<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda Muhammadiyah: Terima Hasil Sidang di MK agar Hukum Berjalan Semestinya</title><description>Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto meminta semua pihak menerima keputusan MK terkait PHPU 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-terima-hasil-sidang-di-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-terima-hasil-sidang-di-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya"/><item><title>Pemuda Muhammadiyah: Terima Hasil Sidang di MK agar Hukum Berjalan Semestinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-terima-hasil-sidang-di-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-terima-hasil-sidang-di-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2019 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-minta-semua-pihak-terima-keputusan-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya-yUPYJOQSft.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/27/605/2071578/pemuda-muhammadiyah-minta-semua-pihak-terima-keputusan-mk-agar-hukum-berjalan-semestinya-yUPYJOQSft.JPG</image><title>Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, meminta semua pihak menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.
&quot;Satu-satunya cara agar hukum berjalan dengan mestinya adalah menerima hasil persidangan di MK. Siapa pun yang terpilih,&quot; kata Sunanto kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (26/6/2019).
(Baca juga:   Hakim MK Akan Pertanggungjawabkan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019 kepada Allah SWT)
 
Ia menambahkan, aksi massa yang sedang berlangsung merupakan hak setiap orang dan tidak bisa dihalangi. Dirinya hanya meminta agar peserta aksi tetap tertib dan tidak melanggar undang-undang.

&quot;Asal tak di luar koridor kekerasan dan menambah konflik. Itu bisa menambah kerunyaman baru kalau dilihat ada benturan dan sebagainya. Kita dukung institusi, tapi jangan melawan kehendak,&quot; tegas Sunanto.
(Baca juga:   Aksi Massa Dinilai Tak Akan Pengaruhi Keputusan MK)
 
Dia melihat aksi yang digagas Alumni 212 ini bagus, namun diduga ada segelintir orang yang memanfaatkannya untuk kepentingan negatif. Maka itu, semua pihak, termasuk tokoh agama, harus memberikan edukasi.
&quot;Mereka merusak aksi itu. Tak tahu siapa orangnya. Biarkan aparat penegak hukum yang menentukan. Sidang sudah terbuka, seharusnya kita jangan melakukan tindakan yang melawan hukum, karena bisa saja ada penyusup,&quot; ungkapnya.
Sunanto pun meminta aparat penegak hukum lebih persuasif dan tegas kepada pelaku yang berbuat onar. &quot;Agar menjamin hak itu, tapi juga harus menindak siapa yang melawan hukum,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, meminta semua pihak menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.
&quot;Satu-satunya cara agar hukum berjalan dengan mestinya adalah menerima hasil persidangan di MK. Siapa pun yang terpilih,&quot; kata Sunanto kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (26/6/2019).
(Baca juga:   Hakim MK Akan Pertanggungjawabkan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019 kepada Allah SWT)
 
Ia menambahkan, aksi massa yang sedang berlangsung merupakan hak setiap orang dan tidak bisa dihalangi. Dirinya hanya meminta agar peserta aksi tetap tertib dan tidak melanggar undang-undang.

&quot;Asal tak di luar koridor kekerasan dan menambah konflik. Itu bisa menambah kerunyaman baru kalau dilihat ada benturan dan sebagainya. Kita dukung institusi, tapi jangan melawan kehendak,&quot; tegas Sunanto.
(Baca juga:   Aksi Massa Dinilai Tak Akan Pengaruhi Keputusan MK)
 
Dia melihat aksi yang digagas Alumni 212 ini bagus, namun diduga ada segelintir orang yang memanfaatkannya untuk kepentingan negatif. Maka itu, semua pihak, termasuk tokoh agama, harus memberikan edukasi.
&quot;Mereka merusak aksi itu. Tak tahu siapa orangnya. Biarkan aparat penegak hukum yang menentukan. Sidang sudah terbuka, seharusnya kita jangan melakukan tindakan yang melawan hukum, karena bisa saja ada penyusup,&quot; ungkapnya.
Sunanto pun meminta aparat penegak hukum lebih persuasif dan tegas kepada pelaku yang berbuat onar. &quot;Agar menjamin hak itu, tapi juga harus menindak siapa yang melawan hukum,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
