<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Anak Ketum Parpol yang Berpeluang Jadi Menteri Jokowi</title><description>Presiden Jokowi telah meminta parpol menyiapkan kader mudanya untuk masuk kedalam susunan kabinet jilid II.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi"/><item><title>Deretan Anak Ketum Parpol yang Berpeluang Jadi Menteri Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2019 05:21 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi-6eZg2IDCFX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/19/337/2080810/deretan-anak-ketum-parpol-yang-berpeluang-jadi-menteri-jokowi-6eZg2IDCFX.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama menteri kabinet jilid II untuk lima tahun kedepan. Meskipun, sudah ada tim internal khusus&amp;lrm; yang disiapkan Jokowi untuk membahas susunan kabinet jilid II.
Beberapa waktu belakangan, muncul nama-nama menteri dalam &amp;lrm;sebuah draft hasil risalah rapat yang dilangsungkan di Sentul City Internasional Convention Center, Bogor, usai penyampaian visi Presiden Jokowi. Susunan menteri tersebut telah dipastikan tidak benar alias hoaks.
&amp;lrm;Yang dapat dipastikan, Presiden Jokowi telah meminta parpol menyiapkan kader mudanya untuk masuk kedalam susunan kabinet jilid II. Isu sejumlah anak para Ketua Umum (Ketum) parpol yang berpeluang masuk kedalam susunan kabinet Jokowi jilid II pun mulai bermunculan.
Para anak ketum parpol tersebut sudah cukup memiliki kiprah di dunia politik. Bahkan, mereka pernah mendaftarkan diri sebagai caleg muda di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Mereka diantaranya :
1. Angela Tanoesoedibjo

Angela Tanoesoedibjo merupakan putri sulung dari Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo. Angela dikenal sebagai pengusaha dan juga seorang politikus. Karirnya cemerlang ketika menjabat sebagai Komisaris MNC Group.
Angela lulusan Universitas Tekhnologi di Sydney, Australia dan Universitas New South Wales. Usai menyelesaikan pendidikannya, Angela langsung bekerja di MNC Group sebagai staf keuangan.
Wanita muda kelahiran 1987 tersebut kemudian mengawali karir politiknya dengan terjun menjadi caleg di Pileg 2019. Angela maju sebagai caleg muda dari Partai Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.
Angela pernah bertemu dengan Jokowi pasca-Pilpres 2019 selesai. &amp;lrm;Pertemuan antara Angela dengan Jokowi tersebut diduga kuat untuk kepentingan susunan kabinet menteri jilid II.&amp;lrm; Angela disinyalir masuk dalam radar calon menteri muda Jokowi.2. Puan Maharani

Puan Maharani merupakan putri dari Ketum Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Puan sendiri saat ini masih  menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Kiprah politik Puan memang sudah dikenal sejak lama. Sebelum menjabat  sebagai menteri Jokowi-Jusuf Kalla, Puan pernah menjadi &amp;lrm;Ketua Fraksi  PDI-P di DPR RI menggantikan Tjahjo Kumolo.
Dia mengawali karir politiknya ketika aktif di Komite Nasional Pemuda  Indonesia (KNPI) sebagai anggota bidang luar negeri pada 2006. Puan  kemudian mencalonkan diri sebagai caleg dari Dapil Jawa Tengah V pada  2009 dan terpilih dengan suara terbanyak kedua di tingkat nasional.3. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

&amp;lrm;Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan putra pertama Ketum Partai   Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY). Agus Harimurti awalnya memang   berkiprah di dunia militer dengan jabatan terakhir yang diembannya   sebagai Mayor dalam matra Angkatan Darat.
Nama AHY mulai dikenal luas setelah terjun ke dunia politik. Karir   politik pria berusia 40 tahun ini bermula saat mencalonkan diri sebagai   Gubernur DKI Jakarta pada 2017. AHY dicalonkan oleh Partai Demokrat,   PKB, PPP, dan PAN di Pilgub DKI Jakarta 2017.
Namun, AHY yang saat itu bersanding dengan Syliviana Murni kalah   setelah bertarung melawan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub   DKI&amp;lrm;. Usai Pilgub DKI, SBY kemudian mengukuhkan AHY sebagai Komandan   Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.
AHY pun sempat bertemu dua kali dengan Jokowi pasca gelaran Pilpres   2019 selesai. Dia menggantikan sang ayah, SBY yang saat itu sedang   mendampingi mendiang Ani Yudhoyono di Singapura. Dia bertemu dengan   Jokowi sebagai perwakilan Partai Demokrat.
4. Prananda Surya Paloh

