menjelaskan  (seperti judulnya) bahwa informasi itu disebut berasal dari 'BMKG  Eropa'. Yang video itu maksud adalah Met Office, BMKG-nya Inggris Raya,  yang menjadi rujukan artikel The Guardian,&quot; ujar Herizal dikutip dari  akun instagram badan tersebut.

Herizal menjelaskan artikel The Guardian yang dirujuk dan disisipkan  dalam artikel blog itu judul artikel aslinya adalah &quot;Here is the Weather  Forecast for the Next Five Years: Even Hotter&quot;.



Isinya kurang lebih membahas tentang lonjakan suhu global sepanjang  tahun 2016, seiring dengan peningkatan emisi gas rumah kaca dan fenomena  cuaca El Nino: &quot;Global temperatures will continue to soar over the next  12 months as rising levels of greenhouse gas emissions and El Ni&amp;ntilde;o  combine to bring more record-breaking warmth to the planet.&quot;

&quot;Tidak ada yang salah dalam artikel di dalam The Guardian ini, karena  membicarakan fakta kecenderungan suhu global yang diprediksikan terus  naik menimbulkan tahun-tahun yang lebih panas sebelumnya, dan sama  sekali tidak menyinggung kekeringan panjang,&quot; ujarnya.

Penelitian tentang peningkatan suhu global sendiri telah dimulai  sejak dekade 1960an silam, dan menarik perhatian politik global lewat  lembaga Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak akhir dekade 1980an.

Terlepas dari itu, Herizal menerangkan BMKG juga sudah menyampaikan  pendapat melalui media massa dan menegaskan bahwa isu soal kemarau  berkepanjangan yang beredar baik lewat media sosial maupun aplikasi  pesan adalah hoaks.

&amp;lt;blockquote class=&quot;instagram-media&quot; data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; data-instgrm-version=&quot;12&quot; style=&quot; background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding:16px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; style=&quot; background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; display: flex; flex-direction: row; align-items: center;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding: 19% 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;svg width=&quot;50px&quot; height=&quot;50px&quot; viewBox=&quot;0 0 60 60&quot; version=&quot;1.1&quot; xmlns=&quot;https://www.w3.org/2000/svg&quot; xmlns:xlink=&quot;https://www.w3.org/1999/xlink&quot;&amp;gt;&amp;lt;g stroke=&quot;none&quot; stroke-width=&quot;1&quot; fill=&quot;none&quot; fill-rule=&quot;evenodd&quot;&amp;gt;&amp;lt;g transform=&quot;translate(-511.000000, -20.000000)&quot; fill=&quot;#000000&quot;&amp;gt;&amp;lt;g&amp;gt;&amp;lt;path d=&quot;M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631&quot;&amp;gt;&amp;lt;/path&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/svg&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding-top: 8px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;&quot;&amp;gt; View this post on Instagram&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding: 12.5% 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;&quot;&amp;gt;&amp;lt;div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;margin-left: 8px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;margin-left: auto;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;p style=&quot; margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; style=&quot; color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt;Kembali beredar di masyarakat isu kemarau panjang dan kekeringan yang akan melanda mulai tahun 2019 hingga tahun berikutnya. Isu tersebut meluas di jejaring media sosial, pesan berantai, dan muncul juga dalam artikel di komunitas online, tulisan di blog hingga dokumentasi ceramah dan voice-over informatif di Youtube. Muatan daripada isu tersebut intinya adalah: &amp;ldquo;BMKG Prediksi Kemarau Panjang Tahun 2019 hingga 2022 : keluarnya Dajjal telah sangat dekat ?&amp;rdquo;. Klaim itu disebut bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG. Ada pula yang menyebutnya bersumber dari BMKG Eropa. Isu tersebut semakin menjadi rancu dan membingungkan manakala dicampuradukkan dengan argumentasi agama tentang akhir zaman dan siaran informasi resmi BMKG yang menyatakan bahwa terdapat peluang fenomena El Nino skala lemah pada kuartal akhir 2018 dan prediksi musim hujan yang dinyatakan akan terlambat awal masuknya sebagaimana rata-rata klimatologisnya. Kerancuan klaim itu misalnya menyebutkan bahwa isu tersebut merupakan informasi valid yang disukung banyak , misalnya dengan menyebut, penelitian diluar negeri banyak yang memprediksikan kemarau panjang mulai tahun 2018 atau 2019 sampai 2020. Disebutkan datanya cukup valid dari berbagai sumber. Indikasinya adalah posisi air bawah tanah semakin dalam atau makin jauh dari permukaan, dan tingkat pengendapan air (precipitation) di tanah makin berkurang. Lalu efek dari El Nino yang menyebabkan kemarau. Deputi Klimatologi BMKG, Herizal menyatakan bahwa &amp;ldquo;BMKG sudah membantah isu yang meresahkan tersebut melalui berbagai media hampir tiap tahun, namun tiap tahun juga isu tersebut terus beredar-ulang.&amp;rdquo; Untuk meyakinkan pembaca, klaim dimunculkan dalam bentuk tangkapan layar atas artikel The Guardian yang dimasukkan ke dalam artikel. Nukilan artikel The Guardian itu jika dicermati menjadi sumber dari video informatif Youtube yang beredar pada Juli 2017. Video menjelaskan (seperti judulnya) bahwa informasi itu disebut berasal dari &amp;amp;#34;BMKG Eropa&amp;amp;#34;. Yang video itu maksud adalah Met Office, BMKG-nya Inggris Raya, yang menjadi rujukan artikel The Guardian. (Lanjut dikomentar..)&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt; &amp;lt;p style=&quot; color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;&quot;&amp;gt;A post shared by &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/infobmkg/&quot; style=&quot; color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt; BMKG&amp;lt;/a&amp;gt; (@infobmkg) on &amp;lt;time style=&quot; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;&quot; datetime=&quot;2018-10-14T14:19:58+00:00&quot;&amp;gt;Oct 14, 2018 at 7:19am PDT&amp;lt;/time&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//www.instagram.com/embed.js&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

