<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump: Jika Perang, Afghanistan Akan Hilang dari Bumi dalam 10 Hari</title><description>Trump bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Gedung Putih AS, di mana Afghanistan menjadi fokus pembicaraan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari"/><item><title>Donald Trump: Jika Perang, Afghanistan Akan Hilang dari Bumi dalam 10 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2019 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari-PpAOeEGhXw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Donald Trump. Foto/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/23/18/2082571/donald-trump-jika-perang-afghanistan-akan-hilang-dari-bumi-dalam-10-hari-PpAOeEGhXw.jpg</image><title>Presiden AS Donald Trump. Foto/Reuters</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pada Senin (22/7) bahwa ia bisa memenangkan perang di Afghanistan dalam seminggu, tetapi dilakukannya karena tidak ingin membunuh 10 juta orang.
&quot;Saya punya rencana di Afghanistan bahwa jika saya ingin perang, Afghanistan akan terhapus dari muka Bumi. Itu akan hilang. Itu akan berakhir dalam&amp;mdash;secara harfiah dalam sepuluh hari. Dan saya tidak ingin lakukan&amp;mdash;saya tidak ingin pergi itu (perang),&quot; kata Trump mengutip ABC News, Selasa (23/7/2019).
Baca juga:&amp;nbsp;Bahas Perdamaian, Tokoh Oposisi Afghanistan dan Taliban Akan Bertemu di Moskow
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Cibir 4 Perempuan Anggota Kongres: Sebut Tidak Cinta AS dan Harus Minta Maaf
Trump bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Gedung Putih AS, di mana Afghanistan menjadi fokus pembicaraan.
&quot;Saya pikir Pakistan akan membantu kami. Kami seperti polisi tapi kami tidak inginkan berperang di Afghanistan,&quot; kata Trump.

Ia mengatakan bisa saja menggunakan aksi militer di Afghanistan, tetapi dia tidak ingin melakukan itu karena negosiasi negosiasi dengan Taliban berlangsung positif.
&quot;Kita bisa melakukan sejumlah hal yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,&quot; kata Trump. &quot;Saya tidak ingin melakukan itu karena kita membicarakan hidup jutaan orang, dan aku tidak ingin melakukan itu.&quot;
Jadi mediator konflik
Trump juga menawarkan diri untuk menjadi mediator dalam konflik yang sedang berlangsung antara India dan Pakistan di Kashmir.
&quot;Saya sudah banyak mendengar tentang Kashmir, nama yang sangat indah. Itu seharusnya menjadi dunia yang indah, tetapi saat ini hanya ada bom di semua tempat,&quot; kata Trump.
&quot;Aku bersedia melakukan apa saja untuk membantu, beri tahu aku.&quot;</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pada Senin (22/7) bahwa ia bisa memenangkan perang di Afghanistan dalam seminggu, tetapi dilakukannya karena tidak ingin membunuh 10 juta orang.
&quot;Saya punya rencana di Afghanistan bahwa jika saya ingin perang, Afghanistan akan terhapus dari muka Bumi. Itu akan hilang. Itu akan berakhir dalam&amp;mdash;secara harfiah dalam sepuluh hari. Dan saya tidak ingin lakukan&amp;mdash;saya tidak ingin pergi itu (perang),&quot; kata Trump mengutip ABC News, Selasa (23/7/2019).
Baca juga:&amp;nbsp;Bahas Perdamaian, Tokoh Oposisi Afghanistan dan Taliban Akan Bertemu di Moskow
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Cibir 4 Perempuan Anggota Kongres: Sebut Tidak Cinta AS dan Harus Minta Maaf
Trump bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Gedung Putih AS, di mana Afghanistan menjadi fokus pembicaraan.
&quot;Saya pikir Pakistan akan membantu kami. Kami seperti polisi tapi kami tidak inginkan berperang di Afghanistan,&quot; kata Trump.

Ia mengatakan bisa saja menggunakan aksi militer di Afghanistan, tetapi dia tidak ingin melakukan itu karena negosiasi negosiasi dengan Taliban berlangsung positif.
&quot;Kita bisa melakukan sejumlah hal yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,&quot; kata Trump. &quot;Saya tidak ingin melakukan itu karena kita membicarakan hidup jutaan orang, dan aku tidak ingin melakukan itu.&quot;
Jadi mediator konflik
Trump juga menawarkan diri untuk menjadi mediator dalam konflik yang sedang berlangsung antara India dan Pakistan di Kashmir.
&quot;Saya sudah banyak mendengar tentang Kashmir, nama yang sangat indah. Itu seharusnya menjadi dunia yang indah, tetapi saat ini hanya ada bom di semua tempat,&quot; kata Trump.
&quot;Aku bersedia melakukan apa saja untuk membantu, beri tahu aku.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
