<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tegur Menteri Siti dan Sofyan Djalil</title><description>Dari Kementerian Kehutanan misalnya masih lama, ini urusan lahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil"/><item><title>Jokowi Tegur Menteri Siti dan Sofyan Djalil</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2019 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil-MvTGdeb6X8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/08/337/2076119/jokowi-tegur-menteri-siti-dan-sofyan-djalil-MvTGdeb6X8.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo</title></images><description>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan keluhan investor yang saat ini masih mengalami kesulitan dalam  pengurusan  perizinan lahan di tingkat kementerian.

Jokowi mengatakan, persoalan perizinan investasi telah disampaikan berkali-kali untuk dipermudah. Apalagi, sambung dia, produk yang akan diberi perizinan itu bertujuan untuk diekspor.

Jokowi menyoroti kinerja Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil.

&quot;Dari Kementerian Kehutanan misalnya masih lama, ini urusan lahan. Ini Pak Wapres biar bercerita mengenai petrochemical yang kita perlukan, tapi sudah berhenti setahun lebih gara-gara yang berkaitan dengan lahan,&quot; ujar Jokowi saat Rapat Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).


Baca Juga: Petuah Ahok saat Jalan-Jalan ke Korea Selatan

Jokowi juga menyoroti masih sulitnya perizinan perhotelan. Keluhan tersebut  langsung didengarnya dari para investor saat menggelar kunjungannya ke Manado, Sulawesi Utara.

&quot;Kemarin kita ke manado, sama (sulit perizinan), hotel sudah berbondong-bondong, kita kurang hotel, hotel sudah berbondong-bondong mau bikin, urusan yang berkaitan dengan tata ruang sebetulnya dari Menteri BPN bisa menyelesaikan dengan kesepakatan-kesepakatan yang memang harus itu dilakukan,&quot; tuturnya.

&quot;Semua hal seperti ini, kalau kita hanya terbelit dengan rutinitas tapi kalau kita tidak berani melihat problem, melihat tantangan-tantangan riil yang kita hadapi, ya sampai kapanpun kita tidak akan bisa mengatasi tantangan yang ada,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan keluhan investor yang saat ini masih mengalami kesulitan dalam  pengurusan  perizinan lahan di tingkat kementerian.

Jokowi mengatakan, persoalan perizinan investasi telah disampaikan berkali-kali untuk dipermudah. Apalagi, sambung dia, produk yang akan diberi perizinan itu bertujuan untuk diekspor.

Jokowi menyoroti kinerja Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil.

&quot;Dari Kementerian Kehutanan misalnya masih lama, ini urusan lahan. Ini Pak Wapres biar bercerita mengenai petrochemical yang kita perlukan, tapi sudah berhenti setahun lebih gara-gara yang berkaitan dengan lahan,&quot; ujar Jokowi saat Rapat Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).


Baca Juga: Petuah Ahok saat Jalan-Jalan ke Korea Selatan

Jokowi juga menyoroti masih sulitnya perizinan perhotelan. Keluhan tersebut  langsung didengarnya dari para investor saat menggelar kunjungannya ke Manado, Sulawesi Utara.

&quot;Kemarin kita ke manado, sama (sulit perizinan), hotel sudah berbondong-bondong, kita kurang hotel, hotel sudah berbondong-bondong mau bikin, urusan yang berkaitan dengan tata ruang sebetulnya dari Menteri BPN bisa menyelesaikan dengan kesepakatan-kesepakatan yang memang harus itu dilakukan,&quot; tuturnya.

&quot;Semua hal seperti ini, kalau kita hanya terbelit dengan rutinitas tapi kalau kita tidak berani melihat problem, melihat tantangan-tantangan riil yang kita hadapi, ya sampai kapanpun kita tidak akan bisa mengatasi tantangan yang ada,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
