<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabinet Kerja II Dinilai Harus Diisi Orang yang Bisa Jalankan Instruksi Jokowi</title><description>Kabinet Kerja Jilid II dinilai harus diisi orang-orang yang tepat di posisinya dan bisa menjalankan instruksi presiden.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi"/><item><title>Kabinet Kerja II Dinilai Harus Diisi Orang yang Bisa Jalankan Instruksi Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 09:03 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi-lBp2aUPk3L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/337/2078897/kabinet-kerja-ii-dinilai-harus-diisi-orang-yang-bisa-jalankan-instruksi-jokowi-lBp2aUPk3L.jpg</image><title>Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago memandang Kabinet Kerja Jilid II dari presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019&amp;ndash;2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, harus diisi orang-orang yang tepat di posisinya.
&quot;The right man in the right place (orang yang tepat di tempat yang tepat),&quot; kata Irma kepada Okezone, di Jakarta, Senin (15/7/2019).
Baca juga:    Soal Bagi-Bagi Kursi Menteri, PDIP: Masih Terlalu Pagi&amp;nbsp;
 
Pernyataan Irma ini merujuk pidato Jokowi dalam acara 'Visi Indonesia' yang berlangsung pada Minggu 14 Juli malam.
Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan bahwa dalam pemerintahan periode keduanya akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang dibarengi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan juga akan memangkas birokrasi lembaga yang berbelit-belit.

Oleh karena itu, lanjut Irma, Kabinet Kerja Jilid II mesti berisi orang-orang tepat agar bisa menjalankan instruksi Jokowi yang sudah dicanangkan itu.
&quot;Karena visi dan misi yang disampaikan sudah sangat komprehensif. Sayang jika kontrolnya lemah,&quot; tegas Irma.
Baca juga:    Waketum Gerindra Dorong agar Berkoalisi dengan Pemerintah&amp;nbsp;
 
Kemudian Irma juga menegaskan bahwa di dalam kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin dibutuhkan kubu oposisi untuk mengawasi jalannya pemerintahan.
&quot;Untuk itu memang dibutuhkan oposisi yang konstruktif dan elegan seperti yang Bapak Presiden (Jokowi) sampaikan,&quot; ucap Irma.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago memandang Kabinet Kerja Jilid II dari presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019&amp;ndash;2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, harus diisi orang-orang yang tepat di posisinya.
&quot;The right man in the right place (orang yang tepat di tempat yang tepat),&quot; kata Irma kepada Okezone, di Jakarta, Senin (15/7/2019).
Baca juga:    Soal Bagi-Bagi Kursi Menteri, PDIP: Masih Terlalu Pagi&amp;nbsp;
 
Pernyataan Irma ini merujuk pidato Jokowi dalam acara 'Visi Indonesia' yang berlangsung pada Minggu 14 Juli malam.
Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan bahwa dalam pemerintahan periode keduanya akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang dibarengi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan juga akan memangkas birokrasi lembaga yang berbelit-belit.

Oleh karena itu, lanjut Irma, Kabinet Kerja Jilid II mesti berisi orang-orang tepat agar bisa menjalankan instruksi Jokowi yang sudah dicanangkan itu.
&quot;Karena visi dan misi yang disampaikan sudah sangat komprehensif. Sayang jika kontrolnya lemah,&quot; tegas Irma.
Baca juga:    Waketum Gerindra Dorong agar Berkoalisi dengan Pemerintah&amp;nbsp;
 
Kemudian Irma juga menegaskan bahwa di dalam kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin dibutuhkan kubu oposisi untuk mengawasi jalannya pemerintahan.
&quot;Untuk itu memang dibutuhkan oposisi yang konstruktif dan elegan seperti yang Bapak Presiden (Jokowi) sampaikan,&quot; ucap Irma.</content:encoded></item></channel></rss>
