<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dalami Keterangan Saksi Terkait Bentrokan di Mesuji Lampung</title><description>Pihak kepolisian akan menggali satu persatu dari saksi terkait kejadian tersebut untuk mengetahui siapa saja yang terlibat</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung"/><item><title>Polisi Dalami Keterangan Saksi Terkait Bentrokan di Mesuji Lampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2019 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung-5pUg3ilCR6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bentrokan Warga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/19/337/2081068/polisi-dalami-keterangan-saksi-terkait-bentrokan-di-mesuji-lampung-5pUg3ilCR6.jpg</image><title>Ilustrasi Bentrokan Warga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengtakaan saat ini Polda Lampung masih mendalami keterangan dari sejumlah saksi pasca bentrokan dua kelompok warga yang menyebabkan empat korban tewas dan sembilan luka-luka pada Rabu 17 Juli 2019 di Mesuji, Lampung.
&quot;Sementara ini Polda Lampung sedang mendalami saksi-saksi untuk menetapkan tersangka sampai dengan hari ini,&quot; kata Asep di Mabes Polri, Jumat (19/7/2019).
Asep tidak merinci ada berapa saksi yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut. Pihaknya akan menggali satu persatu dari saksi terkait kejadian tersebut untuk mengetahui siapa saja yang terlibat.
&quot;Yang namanya benturan itu akan terkuak betul siapa yang bersalah itu ketika kita sudah bisa mengurai peran masing-masing personalia itu. Siapa yang mengurai siapa yang menganiaya ada keluarga konteksnya membela diri. Terkait itu kita lihat anatominya siapa yang betul-betul bersalah siapa yang jadi korban,&quot; paparnya.

Baca Juga: Empat Orang Tewas Akibat Bentrokan di Mesuji Lampung
Saat ini sendiri lanjut Asep kawasan Mesuji sudah kondusif. Pigaknya juga mengerahkan anggota gabungan TNI-Polri mauoun pemerintah daerah untuk terus melakukan penjagaan.
&quot;Seluruh aparat pemerintah yang ada di wilayah Lampung baik Polda yang tergabung dalam Forkominda dan temen-temen TNI terus menjaga lokasi. Alhamdulillah situasi sampai hari ini kondusif,&quot; tuturnya.
Seperti diketahui dalam bentrokan tersebut empat orang meninggal dunia dan sembilan orang luka-luka akibat senjata tajam.Bentrokan sendiri terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB di  Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM. Sekitar pukul 11.00 WIB datang  alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan  kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya  Abadi.
Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare  milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok Mekar  Jaya Abadi.
Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga  dari kelompok Mekar Jaya Abadi. Mengetahui itu, warga tersebut memukul  kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.
Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan  pembajakan tersebut. Namun tidak lama setelah itu, operator bajak  disuruh pulang, kemudian kembali membawa rekannya dan langsung menyerang  kelompok Mekar Jaya.
Bentrok antarwarga di Mesuji itu mengakibatkan empat orang tewas dan  delapan orang luka berat dan satu luka ringan di rawat di RS  Bhayangakara, Bandar Lampung.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengtakaan saat ini Polda Lampung masih mendalami keterangan dari sejumlah saksi pasca bentrokan dua kelompok warga yang menyebabkan empat korban tewas dan sembilan luka-luka pada Rabu 17 Juli 2019 di Mesuji, Lampung.
&quot;Sementara ini Polda Lampung sedang mendalami saksi-saksi untuk menetapkan tersangka sampai dengan hari ini,&quot; kata Asep di Mabes Polri, Jumat (19/7/2019).
Asep tidak merinci ada berapa saksi yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut. Pihaknya akan menggali satu persatu dari saksi terkait kejadian tersebut untuk mengetahui siapa saja yang terlibat.
&quot;Yang namanya benturan itu akan terkuak betul siapa yang bersalah itu ketika kita sudah bisa mengurai peran masing-masing personalia itu. Siapa yang mengurai siapa yang menganiaya ada keluarga konteksnya membela diri. Terkait itu kita lihat anatominya siapa yang betul-betul bersalah siapa yang jadi korban,&quot; paparnya.

Baca Juga: Empat Orang Tewas Akibat Bentrokan di Mesuji Lampung
Saat ini sendiri lanjut Asep kawasan Mesuji sudah kondusif. Pigaknya juga mengerahkan anggota gabungan TNI-Polri mauoun pemerintah daerah untuk terus melakukan penjagaan.
&quot;Seluruh aparat pemerintah yang ada di wilayah Lampung baik Polda yang tergabung dalam Forkominda dan temen-temen TNI terus menjaga lokasi. Alhamdulillah situasi sampai hari ini kondusif,&quot; tuturnya.
Seperti diketahui dalam bentrokan tersebut empat orang meninggal dunia dan sembilan orang luka-luka akibat senjata tajam.Bentrokan sendiri terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB di  Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM. Sekitar pukul 11.00 WIB datang  alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan  kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya  Abadi.
Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare  milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok Mekar  Jaya Abadi.
Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga  dari kelompok Mekar Jaya Abadi. Mengetahui itu, warga tersebut memukul  kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.
Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan  pembajakan tersebut. Namun tidak lama setelah itu, operator bajak  disuruh pulang, kemudian kembali membawa rekannya dan langsung menyerang  kelompok Mekar Jaya.
Bentrok antarwarga di Mesuji itu mengakibatkan empat orang tewas dan  delapan orang luka berat dan satu luka ringan di rawat di RS  Bhayangakara, Bandar Lampung.</content:encoded></item></channel></rss>
