<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikritik soal Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Lebay Sekali</title><description>Pemkot Depok berencana akan memutar lagu di setiap lampu merah&amp;nbsp;untuk mengurangi stres akibat macet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali"/><item><title>Dikritik soal Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Lebay Sekali</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2019 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali-QD6cjrpGND.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Depok Mohammad Idris (foto: Wahyu M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/19/338/2081062/dikritik-soal-pemutaran-lagu-di-lampu-merah-wali-kota-depok-lebay-sekali-QD6cjrpGND.jpg</image><title>Wali Kota Depok Mohammad Idris (foto: Wahyu M/Okezone)</title></images><description>DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana akan memutar lagu di setiap lampu merah yang berada di kota Unggul, Nyaman dan Religius, pemutaran lagu tersebut bertujuan untuk mengurangi stres pengendara akibat macet.

Namun rencana itu tak berjalan mulus, sejumlah sorotan tajam datang dari berbagai elemen yang menilai kebijakan itu kurang bermanfaat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kang Emil Ogah Tanggapi Rencana Putar Lagu di Lampu Merah Depok&amp;nbsp;
Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad pun angkat bicara soal polemik yang terjadi atas rencana kebijakan tersebut.

&quot;Kami hanya memasang imbauan-imbauan, baik langsung maupun tidak langsung, yang sudah tersambung, ter-connect dengan ACTS di Dishub ataupun di Balai Kota ini dan kita tambah barangkali di antaranya imbauan tertib lalu lintas ini lewat lagu,&quot; ujar Idris kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/tAuvUVlHSHA&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;nbsp;
Nantinya saat diuji coba pada bulan Agustus, lagu berjudul Hati-Hati ciptaan musisi Koko Thole akan dinyanyikan oleh orang nomor satu di Depok. Menurutnya lagu yang diputar di lampu merah itu syarat akan imbauan berlalu lintas kepada pengendara.

&quot;Tujuan utama dari lagu yang akan diputar itu adalah mengimbau pengendara agar tertib berlalu lintas dan terhibur di tengah kemacetan,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wali Kota Depok Diminta Perbaiki Infrastruktur Ketimbang Putar Lagu di Lampu Merah&amp;nbsp;
Untuk itu dia meminta kepada semua pihak tidak terlalu berlebihan menanggapi kebijakan tersebut, sebab ini hanya untuk menghibur dan bukan mengatasi kemacetan di Kota Depok.

&quot;Jadi bukannya setiap TL nanti ada lagu disetel supaya orang bisa joget segala macem, tidak. Ini persepsi yang keliru ya, jangan dilebih-lebihkan. Ini LC namanya, Lebay Cekali ini,&quot; ujar dia.</description><content:encoded>DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana akan memutar lagu di setiap lampu merah yang berada di kota Unggul, Nyaman dan Religius, pemutaran lagu tersebut bertujuan untuk mengurangi stres pengendara akibat macet.

Namun rencana itu tak berjalan mulus, sejumlah sorotan tajam datang dari berbagai elemen yang menilai kebijakan itu kurang bermanfaat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kang Emil Ogah Tanggapi Rencana Putar Lagu di Lampu Merah Depok&amp;nbsp;
Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad pun angkat bicara soal polemik yang terjadi atas rencana kebijakan tersebut.

&quot;Kami hanya memasang imbauan-imbauan, baik langsung maupun tidak langsung, yang sudah tersambung, ter-connect dengan ACTS di Dishub ataupun di Balai Kota ini dan kita tambah barangkali di antaranya imbauan tertib lalu lintas ini lewat lagu,&quot; ujar Idris kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/tAuvUVlHSHA&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;nbsp;
Nantinya saat diuji coba pada bulan Agustus, lagu berjudul Hati-Hati ciptaan musisi Koko Thole akan dinyanyikan oleh orang nomor satu di Depok. Menurutnya lagu yang diputar di lampu merah itu syarat akan imbauan berlalu lintas kepada pengendara.

&quot;Tujuan utama dari lagu yang akan diputar itu adalah mengimbau pengendara agar tertib berlalu lintas dan terhibur di tengah kemacetan,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wali Kota Depok Diminta Perbaiki Infrastruktur Ketimbang Putar Lagu di Lampu Merah&amp;nbsp;
Untuk itu dia meminta kepada semua pihak tidak terlalu berlebihan menanggapi kebijakan tersebut, sebab ini hanya untuk menghibur dan bukan mengatasi kemacetan di Kota Depok.

&quot;Jadi bukannya setiap TL nanti ada lagu disetel supaya orang bisa joget segala macem, tidak. Ini persepsi yang keliru ya, jangan dilebih-lebihkan. Ini LC namanya, Lebay Cekali ini,&quot; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
