<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencarian Hari Ke-10, Helikopter Penerbad Belum Juga Ditemukan</title><description>Helikopter Penerbad yang hilang belum juga ditemukan hingga hari kesepuluh pencarian ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan"/><item><title>Pencarian Hari Ke-10, Helikopter Penerbad Belum Juga Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan</guid><pubDate>Minggu 07 Juli 2019 22:38 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan-SqSLp9PYby.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencarian helikopter Penerbad melalui kamera penjelajah di pesawat CN-235-MPA. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/07/340/2075818/pencarian-hari-ke-10-helikopter-penerbad-belum-juga-ditemukan-SqSLp9PYby.jpg</image><title>Pencarian helikopter Penerbad melalui kamera penjelajah di pesawat CN-235-MPA. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)</title></images><description>JAYAPURA &amp;ndash; Upaya pencarian helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak Jumat pekan lalu hingga kini belum ditemukan. Cuaca yang buruk menjadi kendala upaya pencarian.
Bahkan, hingga hari kesepuluh sejak dinyatakan hilang, helikopter berpenumpang 12 orang, termasuk kru dan anggota Satgas Perbatasan RI-PNG Yonif 725/WRG belum juga mendapat titik terang.
Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan pencarian terus dilakukan oleh tim darat dan udara.
Baca juga: &amp;nbsp;Pencarian Helikopter MI-17 Mencakup hingga 3 Wilayah 

Ia memaparkan, tiga helikopter (dua heli TNI AD dan satu heli perbantuan penerbangan sipil) serta satu pesawat CN 235 MPA milik TNI AU yang direncanakan melakukan searching flight tidak bisa maksimal melakukan pencarian.
&quot;Hanya satu, yakni Heli Bell 412 registrasi 5185 yang melakukan penyisiran dari Sentani ke Lereh dan kembali lagi ke Sentani, namun belum menemukan hasil. Bahkan, heli sempat mendarat di Lereh akibat cuaca, sambil melakukan pengisian bahan bakar,&quot; ungkap Dax.

Sementara dua helikopter lain hanya bisa siaga di Bandara Oksibil akibat cuaca yang ekstrem, hingga keduanya membatalkan penerbangan.
&quot;Awan tebal dan kabut yang menyelimuti udara di atas Oksibil dari pagi hingga sore ini. Demikian pula halnya dengan pesawat CN 235 MPA yang direncanakan melakukan pencarian dengan rute Sentani&amp;ndash;Oksibil&amp;ndash;Sentani batal,&quot; ucapnya.
Baca juga:   Warga Setempat Bantu Aparat Cari Helikopter yang Hilang Kontak di Papua&amp;nbsp;
 
Sementara tim darat terus bergerak melakukan pencarian. Kali ini mereka menyisir wilayah sekitar Kampung Bulangkop, Distrik Okaom; dan Kampung Tangen, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.
&quot;Proses pencarian melalui darat  selesai pada pukul 16.00 WIT dan akan dilanjutkan esok hari. Baik darat maupun udara belum menemukan tanda-tanda keberadaan heli tersebut,&quot; ucap Dax.
Rencananya besok pencarian kembali dilakukan, baik melalui darat ataupun udara. Dari sektor udara, armada yang digunakan masih sama, hanya berharap cuaca bisa membaik, untuk maksimalnya pencarian.</description><content:encoded>JAYAPURA &amp;ndash; Upaya pencarian helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak Jumat pekan lalu hingga kini belum ditemukan. Cuaca yang buruk menjadi kendala upaya pencarian.
Bahkan, hingga hari kesepuluh sejak dinyatakan hilang, helikopter berpenumpang 12 orang, termasuk kru dan anggota Satgas Perbatasan RI-PNG Yonif 725/WRG belum juga mendapat titik terang.
Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan pencarian terus dilakukan oleh tim darat dan udara.
Baca juga: &amp;nbsp;Pencarian Helikopter MI-17 Mencakup hingga 3 Wilayah 

Ia memaparkan, tiga helikopter (dua heli TNI AD dan satu heli perbantuan penerbangan sipil) serta satu pesawat CN 235 MPA milik TNI AU yang direncanakan melakukan searching flight tidak bisa maksimal melakukan pencarian.
&quot;Hanya satu, yakni Heli Bell 412 registrasi 5185 yang melakukan penyisiran dari Sentani ke Lereh dan kembali lagi ke Sentani, namun belum menemukan hasil. Bahkan, heli sempat mendarat di Lereh akibat cuaca, sambil melakukan pengisian bahan bakar,&quot; ungkap Dax.

Sementara dua helikopter lain hanya bisa siaga di Bandara Oksibil akibat cuaca yang ekstrem, hingga keduanya membatalkan penerbangan.
&quot;Awan tebal dan kabut yang menyelimuti udara di atas Oksibil dari pagi hingga sore ini. Demikian pula halnya dengan pesawat CN 235 MPA yang direncanakan melakukan pencarian dengan rute Sentani&amp;ndash;Oksibil&amp;ndash;Sentani batal,&quot; ucapnya.
Baca juga:   Warga Setempat Bantu Aparat Cari Helikopter yang Hilang Kontak di Papua&amp;nbsp;
 
Sementara tim darat terus bergerak melakukan pencarian. Kali ini mereka menyisir wilayah sekitar Kampung Bulangkop, Distrik Okaom; dan Kampung Tangen, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.
&quot;Proses pencarian melalui darat  selesai pada pukul 16.00 WIT dan akan dilanjutkan esok hari. Baik darat maupun udara belum menemukan tanda-tanda keberadaan heli tersebut,&quot; ucap Dax.
Rencananya besok pencarian kembali dilakukan, baik melalui darat ataupun udara. Dari sektor udara, armada yang digunakan masih sama, hanya berharap cuaca bisa membaik, untuk maksimalnya pencarian.</content:encoded></item></channel></rss>
