<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Khawatir Pemerintah Ugal-ugalan jika Tak Ada Oposisi</title><description>Sandiaga telah memutuskan tetap konsisten menjadi oposisi dan berani melakukan pengawasan terhadap pemerintahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tak-ada-oposisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tak-ada-oposisi"/><item><title>Sandiaga Khawatir Pemerintah Ugal-ugalan jika Tak Ada Oposisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tak-ada-oposisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tak-ada-oposisi</guid><pubDate>Minggu 14 Juli 2019 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-uno-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tanpa-oposisi-8IbPVmCboA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno (Foto: Sarah Hutagaol)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/14/605/2078727/sandiaga-uno-khawatir-pemerintah-ugal-ugalan-jika-tanpa-oposisi-8IbPVmCboA.jpg</image><title>Sandiaga Uno (Foto: Sarah Hutagaol)</title></images><description>JAKARTA - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyebutkan dalam pesta demokrasi ada menang dan kalah. Pihak yang kalah pun memiliki tugas-tugas untuk mengoreksi dan mengawasi kinerja dari pihak yang terpilih atau memenangkan Pilpres 2019.
Sandiaga telah memutuskan tetap konsisten menjadi oposisi dan berani melakukan pengawasan terhadap pemerintahan.
&quot;Bahwa, terpilih diberikan kesempatan untuk memerintah, dan yang tidak terpilih konsisten sebagai pengoreksi dan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja daripada pemerintah,&quot; ujar Sandiaga di forum diskusi di Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Gerindra Akui Ada Kendala Komunikasi antara Prabowo-Amien Rais Terkait &quot;Rekonsiliasi MRT&quot;&amp;nbsp;

Dalam diskusi dengan milenial itu, Sandiaga menilai jikalau pemerintah yang akan datang tidak ada yang mengawal, maka dikhawatirkan pemerintahan nantinya akan tidak terkontrol dalam setiap mengambil keputusan.
&quot;Jika pemerintah tidak ada yang mengawal yang akan terjadi adalah mutu dari kebijakan itu tidak ada yang mengontrol, jadi pemerintah akan ugal-ugalan. Enggak ada yang ingatin,&quot; ujarnya.
Di akhir pemaparannya, Sandiaga menyebutkan bahwa oposisi tidak akan dipecat, berbeda dari seorang menteri. Oleh sebab itu, ia mengimbau semua pihak agar tidak takut menyuarakan kritik kepada pemerintahan ke depan.
&quot;Kualitas dari kebijakan itu juga ada check and balancenya. Jadi, semua kehati-hatian, mutu daripada kebijakan itu akan lebih baik, dan akhirnya janji-janji itu harus ditepati,&quot; ujar Sandiaga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dahnil Anzar Ungkap Alasan Prabowo Mau Bertemu Jokowi&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyebutkan dalam pesta demokrasi ada menang dan kalah. Pihak yang kalah pun memiliki tugas-tugas untuk mengoreksi dan mengawasi kinerja dari pihak yang terpilih atau memenangkan Pilpres 2019.
Sandiaga telah memutuskan tetap konsisten menjadi oposisi dan berani melakukan pengawasan terhadap pemerintahan.
&quot;Bahwa, terpilih diberikan kesempatan untuk memerintah, dan yang tidak terpilih konsisten sebagai pengoreksi dan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja daripada pemerintah,&quot; ujar Sandiaga di forum diskusi di Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Gerindra Akui Ada Kendala Komunikasi antara Prabowo-Amien Rais Terkait &quot;Rekonsiliasi MRT&quot;&amp;nbsp;

Dalam diskusi dengan milenial itu, Sandiaga menilai jikalau pemerintah yang akan datang tidak ada yang mengawal, maka dikhawatirkan pemerintahan nantinya akan tidak terkontrol dalam setiap mengambil keputusan.
&quot;Jika pemerintah tidak ada yang mengawal yang akan terjadi adalah mutu dari kebijakan itu tidak ada yang mengontrol, jadi pemerintah akan ugal-ugalan. Enggak ada yang ingatin,&quot; ujarnya.
Di akhir pemaparannya, Sandiaga menyebutkan bahwa oposisi tidak akan dipecat, berbeda dari seorang menteri. Oleh sebab itu, ia mengimbau semua pihak agar tidak takut menyuarakan kritik kepada pemerintahan ke depan.
&quot;Kualitas dari kebijakan itu juga ada check and balancenya. Jadi, semua kehati-hatian, mutu daripada kebijakan itu akan lebih baik, dan akhirnya janji-janji itu harus ditepati,&quot; ujar Sandiaga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dahnil Anzar Ungkap Alasan Prabowo Mau Bertemu Jokowi&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
