<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MK Anwar Usman Anggap Mohammad Irfan seperti Anak Sendiri</title><description>Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menyampaikan kesannya terhadap putra Ketua MA, Hatta Ali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri"/><item><title>Ketua MK Anwar Usman Anggap Mohammad Irfan seperti Anak Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2019 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri-qaO53f75fV.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MK, Anwar Usman menghadiri pemakaman putra Ketua MA di TPU Karet Bivak (Foto: Antaranews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/22/337/2069663/ketua-mk-anwar-usman-anggap-mohammad-irfan-seperti-anak-sendiri-qaO53f75fV.JPG</image><title>Ketua MK, Anwar Usman menghadiri pemakaman putra Ketua MA di TPU Karet Bivak (Foto: Antaranews)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menyampaikan kesannya terhadap putra Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali, Mohammad Irfan. Ia bahkan sudah menganggap almarhum seperti anak kandungnya sendiri.
&quot;Saya itu dengan almarhum (Irfan) sudah kayak anak sendiri karena saya dengan bapaknya almarhum, Hatta Ali (menganggap) sudah kayak kakak sendiri, sudah kayak keluarga sendiri,&quot; ujar Anwar kepada wartawan di TPU Karet Bivak Jakarta, melansir dari Antaranews, Sabtu (22/6/2019).
Anwar mengenang sosok Irfan sebagai anak yang saleh dan luar biasa sayang kepada kedua orangtuanya. &quot;Saya dan keluarga saya tentu saja merasa kehilangan, tetapi beliau ternyata lebih disayang Allah dibanding kita,&quot; kata dia.
Selain Anwar, pemakaman almarhum Mohammad Irfan tampak dihadiri oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, jajaran hakim Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, anggota komunitas touring, teman-teman dan kerabat.

Mohamad Irfan Ali lahir di Jakarta, 11 November 1978. Ia meninggal dalam kecelakaan bermotor tunggal saat melakukan touring di Namibia, Afrika bagian selatan.
Dari riwayat hidup yang dibacakan sebelum pemakanan, almarhum mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar dan Pascasarjana Universitas Indonesia.
Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal menjadi komisaris di sejumlah perusahaan di antaranya PT Mandala Putra Prima, PT Nurbaitullah Tour and Travel dan perusahaan telekomunikasi, Telkomsel dari tahun 2018 hingga saat ini. Almarhum Irfan meninggalkan istri dan tiga orang anak laki-laki.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menyampaikan kesannya terhadap putra Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali, Mohammad Irfan. Ia bahkan sudah menganggap almarhum seperti anak kandungnya sendiri.
&quot;Saya itu dengan almarhum (Irfan) sudah kayak anak sendiri karena saya dengan bapaknya almarhum, Hatta Ali (menganggap) sudah kayak kakak sendiri, sudah kayak keluarga sendiri,&quot; ujar Anwar kepada wartawan di TPU Karet Bivak Jakarta, melansir dari Antaranews, Sabtu (22/6/2019).
Anwar mengenang sosok Irfan sebagai anak yang saleh dan luar biasa sayang kepada kedua orangtuanya. &quot;Saya dan keluarga saya tentu saja merasa kehilangan, tetapi beliau ternyata lebih disayang Allah dibanding kita,&quot; kata dia.
Selain Anwar, pemakaman almarhum Mohammad Irfan tampak dihadiri oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, jajaran hakim Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, anggota komunitas touring, teman-teman dan kerabat.

Mohamad Irfan Ali lahir di Jakarta, 11 November 1978. Ia meninggal dalam kecelakaan bermotor tunggal saat melakukan touring di Namibia, Afrika bagian selatan.
Dari riwayat hidup yang dibacakan sebelum pemakanan, almarhum mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar dan Pascasarjana Universitas Indonesia.
Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal menjadi komisaris di sejumlah perusahaan di antaranya PT Mandala Putra Prima, PT Nurbaitullah Tour and Travel dan perusahaan telekomunikasi, Telkomsel dari tahun 2018 hingga saat ini. Almarhum Irfan meninggalkan istri dan tiga orang anak laki-laki.</content:encoded></item></channel></rss>
