<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menteri Kabinet Jilid II Harus Tegas Dalam Membuat Kebijakan   </title><description>Jokowi harus memastikan bahwa para menteri di Kabinet Kerja jilid II harus dari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan"/><item><title> Menteri Kabinet Jilid II Harus Tegas Dalam Membuat Kebijakan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2019 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan-dzj46W9pt0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/11/337/2077542/menteri-kabinet-jilid-ii-harus-tegas-dalam-membuat-kebijakan-dzj46W9pt0.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>
JAKARTA - Direktur DIKSI Indonesia Sebastian Salang mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus memastikan bahwa para menteri di Kabinet Kerja jilid II harus dari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Sebastian menerangkan, publik berhak berharap siapapun menterinya harus profesional di bidangnya, harus memiliki berpotensi, berintegritas, dan memiliki ketegasan dalam membuat kebijakan.

&quot;Indonesia ini idealnya punya blue print berupa reward dan hukuman pekerjaan atas orang. Saya kira Pak Jokowi sudah tahu hal itu. Parpol itu sekarang sedang berlomba untuk menyesuaikan blue printnya pemerintah. Tapi karena presiden punya hak prerogratif partai jadi kayak kucing dalam karung,&quot; kata Sebastian dalam diskusi Formappi di Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Parpol Sibuk Minta Jatah Kursi Menteri, Pengamat Politik: Overacting!

Baca juga: Calon Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin Dinilai Harus Miliki 6 Kriteria Ini

Sebastian menegaskan, Jokowi juga harus menunjuk menteri yang sesuai dengan visi dan misinya dalam menjalankan pemerintahan. &quot;Jangan sampai dia gagap usai menanggapi visi besar dari presiden,&quot; paparnya.

Ia juga meminta Jokowi mengangkat para menteri yang telah teruji dan berhasil dalam memimpin daerah. Menurut dia, Wali Kota Surabaya Risma, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Gubernur Sulsel Nurdian Abdullah pantas untuk diangkat jadi menteri.

&quot;Mudah-mudahan treknya begini, ini bisa diangkat dalam blue print kita. Ini penting sekali. Pak Jokowi bisa lihat ini, apakah ada mantan Gubernur yang bagus dibidangnya dan profesional, kan bagus juga kalau diambil. Jadi pantas dipromosikan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Direktur DIKSI Indonesia Sebastian Salang mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus memastikan bahwa para menteri di Kabinet Kerja jilid II harus dari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Sebastian menerangkan, publik berhak berharap siapapun menterinya harus profesional di bidangnya, harus memiliki berpotensi, berintegritas, dan memiliki ketegasan dalam membuat kebijakan.

&quot;Indonesia ini idealnya punya blue print berupa reward dan hukuman pekerjaan atas orang. Saya kira Pak Jokowi sudah tahu hal itu. Parpol itu sekarang sedang berlomba untuk menyesuaikan blue printnya pemerintah. Tapi karena presiden punya hak prerogratif partai jadi kayak kucing dalam karung,&quot; kata Sebastian dalam diskusi Formappi di Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Parpol Sibuk Minta Jatah Kursi Menteri, Pengamat Politik: Overacting!

Baca juga: Calon Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin Dinilai Harus Miliki 6 Kriteria Ini

Sebastian menegaskan, Jokowi juga harus menunjuk menteri yang sesuai dengan visi dan misinya dalam menjalankan pemerintahan. &quot;Jangan sampai dia gagap usai menanggapi visi besar dari presiden,&quot; paparnya.

Ia juga meminta Jokowi mengangkat para menteri yang telah teruji dan berhasil dalam memimpin daerah. Menurut dia, Wali Kota Surabaya Risma, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Gubernur Sulsel Nurdian Abdullah pantas untuk diangkat jadi menteri.

&quot;Mudah-mudahan treknya begini, ini bisa diangkat dalam blue print kita. Ini penting sekali. Pak Jokowi bisa lihat ini, apakah ada mantan Gubernur yang bagus dibidangnya dan profesional, kan bagus juga kalau diambil. Jadi pantas dipromosikan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
