<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum PBNU Minta Pemerintah Dampingi Himpunan Pengusaha Nahdliyin</title><description>Dengan demikian, kata Ketum PBNU Said Aqil Siradj, akan tercipta sinergi antara pemerintah-Himpunan Pengusaha Nahdliyin dalam bangun bangsa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin"/><item><title>Ketum PBNU Minta Pemerintah Dampingi Himpunan Pengusaha Nahdliyin</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin</guid><pubDate>Minggu 21 Juli 2019 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin-BmQEvyZBMC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Said Aqil Siradj (Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/21/337/2081557/ketum-pbnu-minta-pemerintah-dampingi-himpunan-pengusaha-nahdliyin-BmQEvyZBMC.jpg</image><title>Said Aqil Siradj (Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menghadiri konsolidasi sekaligus perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-8 Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (20/7/2019) malam.
Said mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi tentu menjadi tantangan bagi para  pengusaha Nahdliyin yang kebanyakan masih menggeluti usaha menengah ke bawah. Untuk itu, ia meminta agar terus berjuang dan berusaha agar selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
&quot;Kita harus optimis percaya diri terus maju jangan putus asa pasti banyak tantangan banyak kesulitan,&quot; kata Said usai acara.
Said juga mengapresiasi adanya HPN dan silaturahmi yang dibangun dengan kesolidan. &quot;Selama kita bersatu akan mempermudah. Apapun tantangannya di era seperti ini kita harus maju,&quot; ungkapnya.
Di sisi lain Said juga meminta agar  pemerintah turut andil dalam menghimpun para pengusaha Indonesia khsusunya pengusaha Nahdliyin. Dengan demikian akan tercipta sinergi antara pemerintah dan HPN dalam membangun bangsa.
&quot;Saya harap pemerintah atau BUMN harus mendampingi HPN. Harus jadi bapak asuh, harus ada afirmasi dari pemerintah,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menghadiri konsolidasi sekaligus perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-8 Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (20/7/2019) malam.
Said mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi tentu menjadi tantangan bagi para  pengusaha Nahdliyin yang kebanyakan masih menggeluti usaha menengah ke bawah. Untuk itu, ia meminta agar terus berjuang dan berusaha agar selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
&quot;Kita harus optimis percaya diri terus maju jangan putus asa pasti banyak tantangan banyak kesulitan,&quot; kata Said usai acara.
Said juga mengapresiasi adanya HPN dan silaturahmi yang dibangun dengan kesolidan. &quot;Selama kita bersatu akan mempermudah. Apapun tantangannya di era seperti ini kita harus maju,&quot; ungkapnya.
Di sisi lain Said juga meminta agar  pemerintah turut andil dalam menghimpun para pengusaha Indonesia khsusunya pengusaha Nahdliyin. Dengan demikian akan tercipta sinergi antara pemerintah dan HPN dalam membangun bangsa.
&quot;Saya harap pemerintah atau BUMN harus mendampingi HPN. Harus jadi bapak asuh, harus ada afirmasi dari pemerintah,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
