<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Syarat Rekonsiliasi dengan Memulangkan Habib Rizieq Dianggap 'Tak Pantas'</title><description>Syarat rekonsiliasi dengan memulangkan Habib Rizieq dianggap 'tak pantas'.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas"/><item><title>Syarat Rekonsiliasi dengan Memulangkan Habib Rizieq Dianggap 'Tak Pantas'</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2019 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas-vougk0Ae6y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Habib Rizieq Shihab.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/11/605/2077566/syarat-rekonsiliasi-dengan-memulangkan-habib-rizieq-dianggap-tak-pantas-vougk0Ae6y.jpg</image><title>Habib Rizieq Shihab.</title></images><description>JAKARTA - Pengamat politik Ray Rangkuti menganggap permintaan kubu Prabowo Subianto agar presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memulangkan Habib Rizieq sebagai syarat rekonsiliasi adalah terlalu berlebihan
Menurut Ray, rekonsiliasi Prabowo-Sandi tak pantas ditukar dengan proses hukum.
&amp;ldquo;Jujur saya kecam betul kehendak rekonsiliasi ini dengan barter proses hukum,&quot; ujar Ray dalam diskusi Formappi, Jakarta, Rabu (11/7/2019).
Ray menegasakan, proses hukum tak bisa dibarter dengan kepentingan politik. Dia meminta Polri tak menghentikan proses hukum hanya karena kepentingan politik.
Baca juga: Terkait Habib Rizieq, TKN: Jika Merasa Tak Bersalah, Hadapi dengan Pulang ke Tanah Air
&quot;Proses hukumnya harus dibuktikan, tidak boleh dibarter, bagaimana seorang pemimpin membarter kasus untuk rekonsiliasi, itu tidak pantas,&quot; kata Ray.

Ray Rangkuti (paling kanan). Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone
Sebelumnya diberitakan, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, dalam komunikasi politik harus menjauhkan dendam agar rekonsiliasi bisa dilakukan dengan baik.
&quot;Atau rekonsiliasi tidak mungkin terjadi kalau kemudian suasana dan pikiran (dendam) itu juga terjadi. Suasana itu harus diredakan, harus dikendurkan sehingga islah itu menjadi sesuatu yang kuat,&quot; kata Muzani di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa 9 Juli 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat politik Ray Rangkuti menganggap permintaan kubu Prabowo Subianto agar presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memulangkan Habib Rizieq sebagai syarat rekonsiliasi adalah terlalu berlebihan
Menurut Ray, rekonsiliasi Prabowo-Sandi tak pantas ditukar dengan proses hukum.
&amp;ldquo;Jujur saya kecam betul kehendak rekonsiliasi ini dengan barter proses hukum,&quot; ujar Ray dalam diskusi Formappi, Jakarta, Rabu (11/7/2019).
Ray menegasakan, proses hukum tak bisa dibarter dengan kepentingan politik. Dia meminta Polri tak menghentikan proses hukum hanya karena kepentingan politik.
Baca juga: Terkait Habib Rizieq, TKN: Jika Merasa Tak Bersalah, Hadapi dengan Pulang ke Tanah Air
&quot;Proses hukumnya harus dibuktikan, tidak boleh dibarter, bagaimana seorang pemimpin membarter kasus untuk rekonsiliasi, itu tidak pantas,&quot; kata Ray.

Ray Rangkuti (paling kanan). Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone
Sebelumnya diberitakan, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, dalam komunikasi politik harus menjauhkan dendam agar rekonsiliasi bisa dilakukan dengan baik.
&quot;Atau rekonsiliasi tidak mungkin terjadi kalau kemudian suasana dan pikiran (dendam) itu juga terjadi. Suasana itu harus diredakan, harus dikendurkan sehingga islah itu menjadi sesuatu yang kuat,&quot; kata Muzani di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa 9 Juli 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