&quot;Sekalipun benar ada kondisi perubahan iklim akibat kecenderungan  naik pemanasan global pada periode klimatologi hingga saat ini, pola  musiman sebagai pola utama iklim Indonesia tetaplah ada yaitu, adanya  musim penghujan dan musim kemarau,&quot; kata dia.

Artinya, tidak ada musim kemarau yang berlangsung sepanjang tahun  bahkan hingga menyeberang tahun. Ada kalanya musim kemarau dapat menjadi  lebih parah tingkat keringnya atau menjadi lebih lama berlangsungnya  kalau ada faktor-faktor yang mempengaruhinya. &quot;Salah satunya adalah El  Nino,&quot; ujar dia.

Relawan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Dedy Helsyanto  menyebutkan, usus soal kemarau panjang dan kemunculan dajjal ini adalah  hoaks berulang yang sebelumya juga sudah didebunk pada Agustus 2018.</description><content:encoded>ISU kemarau panjang akan melanda dunia sepanjang 2019 sampai 2022 sampai saat ini masih menjadi momok dan pembahasan publik. Isu tersebut meluas di jejaring media sosial, pesan berantai dan muncul juga dalam artikel di komunitas online, tulisan di blog hingga dokumentasi ceramah dan voice-overinformatif di YouTube.

Muatan daripada isu tersebut intinya adalah: &quot;BMKG Prediksi Kemarau Panjang Tahun 2019 hingga 2022 : keluarnya Dajjal telah sangat dekat ?&quot;. Klaim itu disebut bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ada pula yang menyebutnya bersumber dari BMKG Eropa.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Okezone, ternyata isu dan artikel seperti di atas, sudah pernah beredar dan viral di tengah masyarakat, sejak 2016 lalu



Bahkan, BMKG dalam laman resminya sudah memberikan kepastian bahwa informasi mengenai kemarau panjang tahun 2019-2022 yang telah beredar di masyarakat sebagai hal yang tidak benar alias hoaks.

&quot;BMKG tidak pernah menyampaikan serta menyebarluaskan informasi tersebut. Berita itu hoax dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, serta membohongi masyarakat karena isu tersebut tidak berdasarkan pertimbangan ilmiah yang jelas,&quot; tulis Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi BMKG, Hary Tirto Djatmiko, Rabu, 30 November 2016.

Isu tersebut bahkan dicampuradukkan dengan argumentasi agama tentang akhir zaman dan siaran informasi resmi BMKG yang menyatakan bahwa terdapat peluang fenomena El Nino skala lemah pada kuartal akhir 2018 dan prediksi musim hujan yang dinyatakan akan terlambat awal masuknya sebagaimana rata-rata klimatologisnya.



Menurut Hary, informasi yang dikatakan meresahkan tersebut sebelumnya beredar dengan turut meramalkan cadangan air dunia tersisa hingga 3 persen saja. Padahal, sejauh ini, belum pernah ada mekanisme prediksi musim yang dapat memprakirakan hingga lebih dari satu tahun.

