<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemensos Temukan Cara Mudah Verivali Data Terpadu Kesejahteraan Sosial</title><description>Kementerian Sosial RI melalui Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) terus berinovasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial"/><item><title>Kemensos Temukan Cara Mudah Verivali Data Terpadu Kesejahteraan Sosial</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2019 23:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial-AqxToggGfS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pemberian Bantuan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/28/337/2072404/kemensos-temukan-cara-mudah-verivali-data-terpadu-kesejahteraan-sosial-AqxToggGfS.jpg</image><title>Ilustrasi Pemberian Bantuan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebagai langkah untuk memudahkan pemerintah daerah melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI melalui Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) terus berinovasi.
&quot;Inovasi ini terus dilakukan agar terpenuhinya data yang valid dan akurat untuk ketepatan sasaran penyaluran beragam bantuan sosial dan subsidi yang diberikan pemerintah,&quot; kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).
Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Mensos mengatakan data kemiskinan bersifat sangat dinamis sehingga pemutakhiran (updating) data semestinya dilakukan secara periodik guna menghindari atau mereduksi adanya inclussion error ataupun exclussion error dalam penyaluran bantuan sosial.
&quot;Penting bagi pemerintah daerah untuk senantiasa melakukan update data dan untuk kepentingan itu mengalokasikan anggaran secara rutin dan memadai serta menyiapkan sumber daya manusia mulai dari tingkat desa/ kelurahan, kabupaten/ kota hingga tingkat provinsi,&quot; kata Agus.
Baca Juga: Kemensos Bangun 11 Dapur Umum untuk Korban Banjir Jakarta

Dikatakannya Kemensos mendapat mandat mengelola data kesejahteraan sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.
Undang-undang ini mengamanatkan kepada Kemensos untuk merumuskan kebijakan tentang verifikasi dan validasi data, mengelola data tersebut dengan teknologi informasi, dan meningkatkan kapasitas petugas daerah dalam melakukan verifikasi dan validasi data.
Untuk itu Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kementerian Sosial mengembangkan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk memudahkan dalam pengelolaan Data Terpadu Kesos yang mencakup verifikasi dan validasi serta pemanfaatan data.
Dijelaskan Mensos, SIKS-NG memuat status sosial ekonomi rumah tangga (ruta) 40 persen terendah, keluarga dan individu yang meliputi data demografi, pendidikan, kesehatan, perumahan, kepemilikan aset, dan kepesertaan program bansos/subsidi.SIKS-NG telah  disosialisasikan kepada seluruh Pemda propinsi dan kabupaten/kota untuk  pengelolaan data dan program bansos/subsidi. Perbaikan data dari  lapangan dikelola melalui SIKS-NG dan dimanfaatkan untuk perencanaan,  pengambilan keputusan dan penyaluran bansos/subsidi. Melalui SIKS-NG,  pemda dapat mengelola data masing-masing secara online, transparan,  murah, mudah, dan cepat.
&quot;Layanan SIKS-NG sudah berjalan berupa  dukungan pengelolaan data terpadu, data Bantuan Sosial Pangan, data  Program Keluarga Harapan (PKH), Data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan  Sosial (PPKS) Anak, dan data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan  (PBI JK),&quot; terang Mensos.
Pusdatin Kesos juga telah merilis  aplikasi SIKS-NG berbasis android bernama SIKSDROID yang mendukung  verifikasi dan validasi data terpadu serta monitoring kegiatan  pelaksanaan verifikasi dan validasi tersebut.
Sistem ini dapat  digunakan secara online maupun offline untuk mengakomodir ketersediaan  atau kondisi jaringan internet yang tidak merata.

