<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Usulan Tak Pajang Foto Presiden, Ketua DPRD DKI Akan Panggil Dinas Pendidikan Jakarta</title><description>Ketua DPRD DKI menjelaskan sudah menjadi kewajiban kalau foto presiden dan wakil presiden harus terpasang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta"/><item><title>Viral Usulan Tak Pajang Foto Presiden, Ketua DPRD DKI Akan Panggil Dinas Pendidikan Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta</guid><pubDate>Senin 01 Juli 2019 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta-tHoytHM5R5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/01/338/2073276/viral-usulan-tak-pajang-foto-presiden-ketua-dprd-dki-akan-panggil-dinas-pendidikan-jakarta-tHoytHM5R5.jpg</image><title>Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, mengungkapkan bahwa dirinya akan mendatangi langsung SMPN 30 Jakarta untuk mengetahui kebenaran isu pencopotan foto presiden dan wakil presiden di sekolah itu.
Selain itu, Prasetyo juga akan memanggil Dinas Pendidikan Jakarta untuk mengetahui kebenaran dari kabar yang tersebar dan menjadi virsl di media sosial tersebut.
&quot;Saya akan cek ke SMPN 30 itu. Saya akan datang ke sana. Saya akan undang kepala dinas pendidikan dengan saya, saya akan lihat apakah itu betul atau hoaks,&quot; ujar Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019).
Baca Juga: Anies Tanggapi Viral Ajakan Ganti Foto Presiden di SMPN 30 Jakarta

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan sudah menjadi kewajiban kalau foto presiden dan wakil presiden harus terpasang. Namun, jikalau foto gubernur dan wakil gubernur dipasang, ia pun tidak mempermasalahkannya.
&quot;Apapun ini, presiden dan wakil presiden itu adalah panglima tertinggi di Republik ini. Ya kewajiban kita sebagai ASN itu kan pimpinan negeri, pimpinannya mereka, ya harus pasang. Ada pak gubernur, ya silakan pasang juga, enggak ada masalah,&quot; paparnya.Sekadar diketahui, warganet tersebut mengunggah status dalam laman  media sosial pribadinya untuk tidak memajang foto presiden dan wakil  presiden, dan lebih baik memasang foto Gubernur DKI Jakarta.
&quot;Kalau  boleh usul di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto presiden  dan wakil presiden. Turunkan saja foto-fotonya. Kita sebagai guru nggak  mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti, dan  membiarkan kecurangan dan ketidakadilan. Cukup saja kita pajang  Goodbener kita, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan&quot; tulis warganet itu.

Sempat  beredar kabar kalau warganet bernama Asteria Fitriani merupakan salah  satu guru di SMPN 30 Jakarta, namum setelah ditelusuri, Asteria Fitriani  ialah seorang wali murid.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, mengungkapkan bahwa dirinya akan mendatangi langsung SMPN 30 Jakarta untuk mengetahui kebenaran isu pencopotan foto presiden dan wakil presiden di sekolah itu.
Selain itu, Prasetyo juga akan memanggil Dinas Pendidikan Jakarta untuk mengetahui kebenaran dari kabar yang tersebar dan menjadi virsl di media sosial tersebut.
&quot;Saya akan cek ke SMPN 30 itu. Saya akan datang ke sana. Saya akan undang kepala dinas pendidikan dengan saya, saya akan lihat apakah itu betul atau hoaks,&quot; ujar Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019).
Baca Juga: Anies Tanggapi Viral Ajakan Ganti Foto Presiden di SMPN 30 Jakarta

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan sudah menjadi kewajiban kalau foto presiden dan wakil presiden harus terpasang. Namun, jikalau foto gubernur dan wakil gubernur dipasang, ia pun tidak mempermasalahkannya.
&quot;Apapun ini, presiden dan wakil presiden itu adalah panglima tertinggi di Republik ini. Ya kewajiban kita sebagai ASN itu kan pimpinan negeri, pimpinannya mereka, ya harus pasang. Ada pak gubernur, ya silakan pasang juga, enggak ada masalah,&quot; paparnya.Sekadar diketahui, warganet tersebut mengunggah status dalam laman  media sosial pribadinya untuk tidak memajang foto presiden dan wakil  presiden, dan lebih baik memasang foto Gubernur DKI Jakarta.
&quot;Kalau  boleh usul di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto presiden  dan wakil presiden. Turunkan saja foto-fotonya. Kita sebagai guru nggak  mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti, dan  membiarkan kecurangan dan ketidakadilan. Cukup saja kita pajang  Goodbener kita, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan&quot; tulis warganet itu.

Sempat  beredar kabar kalau warganet bernama Asteria Fitriani merupakan salah  satu guru di SMPN 30 Jakarta, namum setelah ditelusuri, Asteria Fitriani  ialah seorang wali murid.</content:encoded></item></channel></rss>
