<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka STQN Ke-XXV di Pontianak, Menag Ajak Rajut Kembali Persaudaraan Pasca-Pemilu</title><description>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) ke-XXV yang diikuti 34 provinsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu"/><item><title>Buka STQN Ke-XXV di Pontianak, Menag Ajak Rajut Kembali Persaudaraan Pasca-Pemilu</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu</guid><pubDate>Minggu 30 Juni 2019 02:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Prihatini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu-xuhD7G66TG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembukaan STQN ke XXV di Pontianak (Dina/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/30/340/2072697/buka-stqn-ke-xxv-di-pontianak-menag-ajak-rajut-kembali-persaudaraan-pasca-pemilu-xuhD7G66TG.jpg</image><title>Pembukaan STQN ke XXV di Pontianak (Dina/Okezone)</title></images><description>PONTIANAK &amp;ndash; Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) ke-XXV di Alun-Alun Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. STQN itu diikuti 34 kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Lukman mengajak masyarakat menjadikan STQN sebagai momentum merajut kembali persaudaraan pasca-Pemilu 2019 dan memperkokoh kehidupan bangsa dengan nilai keagamaan.

&amp;ldquo;Ini menjadi mementum merajut persaudaan pasca-pemilu dan harus disyukuri,&amp;rdquo; katanya, Sabtu (29/6/2019) malam.
&amp;nbsp;
STQN diharapkan jadi ajang melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu berprestasi.

&quot;Prestasi tidak hanya di bidang membaca Alquran, namun harus ditingkatkan terutama mempelajari artinya sehingga bisa diamalkan ke kehidupan sehari-hari,&quot; ujar politikus PPP itu.

Seremonial pembukaan STQN di Pontianak berlangsung meriah ditandai dengan pemukulan beduk oleh Menag. Disertai dengan 25 kali ledakan meriam karbit.

Ribuan masyarakat tumpah ruah melihat prosesi opening hajatan dua tahun sekali itu. Mereka antusias menyaksikan parade kafilah dari 34 provinsi dan penampilan kesenian daerah.


</description><content:encoded>PONTIANAK &amp;ndash; Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) ke-XXV di Alun-Alun Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. STQN itu diikuti 34 kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Lukman mengajak masyarakat menjadikan STQN sebagai momentum merajut kembali persaudaraan pasca-Pemilu 2019 dan memperkokoh kehidupan bangsa dengan nilai keagamaan.

&amp;ldquo;Ini menjadi mementum merajut persaudaan pasca-pemilu dan harus disyukuri,&amp;rdquo; katanya, Sabtu (29/6/2019) malam.
&amp;nbsp;
STQN diharapkan jadi ajang melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu berprestasi.

&quot;Prestasi tidak hanya di bidang membaca Alquran, namun harus ditingkatkan terutama mempelajari artinya sehingga bisa diamalkan ke kehidupan sehari-hari,&quot; ujar politikus PPP itu.

Seremonial pembukaan STQN di Pontianak berlangsung meriah ditandai dengan pemukulan beduk oleh Menag. Disertai dengan 25 kali ledakan meriam karbit.

Ribuan masyarakat tumpah ruah melihat prosesi opening hajatan dua tahun sekali itu. Mereka antusias menyaksikan parade kafilah dari 34 provinsi dan penampilan kesenian daerah.


</content:encoded></item></channel></rss>
