<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN: Gerindra Pantas Ditawari Masuk Kabinet</title><description>Prabowo sebagai lawan juga tidak berusaha untuk mengajak para pendukungnya melakukan perbuatan anarkis yang bisa melanggar peraturan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet"/><item><title>TKN: Gerindra Pantas Ditawari Masuk Kabinet</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2019 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet-4iA9rg3mz9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua TKN, Arsul Sandi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/24/605/2070289/tkn-gerindra-pantas-ditawari-masuk-kabinet-4iA9rg3mz9.jpg</image><title>Wakil Ketua TKN, Arsul Sandi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengungkapkan Partai Gerindra pantas ditawarkan masuk kabinet Jokowi. Gerindra di mata partai yang tergabung di TKN merupakan lawan yang gentle lantaran bertarung sesuai dengan konstitusi.
&quot;Ada memang sebagian partai-partai di KIK (Koalisi Indonesia Kerja) yang katakanlah memberikan penghormatan lebih kepada Gerindra,&quot; kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Gerindra Bantah Pertemuan Prabowo dan Budi Gunawan di Bali&amp;nbsp;

Prabowo sebagai lawan juga tidak berusaha untuk mengajak para pendukungnya melakukan perbuatan anarkis yang bisa melanggar peraturan. Sehinggal hal itu dianggap TKN sebagai langkah terhormat.

&quot;Sikap-sikap itu yang membuat sebagian teman-teman di koalisi sangat menghormati. Ada juga yang berpendapat kalau pun partai koalisi di pemerintahan akan datang mau bertambah, Gerindra pantas ditawari,&quot; ujarnya,

Kendati demikian, keputusan untuk bergabung atau tidak partai berlambang garuda itu, dirinya menyerahkan kepada Prabowo sebagai ketua umum. &quot;Sekali lagi, apakah Gerindra berkenan atau tidak, ya itu kita kembalikan kepada mereka. Yang jelas itu kita lebih hormati dari pada yang proses pemilunya belum selesai, lebih pengen belok gitu,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polri Minta Masyarakat Cukup Nonton di Rumah Sidang Putusan MK
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengungkapkan Partai Gerindra pantas ditawarkan masuk kabinet Jokowi. Gerindra di mata partai yang tergabung di TKN merupakan lawan yang gentle lantaran bertarung sesuai dengan konstitusi.
&quot;Ada memang sebagian partai-partai di KIK (Koalisi Indonesia Kerja) yang katakanlah memberikan penghormatan lebih kepada Gerindra,&quot; kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Gerindra Bantah Pertemuan Prabowo dan Budi Gunawan di Bali&amp;nbsp;

Prabowo sebagai lawan juga tidak berusaha untuk mengajak para pendukungnya melakukan perbuatan anarkis yang bisa melanggar peraturan. Sehinggal hal itu dianggap TKN sebagai langkah terhormat.

&quot;Sikap-sikap itu yang membuat sebagian teman-teman di koalisi sangat menghormati. Ada juga yang berpendapat kalau pun partai koalisi di pemerintahan akan datang mau bertambah, Gerindra pantas ditawari,&quot; ujarnya,

Kendati demikian, keputusan untuk bergabung atau tidak partai berlambang garuda itu, dirinya menyerahkan kepada Prabowo sebagai ketua umum. &quot;Sekali lagi, apakah Gerindra berkenan atau tidak, ya itu kita kembalikan kepada mereka. Yang jelas itu kita lebih hormati dari pada yang proses pemilunya belum selesai, lebih pengen belok gitu,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polri Minta Masyarakat Cukup Nonton di Rumah Sidang Putusan MK
</content:encoded></item></channel></rss>