&quot;Karena itu, masyarakat diimbau dan diharapkan tidak terpengaruh serta tidak perlu menghiraukan informasi tersebut,&quot; ujar Hary, kala itu.

Terlebih, informasi yang beredar itu telah mengatasnamakan BMKG. Ia pun mengimbau warga agar memperoleh informasi yang valid dan akurat dengan cara menghubungi BMKG langsung ke Call Center 021-6546318, laman resmi BMKG di www.bmkg.go.id, serta akun Twitter resmi @infobmkg.

Isu terjadi kemarau panjang mulai dari 2019-2022 yang dikaitkan dengan pertanyaan kemunculan Dajjal ini juga terus dibantah BMKG melalui akun Instagramnya @infobmkg.

&quot;Amplifikasi atas kabar berantai itu terjadi karena ketidakhati-hatian dalam memahami konteks riset/studi mutakhir soal tren peningkatan suhu global. Selain itu, ada upaya pembuat misinformasi yang mengaitkan topik pemanasan global dengan pemahaman atas keyakinan tertentu, yakni soal kiamat,&quot; tulis akun @infobmkg.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal juga angkat suara menyoal isu  ini. &quot;BMKG sudah membantah isu yang meresahkan tersebut melalui berbagai  media hampir tiap tahun, namun tiap tahun juga isu tersebut terus  beredar-ulang,&quot; ujarnya.

Herizal pun menjelaskan hoaks terkait ada pula yang menyebut  informasi valid merujuk pada penelitian di luar negeri soal iklim  global, namun sebetulnya rancu. Salah satunya, yang menyertakan  tangkapan layar pada artikel media massa berbasis di Inggris, The  Guardian.

&quot;Nukilan artikel The Guardian itu jika dicermati menjadi sumber dari  video informatif Youtube yang beredar pada Juli 2017. Video menjelaskan  (seperti judulnya) bahwa informasi itu disebut berasal dari 'BMKG  Eropa'. Yang video itu maksud adalah Met Office, BMKG-nya Inggris Raya,  yang menjadi rujukan artikel The Guardian,&quot; ujar Herizal dikutip dari  akun instagram badan tersebut.

Herizal menjelaskan artikel The Guardian yang dirujuk dan disisipkan  dalam artikel blog itu judul artikel aslinya adalah &quot;Here is the Weather  Forecast for the Next Five Years: Even Hotter&quot;.



Isinya kurang lebih membahas tentang lonjakan suhu global sepanjang  tahun 2016, seiring dengan peningkatan emisi gas rumah kaca dan fenomena  cuaca El Nino: &quot;Global temperatures will continue to soar over the next  12 months as rising levels of greenhouse gas emissions and El Ni&amp;ntilde;o  combine to bring more record-breaking warmth to the planet.&quot;

&quot;Tidak ada yang salah dalam artikel di dalam The Guardian ini, karena  membicarakan fakta kecenderungan suhu global yang diprediksikan terus  naik menimbulkan tahun-tahun yang lebih panas sebelumnya, dan sama  sekali tidak menyinggung kekeringan panjang,&quot; ujarnya.

Penelitian tentang peningkatan suhu global sendiri telah dimulai  sejak dekade 1960an silam, dan menarik perhatian politik global lewat  lembaga Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak akhir dekade 1980an.

Terlepas dari itu, Herizal menerangkan BMKG juga sudah menyampaikan  pendapat melalui media massa dan menegaskan bahwa isu soal kemarau  berkepanjangan yang beredar baik lewat media sosial maupun aplikasi  pesan adalah hoaks.

