<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kotak Amal Masa Depan ala JK, Disesuaikan dengan Era Cashless</title><description>Mulai sekarang dan yang akan datang kita punya uang cash di kantong sudah berkurang, namanya cashless.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless"/><item><title>Kotak Amal Masa Depan ala JK, Disesuaikan dengan Era Cashless</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2019 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless-I1walxuPG9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Jusuf Kalla</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/17/337/2080056/kotak-amal-masa-depan-ala-jk-disesuaikan-dengan-era-cashless-I1walxuPG9.jpg</image><title>Wapres Jusuf Kalla</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), mengatakan pengelolaan masjid ke depan akan menghadirkan inovasi. Satu di antaranya adalah beramal tanpa menggunakan uang tunai alias cashless.

Wapres RI itu menyebut kerjasama DMI dijalin bersama Gopay yang merupakan alat pembayaran elektronik dari aplikasi ojek daring Go-Jek.

&quot;Mulai sekarang dan yang akan datang kita punya uang cash di kantong sudah berkurang, namanya cashless. Ya semua transaksi sekarang beli makanan, beli apa semua tinggal handphone,&quot; ujar JK saat memberi sambutan di acara Halalbihalal DMI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

JK berkelakar, di era cashless seperti ini, kotak amal yang ada di masjid akan sulit terisi karena orang-orang sudah tidak lagi membawa uang tunai.

&quot;Bahayanya, nanti kotak amal susah isinya karena orang tak bawa uang kontan lagi, kalau tidak bawa uang kontan lagi masjid dia lihat saja kotak amal diedarkan liat liat saja tidak ada cashnya, uang semua ada di handphonenya,&quot; katanya disambut tawa hadirin.


Baca Juga: JK Kenang Pujian Raja Salman soal Banyaknya Masjid di Indonesia

Nantinya, dari kerjasama antara DMI dengan Go-Jek akan diedarkan scan barcode diberbagai tempat di masjid untuk masyarakat beramal lewat gawainya masing-masing.

&quot;Tempel saja handphone mau 10ribu, 100 ribu sumbang tinggal tulis aja disitu, masuk itu. Ini jadi masjid masa kini masih ada kotak amal. Pengalaman katanya percontohan naik itu 100 persen kotak amal kalau pakai itu,&quot; ujar JK.

JK menuturkan, kerjasama ini adalah untuk membangun masjid di masa yang akan datang, khususnya dalam aplikasi pembayaran lewat elektronik.

&quot;Nanti akan memakai aplikasi Gojek untuk bagaimana membangun sistem yang besar. Jadi DMI akan membantu pelayan diawal membangun masjid sampai akhir memakmurkan masjid. Karena itulah maka pedoman kita memakmurkan dan dimakmurkan masjid, dan masjid memakmurkan jamaahnya,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), mengatakan pengelolaan masjid ke depan akan menghadirkan inovasi. Satu di antaranya adalah beramal tanpa menggunakan uang tunai alias cashless.

Wapres RI itu menyebut kerjasama DMI dijalin bersama Gopay yang merupakan alat pembayaran elektronik dari aplikasi ojek daring Go-Jek.

&quot;Mulai sekarang dan yang akan datang kita punya uang cash di kantong sudah berkurang, namanya cashless. Ya semua transaksi sekarang beli makanan, beli apa semua tinggal handphone,&quot; ujar JK saat memberi sambutan di acara Halalbihalal DMI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

JK berkelakar, di era cashless seperti ini, kotak amal yang ada di masjid akan sulit terisi karena orang-orang sudah tidak lagi membawa uang tunai.

&quot;Bahayanya, nanti kotak amal susah isinya karena orang tak bawa uang kontan lagi, kalau tidak bawa uang kontan lagi masjid dia lihat saja kotak amal diedarkan liat liat saja tidak ada cashnya, uang semua ada di handphonenya,&quot; katanya disambut tawa hadirin.


Baca Juga: JK Kenang Pujian Raja Salman soal Banyaknya Masjid di Indonesia

Nantinya, dari kerjasama antara DMI dengan Go-Jek akan diedarkan scan barcode diberbagai tempat di masjid untuk masyarakat beramal lewat gawainya masing-masing.

&quot;Tempel saja handphone mau 10ribu, 100 ribu sumbang tinggal tulis aja disitu, masuk itu. Ini jadi masjid masa kini masih ada kotak amal. Pengalaman katanya percontohan naik itu 100 persen kotak amal kalau pakai itu,&quot; ujar JK.

JK menuturkan, kerjasama ini adalah untuk membangun masjid di masa yang akan datang, khususnya dalam aplikasi pembayaran lewat elektronik.

&quot;Nanti akan memakai aplikasi Gojek untuk bagaimana membangun sistem yang besar. Jadi DMI akan membantu pelayan diawal membangun masjid sampai akhir memakmurkan masjid. Karena itulah maka pedoman kita memakmurkan dan dimakmurkan masjid, dan masjid memakmurkan jamaahnya,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
