<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Gerindra Bergabung, Tak Ada Oposisi yang Solid Mengawasi Pemerintahan Jokowi</title><description>Ujang Komarudin berharap Partai Gerindra tetap berada di luar pemerintahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi"/><item><title>Jika Gerindra Bergabung, Tak Ada Oposisi yang Solid Mengawasi Pemerintahan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2019 06:21 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi-6VU7jvRysV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo-Sandi beserta para pendukungnya.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/10/337/2076854/jika-gerindra-bergabung-tak-ada-oposisi-yang-solid-mengawasi-pemerintahan-jokowi-6VU7jvRysV.jpg</image><title>Prabowo-Sandi beserta para pendukungnya.</title></images><description>JAKARTA - Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, akan lebih baik jika Partai Gerindra tetap memilih menjadi oposisi guna mengawasi pemerintahan yang dipimpin Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.
&amp;ldquo;Baiknya tetap menjadi oposisi,&amp;rdquo; ungkap Ujang kepada Okezone di Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Belakangan berhembus isu Gerindra akan menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf. Jika hal ini terjadi, kata Ujang, maka tak ada lagi oposisi yang solid mengawasi pemerintah.
&amp;ldquo;Karena jika Gerindra merapat ke pemerintah, tak akan ada lagi oposisi yang kuat. Karena hanya akan meninggalkan PKS saja,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Tidak akan ada yang mengontrol pemerintah dengan efektif,&amp;rdquo; ujarnya lagi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/27/57838/295059_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo-Sandi Terima Keputusan Mahkamah Konstitusi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terlebih lagi, ujarnya, pemerintahan yang baik bisa terwujud jika ada pihak oposisi yang memantau dan mengkritisi jika terjadi kesalahan.
&amp;ldquo;Perlu adanya oposisi yang kuat. Sebagai fungsi checks and balances. Pemerintah harus kuat. Begitu juga pihak oposisi,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, akan lebih baik jika Partai Gerindra tetap memilih menjadi oposisi guna mengawasi pemerintahan yang dipimpin Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.
&amp;ldquo;Baiknya tetap menjadi oposisi,&amp;rdquo; ungkap Ujang kepada Okezone di Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Belakangan berhembus isu Gerindra akan menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf. Jika hal ini terjadi, kata Ujang, maka tak ada lagi oposisi yang solid mengawasi pemerintah.
&amp;ldquo;Karena jika Gerindra merapat ke pemerintah, tak akan ada lagi oposisi yang kuat. Karena hanya akan meninggalkan PKS saja,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Tidak akan ada yang mengontrol pemerintah dengan efektif,&amp;rdquo; ujarnya lagi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/27/57838/295059_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo-Sandi Terima Keputusan Mahkamah Konstitusi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terlebih lagi, ujarnya, pemerintahan yang baik bisa terwujud jika ada pihak oposisi yang memantau dan mengkritisi jika terjadi kesalahan.
&amp;ldquo;Perlu adanya oposisi yang kuat. Sebagai fungsi checks and balances. Pemerintah harus kuat. Begitu juga pihak oposisi,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
