<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Ini Penyebab Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Polewali Mandar Mengamuk</title><description>Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (22/6/2019).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk"/><item><title>Ternyata Ini Penyebab Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Polewali Mandar Mengamuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2019 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Huzair Zainal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk-NUeSW2Ixxl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Polewali Mandar, AKBP Rivai (Foto: Huzair Zainal/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/22/340/2069585/ternyata-ini-penyebab-ratusan-napi-lapas-kelas-iib-polewali-mandar-mengamuk-NUeSW2Ixxl.JPG</image><title>Kapolres Polewali Mandar, AKBP Rivai (Foto: Huzair Zainal/iNews)</title></images><description>POLMAN &amp;ndash; Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (22/6/2019). Keributan itu dipicu oleh kekecewaan para narapidana (napi) terhadap kebijakan kepala lapas. Ratusan napi akhirnya mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas lingkungan penjara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para napi Lapas Kelas IIB sudah ketiga kalinya menyampaikan protes terhadap kebijakan kepala lapas. Namun, baru kali ini diwarnai kericuhan hingga terjadi perusakan fasilitas.
Puluhan personel Polres Polewali Mandar langsung turun mengamankan lapas dan berdialog dengan para napi. Dari pertemuan polisi dengan para napi terungkap aksi mereka dipicu perselisihan dengan kepala lapas.
Mereka sejak lama tidak setuju dan tidak puas dengan aturan yang diberlakukan oleh kepala lapas. Bahkan, para napi mendesak kepala lapas untuk mundur dari jabatanya dan diganti dengan kepala lapas baru.
&amp;ldquo;Jadi, masalahnya ini mungkin karena sejak awal ada perselisihan antara para napi dengan kepala lapas. Kami mencoba menengahi semoga diberikan jalan yang terbaik antara penghuni lapas dengan kepala lapas,&amp;rdquo; kata Kapolres Polewali Mandar, AKBP Rivai usai menemui para napi.

Selain karena ketidakpuasan para napi, keributan juga dipicu kondisi lapas yang sudah melebihi kapasitas. Situasi itu membuat para napi merasa terganggu.
Kericuhan terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Ratusan napi mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas di dalam lapas. Beberapa ruang kerja sipir lapas dilempari dengan batu. Bahkan, satu pagar besi sempat dirusak.
Beruntung puluhan personel polisi diterjunkan ke lokasi untuk menenangkan para napi. Saat ini, polisi sudah dapat mengendalikan situasi di Lapas Kelas IIB Polewali Mandar. Petugas Polres Polewali Mandar akan terus berjaga-jaga di lapas untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
&amp;ldquo;Alhamdulillah situasi saat ini sudah terkendali. Kami sudah bisa mengendalikan para napi sehingga situasinya sudah tenang. Kami mencoba mendekati beberapa napi dan semoga persoalannya segera bisa diselesaikan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>POLMAN &amp;ndash; Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (22/6/2019). Keributan itu dipicu oleh kekecewaan para narapidana (napi) terhadap kebijakan kepala lapas. Ratusan napi akhirnya mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas lingkungan penjara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para napi Lapas Kelas IIB sudah ketiga kalinya menyampaikan protes terhadap kebijakan kepala lapas. Namun, baru kali ini diwarnai kericuhan hingga terjadi perusakan fasilitas.
Puluhan personel Polres Polewali Mandar langsung turun mengamankan lapas dan berdialog dengan para napi. Dari pertemuan polisi dengan para napi terungkap aksi mereka dipicu perselisihan dengan kepala lapas.
Mereka sejak lama tidak setuju dan tidak puas dengan aturan yang diberlakukan oleh kepala lapas. Bahkan, para napi mendesak kepala lapas untuk mundur dari jabatanya dan diganti dengan kepala lapas baru.
&amp;ldquo;Jadi, masalahnya ini mungkin karena sejak awal ada perselisihan antara para napi dengan kepala lapas. Kami mencoba menengahi semoga diberikan jalan yang terbaik antara penghuni lapas dengan kepala lapas,&amp;rdquo; kata Kapolres Polewali Mandar, AKBP Rivai usai menemui para napi.

Selain karena ketidakpuasan para napi, keributan juga dipicu kondisi lapas yang sudah melebihi kapasitas. Situasi itu membuat para napi merasa terganggu.
Kericuhan terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Ratusan napi mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas di dalam lapas. Beberapa ruang kerja sipir lapas dilempari dengan batu. Bahkan, satu pagar besi sempat dirusak.
Beruntung puluhan personel polisi diterjunkan ke lokasi untuk menenangkan para napi. Saat ini, polisi sudah dapat mengendalikan situasi di Lapas Kelas IIB Polewali Mandar. Petugas Polres Polewali Mandar akan terus berjaga-jaga di lapas untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
&amp;ldquo;Alhamdulillah situasi saat ini sudah terkendali. Kami sudah bisa mengendalikan para napi sehingga situasinya sudah tenang. Kami mencoba mendekati beberapa napi dan semoga persoalannya segera bisa diselesaikan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
