<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yusril Jawab Begini saat Ditanya Apakah Ditawari Jadi Menteri oleh Jokowi</title><description>Begini jawaban Yusril ditanya apakah ditawari jadi menteri oleh Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi"/><item><title>Yusril Jawab Begini saat Ditanya Apakah Ditawari Jadi Menteri oleh Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi</guid><pubDate>Selasa 02 Juli 2019 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi-aaqfNFyGsW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yusril saat ikut sidang PHPU 2019 di MK. (Foto: Arif/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/02/337/2073444/yusril-jawab-begini-saat-ditanya-apakah-ditawari-jadi-menteri-oleh-jokowi-aaqfNFyGsW.jpg</image><title>Yusril saat ikut sidang PHPU 2019 di MK. (Foto: Arif/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden terpilih di Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi) menerima 33 anggota tim kuasa hukumnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019) malam. Pertemuan digelar satu hari setelah Komisi Pemlihan Umum (KPU) menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presidan dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 pada Minggu (30/6).
Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pertemuan yang juga dihadiri oleh tujuh orang dari TKN Jokowi-Ma'ruf tersebut hanya untuk bersilaturahmi guna menyampaikan laporan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Seusai pertemuan, Yusril sempat diwawancara oleh awak media massa. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah apakah Yusril akan dilibatkan dalam pemerintahan periode kedua Jokowi pada 2019-2024 sebagai menteri. &quot;Wallahualam. Sampai sekarang secara eksplisit itu belum ada pembicaraan tentang hal itu,&quot; kata Yusril.
(Baca juga: Jokowi Terima Yusril Cs di Istana Bogor)
Yusril sendiri pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara pada masa pemerintahan Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada masa Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Menteri Hukum dan Perundang-undangan pada masa Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid.

Yusril mengatakan dirinya lebih banyak mendiskusikan dengan Jokowi soal masalah-masalah terkini dan masalah-masalah di masa mendatang, terutama terkait dengan Undang-undang Dasar 1945 dan pembangunan hukum pada umumnya.
&quot;Saya kira bukan hanya semata-mata penegakan hukum tetapi juga pembangunan hukum dalam arti perbaikan dalam sistem bernegara kita dan pengaturan-pengaturannya apalagi dengan sistem hukum yang dianggap baik dan ideal di masa-masa yang akan datang,&quot; kata Yusril.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden terpilih di Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi) menerima 33 anggota tim kuasa hukumnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019) malam. Pertemuan digelar satu hari setelah Komisi Pemlihan Umum (KPU) menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presidan dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 pada Minggu (30/6).
Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pertemuan yang juga dihadiri oleh tujuh orang dari TKN Jokowi-Ma'ruf tersebut hanya untuk bersilaturahmi guna menyampaikan laporan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Seusai pertemuan, Yusril sempat diwawancara oleh awak media massa. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah apakah Yusril akan dilibatkan dalam pemerintahan periode kedua Jokowi pada 2019-2024 sebagai menteri. &quot;Wallahualam. Sampai sekarang secara eksplisit itu belum ada pembicaraan tentang hal itu,&quot; kata Yusril.
(Baca juga: Jokowi Terima Yusril Cs di Istana Bogor)
Yusril sendiri pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara pada masa pemerintahan Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada masa Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Menteri Hukum dan Perundang-undangan pada masa Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid.

Yusril mengatakan dirinya lebih banyak mendiskusikan dengan Jokowi soal masalah-masalah terkini dan masalah-masalah di masa mendatang, terutama terkait dengan Undang-undang Dasar 1945 dan pembangunan hukum pada umumnya.
&quot;Saya kira bukan hanya semata-mata penegakan hukum tetapi juga pembangunan hukum dalam arti perbaikan dalam sistem bernegara kita dan pengaturan-pengaturannya apalagi dengan sistem hukum yang dianggap baik dan ideal di masa-masa yang akan datang,&quot; kata Yusril.</content:encoded></item></channel></rss>