&amp;lt;blockquote class=&quot;instagram-media&quot; data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; data-instgrm-version=&quot;12&quot; style=&quot; background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding:16px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; style=&quot; background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; display: flex; flex-direction: row; align-items: center;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding: 19% 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;svg width=&quot;50px&quot; height=&quot;50px&quot; viewBox=&quot;0 0 60 60&quot; version=&quot;1.1&quot; xmlns=&quot;https://www.w3.org/2000/svg&quot; xmlns:xlink=&quot;https://www.w3.org/1999/xlink&quot;&amp;gt;&amp;lt;g stroke=&quot;none&quot; stroke-width=&quot;1&quot; fill=&quot;none&quot; fill-rule=&quot;evenodd&quot;&amp;gt;&amp;lt;g transform=&quot;translate(-511.000000, -20.000000)&quot; fill=&quot;#000000&quot;&amp;gt;&amp;lt;g&amp;gt;&amp;lt;path d=&quot;M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631&quot;&amp;gt;&amp;lt;/path&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/g&amp;gt;&amp;lt;/svg&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding-top: 8px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;&quot;&amp;gt; View this post on Instagram&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;padding: 12.5% 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;&quot;&amp;gt;&amp;lt;div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot;background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;margin-left: 8px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;div style=&quot;margin-left: auto;&quot;&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &amp;lt;div style=&quot; width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);&quot;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;p style=&quot; margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;&quot;&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/p/Bo6qkninxoH/&quot; style=&quot; color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt;Kembali beredar di masyarakat isu kemarau panjang dan kekeringan yang akan melanda mulai tahun 2019 hingga tahun berikutnya. Isu tersebut meluas di jejaring media sosial, pesan berantai, dan muncul juga dalam artikel di komunitas online, tulisan di blog hingga dokumentasi ceramah dan voice-over informatif di Youtube. Muatan daripada isu tersebut intinya adalah: &amp;ldquo;BMKG Prediksi Kemarau Panjang Tahun 2019 hingga 2022 : keluarnya Dajjal telah sangat dekat ?&amp;rdquo;. Klaim itu disebut bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG. Ada pula yang menyebutnya bersumber dari BMKG Eropa. Isu tersebut semakin menjadi rancu dan membingungkan manakala dicampuradukkan dengan argumentasi agama tentang akhir zaman dan siaran informasi resmi BMKG yang menyatakan bahwa terdapat peluang fenomena El Nino skala lemah pada kuartal akhir 2018 dan prediksi musim hujan yang dinyatakan akan terlambat awal masuknya sebagaimana rata-rata klimatologisnya. Kerancuan klaim itu misalnya menyebutkan bahwa isu tersebut merupakan informasi valid yang disukung banyak , misalnya dengan menyebut, penelitian diluar negeri banyak yang memprediksikan kemarau panjang mulai tahun 2018 atau 2019 sampai 2020. Disebutkan datanya cukup valid dari berbagai sumber. Indikasinya adalah posisi air bawah tanah semakin dalam atau makin jauh dari permukaan, dan tingkat pengendapan air (precipitation) di tanah makin berkurang. Lalu efek dari El Nino yang menyebabkan kemarau. Deputi Klimatologi BMKG, Herizal menyatakan bahwa &amp;ldquo;BMKG sudah membantah isu yang meresahkan tersebut melalui berbagai media hampir tiap tahun, namun tiap tahun juga isu tersebut terus beredar-ulang.&amp;rdquo; Untuk meyakinkan pembaca, klaim dimunculkan dalam bentuk tangkapan layar atas artikel The Guardian yang dimasukkan ke dalam artikel. Nukilan artikel The Guardian itu jika dicermati menjadi sumber dari video informatif Youtube yang beredar pada Juli 2017. Video menjelaskan (seperti judulnya) bahwa informasi itu disebut berasal dari &amp;amp;#34;BMKG Eropa&amp;amp;#34;. Yang video itu maksud adalah Met Office, BMKG-nya Inggris Raya, yang menjadi rujukan artikel The Guardian. (Lanjut dikomentar..)&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt; &amp;lt;p style=&quot; color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;&quot;&amp;gt;A post shared by &amp;lt;a href=&quot;https://www.instagram.com/infobmkg/&quot; style=&quot; color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt; BMKG&amp;lt;/a&amp;gt; (@infobmkg) on &amp;lt;time style=&quot; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;&quot; datetime=&quot;2018-10-14T14:19:58+00:00&quot;&amp;gt;Oct 14, 2018 at 7:19am PDT&amp;lt;/time&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//www.instagram.com/embed.js&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

&quot;Sekalipun benar ada kondisi perubahan iklim akibat kecenderungan  naik pemanasan global pada periode klimatologi hingga saat ini, pola  musiman sebagai pola utama iklim Indonesia tetaplah ada yaitu, adanya  musim penghujan dan musim kemarau,&quot; kata dia.

Artinya, tidak ada musim kemarau yang berlangsung sepanjang tahun  bahkan hingga menyeberang tahun. Ada kalanya musim kemarau dapat menjadi  lebih parah tingkat keringnya atau menjadi lebih lama berlangsungnya  kalau ada faktor-faktor yang mempengaruhinya. &quot;Salah satunya adalah El  Nino,&quot; ujar dia.

Relawan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Dedy Helsyanto  menyebutkan, usus soal kemarau panjang dan kemunculan dajjal ini adalah  hoaks berulang yang sebelumya juga sudah didebunk pada Agustus 2018.</content:encoded></item></channel></rss>
