<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Helikopter TNI yang Hilang Kontak di Papua Lakukan Misi Droping Logistik   </title><description>Helikopter MI-17 bernomor registrasi HA-5138 dengan tujuh crew yang hilang kontak dari Oksibil Pegunungan Bintang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/28/340/2072243/helikopter-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/28/340/2072243/helikopter-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik"/><item><title>Helikopter TNI yang Hilang Kontak di Papua Lakukan Misi Droping Logistik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/28/340/2072243/helikopter-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/28/340/2072243/helikopter-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2019 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/28/340/2072243/pesawat-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik-eTRVg5M56H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/28/340/2072243/pesawat-tni-yang-hilang-kontak-di-papua-lakukan-misi-droping-logistik-eTRVg5M56H.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>JAYAPURA - Helikopter MI-17 bernomor registrasi HA-5138 dengan tujuh crew yang hilang kontak dari Oksibil Pegunungan Bintang ke Lanud Silaspapare Jayapura diketahui mengangkut logistik kewilayah itu dan 12 orang penumpang dan crew.
Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan, 12 orang tersebut 7 crew pesawat, dan 5 personil Satgas Yonif 725/Wrg  yang akan melaksanakan pergantian Pos.
&quot;Pesawat tersebut sebelumnya melaksanakan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Beberapa pos-pos pengamanan TNI di perbatasan NKRI-PNG disebut Pos udara karena hanya dapat ditempuh dengan sarana angkut pesawat udara,&quot; ungkap Aidi, Jumat (28/6/2019).
Helikopter bertolak dari distrik Okbibab menuju Bandara Oksibil ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang dalam rangka refuel. Pada  pukul 11.44 WIT Helly MI-17 take off dari bandara Oksibil menuju Sentani.
&amp;nbsp;
&quot;Sesuai perkiraan ekstimasi waktu seharusnya Helly MI-17 landing di Sentani pkl. 13.11 WIT namun sampai dengan saat ini belum ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan Helly tersebut,&quot; jelasnya.
Dilaporkan bahwa pada saat Landing dari bandara Oksibil kondisi cuaca baik dengan jarak pandang 6-7 km, namun dari pantauan BMKG, di beberapa tempat route antara Oksibil dan Sentani berpotensi adanya cuaca ekstrim yang sewaktu-waktu dapat berubah secara cepat.
Sesuai hasil komunikasi Lanud Silas Papare dengan Tower Oksibil, Ibu Dita dilaporkan bahwa kontak terakhir dengan pesawat pada pukul 11.49 WIT (5 mnt dr T/O) dan berada di ketinggian 7800 ft, 6 NM ke utara.
&quot;Sampai laporan ini diterima, belum didapatkan informasi tentang kedudukan pesawat tersebut, upaya pencarian sedang dilaksanakan dengan berkoordinasi pihak Basarnas Provinsi Papua dan mengerahkan satuan kewilayahan untuk mencari informasi keberadaan pesawat M-17,&quot; pungkasnya. (wal)</description><content:encoded>JAYAPURA - Helikopter MI-17 bernomor registrasi HA-5138 dengan tujuh crew yang hilang kontak dari Oksibil Pegunungan Bintang ke Lanud Silaspapare Jayapura diketahui mengangkut logistik kewilayah itu dan 12 orang penumpang dan crew.
Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan, 12 orang tersebut 7 crew pesawat, dan 5 personil Satgas Yonif 725/Wrg  yang akan melaksanakan pergantian Pos.
&quot;Pesawat tersebut sebelumnya melaksanakan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Beberapa pos-pos pengamanan TNI di perbatasan NKRI-PNG disebut Pos udara karena hanya dapat ditempuh dengan sarana angkut pesawat udara,&quot; ungkap Aidi, Jumat (28/6/2019).
Helikopter bertolak dari distrik Okbibab menuju Bandara Oksibil ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang dalam rangka refuel. Pada  pukul 11.44 WIT Helly MI-17 take off dari bandara Oksibil menuju Sentani.
&amp;nbsp;
&quot;Sesuai perkiraan ekstimasi waktu seharusnya Helly MI-17 landing di Sentani pkl. 13.11 WIT namun sampai dengan saat ini belum ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan Helly tersebut,&quot; jelasnya.
Dilaporkan bahwa pada saat Landing dari bandara Oksibil kondisi cuaca baik dengan jarak pandang 6-7 km, namun dari pantauan BMKG, di beberapa tempat route antara Oksibil dan Sentani berpotensi adanya cuaca ekstrim yang sewaktu-waktu dapat berubah secara cepat.
Sesuai hasil komunikasi Lanud Silas Papare dengan Tower Oksibil, Ibu Dita dilaporkan bahwa kontak terakhir dengan pesawat pada pukul 11.49 WIT (5 mnt dr T/O) dan berada di ketinggian 7800 ft, 6 NM ke utara.
&quot;Sampai laporan ini diterima, belum didapatkan informasi tentang kedudukan pesawat tersebut, upaya pencarian sedang dilaksanakan dengan berkoordinasi pihak Basarnas Provinsi Papua dan mengerahkan satuan kewilayahan untuk mencari informasi keberadaan pesawat M-17,&quot; pungkasnya. (wal)</content:encoded></item></channel></rss>
