<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Deteksi Puluhan Teroris Masuk ke Jakarta saat Sidang Putusan MK</title><description>Moeldoko menyebut terdapat 30 teroris yang sudah menyiapkan diri untuk melancarkan aksinya saat sidang putusan MK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk"/><item><title>Istana Deteksi Puluhan Teroris Masuk ke Jakarta saat Sidang Putusan MK</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk</guid><pubDate>Rabu 26 Juni 2019 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk-7GIovGyVsd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSP Moeldoko. (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/26/605/2071246/istana-deteksi-puluhan-teroris-masuk-ke-jakarta-saat-sidang-putusan-mk-7GIovGyVsd.jpg</image><title>KSP Moeldoko. (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan pihaknya menerima informasi terdapat sejumlah kelompok teroris yang datang ke Jakarta menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Moeldoko menyebut terdapat 30 teroris yang sudah menyiapkan diri untuk melancarkan aksinya. Ia pun meminta masyarakat untuk waspada.

&quot;Ada dari jaringan teroris juga ikut main. Sudah saya petakan,&quot; kata Moeldoko di Bappenas, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Moeldoko mengimbau masyarakat mengikuti imbauan Kapolri Jendral Tito Karnavian, yang melarang adanya aksi massa saat pembacaan sengketa Pilpres 2019.



&quot;Kekuatan kita sudah antisipasi. Kekuatan sementara cukup mewaspadai. Masyarakat enggak usah khawatir,&quot; ujarnya.

Baca Juga : MK Putuskan Sengketa Pilpres Besok, 47 Ribu TNI-Polri Siap Amankan

Mantan Panglima TNI itu menegaskan penegak hukum akan menindak tegas kepada para pelaku yang akan melakukan kerusuhan saat menggelar demo saat putusan MK.

&quot;Kalau nyata-nyata melakukan tindakan sebagai perusuh, kita pasti tegas. Sepanjang itu demo ya kita perlakukan,&quot; katanya.

Baca Juga : Massa Aksi Kawal MK Berangsur Bubarkan Diri


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan pihaknya menerima informasi terdapat sejumlah kelompok teroris yang datang ke Jakarta menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Moeldoko menyebut terdapat 30 teroris yang sudah menyiapkan diri untuk melancarkan aksinya. Ia pun meminta masyarakat untuk waspada.

&quot;Ada dari jaringan teroris juga ikut main. Sudah saya petakan,&quot; kata Moeldoko di Bappenas, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Moeldoko mengimbau masyarakat mengikuti imbauan Kapolri Jendral Tito Karnavian, yang melarang adanya aksi massa saat pembacaan sengketa Pilpres 2019.



&quot;Kekuatan kita sudah antisipasi. Kekuatan sementara cukup mewaspadai. Masyarakat enggak usah khawatir,&quot; ujarnya.

Baca Juga : MK Putuskan Sengketa Pilpres Besok, 47 Ribu TNI-Polri Siap Amankan

Mantan Panglima TNI itu menegaskan penegak hukum akan menindak tegas kepada para pelaku yang akan melakukan kerusuhan saat menggelar demo saat putusan MK.

&quot;Kalau nyata-nyata melakukan tindakan sebagai perusuh, kita pasti tegas. Sepanjang itu demo ya kita perlakukan,&quot; katanya.

Baca Juga : Massa Aksi Kawal MK Berangsur Bubarkan Diri


</content:encoded></item></channel></rss>
