<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politikus PKB Sebut Lukman Hakim Gagal sebagai Menteri Agama</title><description>Maman menyindir Lukman yang diduga terlibat tindak pidana suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama"/><item><title>Politikus PKB Sebut Lukman Hakim Gagal sebagai Menteri Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2019 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama-WfNVRCEDuu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Politikus PKB Maman Immanul Haq (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/20/337/2081414/politikus-pkb-sebut-lukman-hakim-gagal-sebagai-menteri-agama-WfNVRCEDuu.jpg</image><title>Politikus PKB Maman Immanul Haq (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Immanul Haq menyebut Lukman Hakim Saifuddin gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama (Menag). Lukman dianggap belum bisa membenahi internal Kementerian Agama (Kemenag).
&quot;Gagal, betul gagal, bukan hanya soal kinerja. Bapak datang deh ke Lapangan Banteng, tidak pernah ada sebuah kementerian yang parkirnya paling jelek kecuali Kementerian Agama. Parkirnya saja jelek apalagi menterinya,&quot; kata Maman dalam diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk 'Ngebut Munas Parpol, Jelang Kabinet Baru' di Restoran D'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;AHY: Jika Rakyat Membutuhkan, Saya Siap Jadi Menteri&amp;nbsp;
Kemudian, ketika disinggung siapa yang pantas menggantikan Lukman menjadi Menag dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) jilid II, Maman menyebut itu hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Tanyain Pak Jokowi dong, karena sesungguhnya, siapa pun nanti yang Jokowi tunjuk, dia harus orang yang berani, petarung, dia harus konsisten terhasap NKRI dan Pancasila,&quot; ujar Maman.
&amp;nbsp;
Maman menyindir Lukman yang diduga terlibat tindak pidana suap jual beli jabatan di Kementerian Agama yang menjerat mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Romi.
&quot;Menteri Agama bukan hanya sekadar bagi-bagi kekuasaan, bukan hanya sekadar yang ini pantas, masukin (dalam jabatan di Kemenag),&quot; tutur dia.
Mengenai pernyataan itu, Wasekjen PPP Achmad Baidowi langsung menanggapi. Pasalnya, kata Awiek sapaannya, adalah hal yang wajar pernyataan itu disampaikan, lantaran PKB mengincar kursi Menag.
&quot;Iya orang yang mau menggantikan harus begitu,&quot; ujar Awiek di kesempatan yang sama.
Baca Juga:&amp;nbsp;PDI-P: Koalisi di Pemerintahan Idealnya Dilakukan Sebelum Pilpres&amp;nbsp;
Awiek menyebut sejatinya Maman tak bisa menilai kinerja Menag Lukman hanya dari kasat mata. Sebab, ada lembaga negara yang bekerja untuk mengukur kinerja sebuah kementerian, yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
&quot;Kemenag mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP), Pak Lukman juga mendapat penghargaan haji terbanyak dan terbesar di dunia, saya kira ada sisi positif, kan enggak semua orang sempurna,&quot; ujar Awiek.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Immanul Haq menyebut Lukman Hakim Saifuddin gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama (Menag). Lukman dianggap belum bisa membenahi internal Kementerian Agama (Kemenag).
&quot;Gagal, betul gagal, bukan hanya soal kinerja. Bapak datang deh ke Lapangan Banteng, tidak pernah ada sebuah kementerian yang parkirnya paling jelek kecuali Kementerian Agama. Parkirnya saja jelek apalagi menterinya,&quot; kata Maman dalam diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk 'Ngebut Munas Parpol, Jelang Kabinet Baru' di Restoran D'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;AHY: Jika Rakyat Membutuhkan, Saya Siap Jadi Menteri&amp;nbsp;
Kemudian, ketika disinggung siapa yang pantas menggantikan Lukman menjadi Menag dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) jilid II, Maman menyebut itu hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Tanyain Pak Jokowi dong, karena sesungguhnya, siapa pun nanti yang Jokowi tunjuk, dia harus orang yang berani, petarung, dia harus konsisten terhasap NKRI dan Pancasila,&quot; ujar Maman.
&amp;nbsp;
Maman menyindir Lukman yang diduga terlibat tindak pidana suap jual beli jabatan di Kementerian Agama yang menjerat mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Romi.
&quot;Menteri Agama bukan hanya sekadar bagi-bagi kekuasaan, bukan hanya sekadar yang ini pantas, masukin (dalam jabatan di Kemenag),&quot; tutur dia.
Mengenai pernyataan itu, Wasekjen PPP Achmad Baidowi langsung menanggapi. Pasalnya, kata Awiek sapaannya, adalah hal yang wajar pernyataan itu disampaikan, lantaran PKB mengincar kursi Menag.
&quot;Iya orang yang mau menggantikan harus begitu,&quot; ujar Awiek di kesempatan yang sama.
Baca Juga:&amp;nbsp;PDI-P: Koalisi di Pemerintahan Idealnya Dilakukan Sebelum Pilpres&amp;nbsp;
Awiek menyebut sejatinya Maman tak bisa menilai kinerja Menag Lukman hanya dari kasat mata. Sebab, ada lembaga negara yang bekerja untuk mengukur kinerja sebuah kementerian, yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
&quot;Kemenag mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP), Pak Lukman juga mendapat penghargaan haji terbanyak dan terbesar di dunia, saya kira ada sisi positif, kan enggak semua orang sempurna,&quot; ujar Awiek.</content:encoded></item></channel></rss>