Prananda Paloh adalah putra kandung dari Ketum Partai Nasional   Demokrat (NasDem), Surya Paloh. Pria yang memiliki umur 30 tahun   tersebut merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi NasDem.
Prananda di DPR merupakan anggota Komisi I yang membidangi   pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi, serta   Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP). Politikus muda tersebut   digadang-gadang juga masuk dalam kabinet Jokowi jilid II&amp;lrm;.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama menteri kabinet jilid II untuk lima tahun kedepan. Meskipun, sudah ada tim internal khusus&amp;lrm; yang disiapkan Jokowi untuk membahas susunan kabinet jilid II.
Beberapa waktu belakangan, muncul nama-nama menteri dalam &amp;lrm;sebuah draft hasil risalah rapat yang dilangsungkan di Sentul City Internasional Convention Center, Bogor, usai penyampaian visi Presiden Jokowi. Susunan menteri tersebut telah dipastikan tidak benar alias hoaks.
&amp;lrm;Yang dapat dipastikan, Presiden Jokowi telah meminta parpol menyiapkan kader mudanya untuk masuk kedalam susunan kabinet jilid II. Isu sejumlah anak para Ketua Umum (Ketum) parpol yang berpeluang masuk kedalam susunan kabinet Jokowi jilid II pun mulai bermunculan.
Para anak ketum parpol tersebut sudah cukup memiliki kiprah di dunia politik. Bahkan, mereka pernah mendaftarkan diri sebagai caleg muda di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Mereka diantaranya :
1. Angela Tanoesoedibjo

Angela Tanoesoedibjo merupakan putri sulung dari Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo. Angela dikenal sebagai pengusaha dan juga seorang politikus. Karirnya cemerlang ketika menjabat sebagai Komisaris MNC Group.
Angela lulusan Universitas Tekhnologi di Sydney, Australia dan Universitas New South Wales. Usai menyelesaikan pendidikannya, Angela langsung bekerja di MNC Group sebagai staf keuangan.
Wanita muda kelahiran 1987 tersebut kemudian mengawali karir politiknya dengan terjun menjadi caleg di Pileg 2019. Angela maju sebagai caleg muda dari Partai Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.
Angela pernah bertemu dengan Jokowi pasca-Pilpres 2019 selesai. &amp;lrm;Pertemuan antara Angela dengan Jokowi tersebut diduga kuat untuk kepentingan susunan kabinet menteri jilid II.&amp;lrm; Angela disinyalir masuk dalam radar calon menteri muda Jokowi.2. Puan Maharani

Puan Maharani merupakan putri dari Ketum Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Puan sendiri saat ini masih  menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Kiprah politik Puan memang sudah dikenal sejak lama. Sebelum menjabat  sebagai menteri Jokowi-Jusuf Kalla, Puan pernah menjadi &amp;lrm;Ketua Fraksi  PDI-P di DPR RI menggantikan Tjahjo Kumolo.
Dia mengawali karir politiknya ketika aktif di Komite Nasional Pemuda  Indonesia (KNPI) sebagai anggota bidang luar negeri pada 2006. Puan  kemudian mencalonkan diri sebagai caleg dari Dapil Jawa Tengah V pada  2009 dan terpilih dengan suara terbanyak kedua di tingkat nasional.3. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

&amp;lrm;Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan putra pertama Ketum Partai   Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY). Agus Harimurti awalnya memang   berkiprah di dunia militer dengan jabatan terakhir yang diembannya   sebagai Mayor dalam matra Angkatan Darat.
Nama AHY mulai dikenal luas setelah terjun ke dunia politik. Karir   politik pria berusia 40 tahun ini bermula saat mencalonkan diri sebagai   Gubernur DKI Jakarta pada 2017. AHY dicalonkan oleh Partai Demokrat,   PKB, PPP, dan PAN di Pilgub DKI Jakarta 2017.
Namun, AHY yang saat itu bersanding dengan Syliviana Murni kalah   setelah bertarung melawan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub   DKI&amp;lrm;. Usai Pilgub DKI, SBY kemudian mengukuhkan AHY sebagai Komandan   Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.
AHY pun sempat bertemu dua kali dengan Jokowi pasca gelaran Pilpres   2019 selesai. Dia menggantikan sang ayah, SBY yang saat itu sedang   mendampingi mendiang Ani Yudhoyono di Singapura. Dia bertemu dengan   Jokowi sebagai perwakilan Partai Demokrat.
4. Prananda Surya Paloh

Prananda Paloh adalah putra kandung dari Ketum Partai Nasional   Demokrat (NasDem), Surya Paloh. Pria yang memiliki umur 30 tahun   tersebut merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi NasDem.
Prananda di DPR merupakan anggota Komisi I yang membidangi   pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi, serta   Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP). Politikus muda tersebut   digadang-gadang juga masuk dalam kabinet Jokowi jilid II&amp;lrm;.</content:encoded></item></channel></rss>