Kelebihan  SIKSDROID di antaranya terdapat fitur perekaman lokasi, perekaman lama  waktu wawancara di lapangan, serta foto kondisi sosial ekonomi rumah  tangga. Dengan aplikasi ini proses verifikasi dan validasi menjadi lebih  efektif dan efisien.
Melalui SIKS-NG versi Android selain  diperoleh data sosial ekonomi ruta secara paperless, didapat pula foto  kondisi rumah, KTP dan Kartu Keluarga beserta titik koordinat rumah.  Saat ini telah terkumpul 3,5 juta ruta dengan titik koordinat dan foto  di 35 kabupaten/kota. Pusdatin dapat memantau aktivitas pemda melalui  aplikasi dashboard secara online.
&quot;Dengan aplikasi ini maka proses verifikasi dan validasi yang dilakukan pemda menjadi lebih efektif dan efisien,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebagai langkah untuk memudahkan pemerintah daerah melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI melalui Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) terus berinovasi.
&quot;Inovasi ini terus dilakukan agar terpenuhinya data yang valid dan akurat untuk ketepatan sasaran penyaluran beragam bantuan sosial dan subsidi yang diberikan pemerintah,&quot; kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).
Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Mensos mengatakan data kemiskinan bersifat sangat dinamis sehingga pemutakhiran (updating) data semestinya dilakukan secara periodik guna menghindari atau mereduksi adanya inclussion error ataupun exclussion error dalam penyaluran bantuan sosial.
&quot;Penting bagi pemerintah daerah untuk senantiasa melakukan update data dan untuk kepentingan itu mengalokasikan anggaran secara rutin dan memadai serta menyiapkan sumber daya manusia mulai dari tingkat desa/ kelurahan, kabupaten/ kota hingga tingkat provinsi,&quot; kata Agus.
Baca Juga: Kemensos Bangun 11 Dapur Umum untuk Korban Banjir Jakarta

Dikatakannya Kemensos mendapat mandat mengelola data kesejahteraan sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.
Undang-undang ini mengamanatkan kepada Kemensos untuk merumuskan kebijakan tentang verifikasi dan validasi data, mengelola data tersebut dengan teknologi informasi, dan meningkatkan kapasitas petugas daerah dalam melakukan verifikasi dan validasi data.
Untuk itu Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kementerian Sosial mengembangkan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk memudahkan dalam pengelolaan Data Terpadu Kesos yang mencakup verifikasi dan validasi serta pemanfaatan data.
Dijelaskan Mensos, SIKS-NG memuat status sosial ekonomi rumah tangga (ruta) 40 persen terendah, keluarga dan individu yang meliputi data demografi, pendidikan, kesehatan, perumahan, kepemilikan aset, dan kepesertaan program bansos/subsidi.SIKS-NG telah  disosialisasikan kepada seluruh Pemda propinsi dan kabupaten/kota untuk  pengelolaan data dan program bansos/subsidi. Perbaikan data dari  lapangan dikelola melalui SIKS-NG dan dimanfaatkan untuk perencanaan,  pengambilan keputusan dan penyaluran bansos/subsidi. Melalui SIKS-NG,  pemda dapat mengelola data masing-masing secara online, transparan,  murah, mudah, dan cepat.
&quot;Layanan SIKS-NG sudah berjalan berupa  dukungan pengelolaan data terpadu, data Bantuan Sosial Pangan, data  Program Keluarga Harapan (PKH), Data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan  Sosial (PPKS) Anak, dan data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan  (PBI JK),&quot; terang Mensos.
Pusdatin Kesos juga telah merilis  aplikasi SIKS-NG berbasis android bernama SIKSDROID yang mendukung  verifikasi dan validasi data terpadu serta monitoring kegiatan  pelaksanaan verifikasi dan validasi tersebut.
Sistem ini dapat  digunakan secara online maupun offline untuk mengakomodir ketersediaan  atau kondisi jaringan internet yang tidak merata.

Kelebihan  SIKSDROID di antaranya terdapat fitur perekaman lokasi, perekaman lama  waktu wawancara di lapangan, serta foto kondisi sosial ekonomi rumah  tangga. Dengan aplikasi ini proses verifikasi dan validasi menjadi lebih  efektif dan efisien.
Melalui SIKS-NG versi Android selain  diperoleh data sosial ekonomi ruta secara paperless, didapat pula foto  kondisi rumah, KTP dan Kartu Keluarga beserta titik koordinat rumah.  Saat ini telah terkumpul 3,5 juta ruta dengan titik koordinat dan foto  di 35 kabupaten/kota. Pusdatin dapat memantau aktivitas pemda melalui  aplikasi dashboard secara online.
&quot;Dengan aplikasi ini maka proses verifikasi dan validasi yang dilakukan pemda menjadi lebih efektif dan efisien,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
